<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[m²]  Sepi Ing Pamrih - Rame Ing gawe ! &#187; sby</title>
	<atom:link href="http://mbah-marijan.org/tag/sby/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mbah-marijan.org</link>
	<description>Kliping Blog Simbah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 11:44:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=226</generator>
		<item>
		<title>Efek Domino Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 14:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[bom]]></category>
		<category><![CDATA[JW. Marriot dan Ritz Carlton]]></category>
		<category><![CDATA[kpu]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu damai 2009]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sby]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Tepat hari Jumâ€™at. Hari, di mana umat Islam biasanya akan melaksanakan shalat Jumâ€™at, dan hari itu selalu mempunyai konotasi dengan umat Islam. Tiba-tiba terjadi ledakan di dua hotel bertarap internasional, yaitu JW. Marriot dan Ritz Carlton, kedua hotel itu pusatnya di AS. Tentu, yang menjadi teka-teki, bagaimana &#8216;teroris&#8217; dapat masuk di hotel itu, yang memiliki sistem penjagaan dan keamanan yang sangat ketat, dan berlapis-lapis. Bahkan, JW. Marriot sudah pernah mengalami pengeboman sebelumnya, tapi masih bisa &#8216;ditembus&#8217; oleh para pengebom teroris? Ledakan ini momentumnya usai pemilihan presiden, yang sekarang belum selesai penghitungannya oleh KPU. Tentu, ledakan di JW.Marriot dan Ritz Carlton ini membuyarkan perhatian masyarakat yang ingin mendapatkan hasil akhir penghitungan KPU, dan peristiwa ini akan mempunyai efek domino. Ada dua peristiwa penting akhir-akhir ini, yang menjadi pusat perhatian masyarakt luas, dan ingin mendapat kejelasan. Pertama, masyarakat ingin mendapat hasil akhir tentang penghitungan suara pilpres. KPU sampai hari ini belum dapat memberikan hasil yang sifatnya final, khususnya tentang hasil penghitungan suara pilpres.Persoalan pemilihan umum kali ini, betul-betul menjadi salah satu persoalan yang sangat serius, karena mempunyai implikasi terhadap legitimasi sistem demokrasi. Karena, diawali dengan adanya ketidak beresan alias â€˜amburadulnyaâ€™ daftar pemilih tetap (DPT), yang sampai menjelang pemilu, belum berhasil diperbaiki. Meskipun, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-631 alignleft" title="bom_mariot" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/07/bom_mariot-150x150.jpg" alt="bom_mariot" width="150" height="150" />Tepat hari Jumâ€™at. Hari, di mana umat Islam biasanya akan melaksanakan shalat Jumâ€™at, dan hari itu selalu mempunyai konotasi dengan umat Islam. Tiba-tiba terjadi ledakan di dua hotel bertarap internasional, yaitu JW. Marriot dan Ritz Carlton, kedua hotel itu pusatnya di AS.</p>
<p>Tentu, yang menjadi teka-teki, bagaimana &#8216;teroris&#8217; dapat masuk di hotel itu, yang memiliki sistem penjagaan dan keamanan yang sangat ketat, dan berlapis-lapis. Bahkan, JW. Marriot sudah pernah mengalami pengeboman sebelumnya, tapi masih bisa &#8216;ditembus&#8217; oleh para pengebom teroris?</p>
<p><span id="more-630"></span></p>
<p>Ledakan ini momentumnya usai pemilihan presiden, yang sekarang belum selesai penghitungannya oleh KPU. Tentu, ledakan di JW.Marriot dan Ritz Carlton ini membuyarkan perhatian masyarakat yang ingin mendapatkan hasil akhir penghitungan KPU, dan peristiwa ini akan mempunyai efek domino.</p>
<p>Ada dua peristiwa penting akhir-akhir ini, yang menjadi pusat perhatian masyarakt luas, dan ingin mendapat kejelasan. Pertama, masyarakat ingin mendapat hasil akhir tentang penghitungan suara pilpres. KPU sampai hari ini belum dapat memberikan hasil yang sifatnya final, khususnya tentang hasil penghitungan suara pilpres.Persoalan pemilihan umum kali ini, betul-betul menjadi salah satu persoalan yang sangat serius, karena mempunyai implikasi terhadap legitimasi sistem demokrasi.</p>
<p>Karena, diawali dengan adanya ketidak beresan alias â€˜amburadulnyaâ€™ daftar pemilih tetap (DPT), yang sampai menjelang pemilu, belum berhasil diperbaiki. Meskipun, ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang berdasarkan keputusan MK itu, dibolehkan warga negara dengan menggunakan KTP dan Paspor untuk memilih, dan itupun sudah sangat terlambat, karena hanya satu hari menjelang pemilihan presiden. Sehingga, keputusan MK itu, tidak banyak mempengaruhi bagi para pemilih yang akan menggunakan haknya.</p>
<p>Memang, dari hasil â€˜quick countâ€™ lembaga-lembag survei dan KPU, semuanya menempatkan pasangan SBY-BoedionoÂ  mendapatkan dukungan suara mayoritas. LSI pasangan SBY-Boediono 60,85 persen, sedangkan LRI 61.11 persen, dan KPU 61.66 persen. Sedangkan pasangan Mega-Prabowo dari LSI 26,56 persen, LRI 27,02 persen, dan KPU 28, 57 persen. Kemudian, pasangan JK-Win dari LSI 12,59 persen, LRI 11,87 persen, dan KPU 9,77 persen. Dari hasil sementara itu, sudah dapat dipastikan, pilpres ini akan hanya berlangsung satu putaran. Seperti, skenario sebelumnya yang menggunakan berbagai gerakan yang disebut â€˜gerakan satu putaranâ€™, dan mengiklankan diberbagai media, dan sekarang dibuktikan oleh lembaga survei dan KPU.</p>
<p>Tapi, dari sumber lainnya, yang sekarang juga menjadi perhatian masyarakat, yaitu hasil dari IFES, yang sudah dipublikasikan berbagai media, menyebutkan hasil pilpres 2009 ini, pasangan SBY-Boediono mendapat 47, 32 persen, pasangan Mega-Prabowo mendapat 32.15 persen, sedang pasangan JK-Win mendapat 20, 53 persen. Maka, kalau benar hasil penghitungan yang dilakukan IFES ini, sejatinya pemilu harus berlangsung dua putaran. Rakyat menginginkan siapapun yang menjadi pemenangnya, tidak masalah,tapi asas pemilihan yang jujur, adil, bebas, dan rahasia, haruslah menjadi pegangan utama semua yang terlibat dalam proses politik ini. (Detik News, 15/7/2008)</p>
<p>Belakangan ini, perhatian masyarakat juga tertuju kepada KPK, di mana dari pernyataan berbagai tokoh penggiat dibidang kemasyarakatan, mempunyai kecurigaan bahwa KPK eksistensinya akan â€˜dihabisiâ€™, karena KPK ini telah banyak memakan korban. Banyak pejabat dan keluarga pejabat, yang masuk â€˜buiâ€™ akibat perbuatan mereka, melakukan â€˜korupsiâ€™ alias mencuri uang rakyat, yang jumlahnya sangat besar. Nampaknya, banyak kalangan yang tidak siap menerima keberadaan KPK sekarang ini, yang terus memakan korban, terutama mereka yang terlibat dalam pencurian uang negara.</p>
<p>Maka, sekarang ini muncul gerakan dari berbagai tokoh dan kalangan LSM, yang melakukan pembelaan terhadap eksistensi KPK, yang belakangan ini menghadapi persoalan sulit,sejak ketuanya Antasari Azhar, ditahan, akibat peristiwa pembunuhan Nazaruddin Syamsudin beberapa waktu yang lalu. Tapi, yang pasti, undang-undang Tipikor, sampai hari ini belum selesai, dan masa bakti DPR periode 2004-2009, sudah akan habis. Jika undang-undang Tipikor ini tidak selesai dibahas, KPK akan menjadi macan â€˜ompongâ€™, dan tidak bergigi lagi.</p>
<p>Ditengah-tengah situasi yang belum pasti dan tidak menentu sebagai akibat hasil pilpres, dan mencuatnya soal KPK belakangan ini, terjadi ledakanÂ  bom di hotel JW.Marriot dan Ritz Carlton, yang menghentakkan kesadaran dan perhatian masyarakat, dan sekarang mengalihkan seluruh perhatian masyarakat ke arah peristiwa pemboman di dua tempat itu.</p>
<p>Lalu, Presiden SBY di Istana Merdeka, Jumâ€™at, pukul 14.31, memberikan keterangan pers, yang menyatakan: â€œAda kegiatan kelompok teroris yang melatih menembak dengan foto SBY jadi sasaranâ€, kata SBY. Lebih lanjut, SBY menunjukkan sebuah foto dan tampak dua orang memaki seragam dan topeng hitam tengah membidikkan senjata kearah foto dia. â€œIni untuk pertama kalinya saya pertunjukkan foto-foto ituâ€, tambah SBY. â€œIni laporan intelijen, bukan fitnah bukan isu. Ada rekaman videonya, ada fotonya. Saya mendapatkan laporan beberapa saat laluâ€, tambahnya pula. Dan, masalah teroris akan menjadi topik berita dan menghiasi halaman-halaman depan media. Tidak lagi masalah-masalah politik, dan pasti akan ada yangÂ  menjadi &#8216;tersangka&#8217;,dan sebagai pelaku maupun dalangnya.</p>
<p>Dengan peristiwa yang terjadi di Hotel JW.Marriot dan Ritz Carlton ini, pasti akan menutup semua perdebatan tentang hasil pemilu, yang sampai hari iniÂ  belum â€˜clearâ€™, termasuk belum adanya pengakuan dari fihak Mega-Prabowo. Peristiwa pilpres dan KPK yang belakangan ini, banyak mendapatkan perhatian masyarakat, dan pasti akan terkubur dengan peristiwa â€˜bomâ€™ yang meledak di dua tempat itu. Dan, yang tinggal nantinya hanya kata : â€˜Lanjutkanâ€™, untuk Pak SBY. Apalagi, Presiden AS, Barack Obama sudah memberikan ucapan selamat kepada Presiden SBY atas kemenangannya dalam pemilihan presiden kali ini. <a href="http://eramuslim.com/editorial/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton.htm">Wallahu â€˜alam.</a></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dapatkah Capres Melaksanakan Amanah Umat Islam?</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 09:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[bambang yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[bambang yudoyono]]></category>
		<category><![CDATA[BKMT (Badan Kontak Majelis Taâ€™lim)]]></category>
		<category><![CDATA[jk-wiranto]]></category>
		<category><![CDATA[jkwin]]></category>
		<category><![CDATA[jkwiranto]]></category>
		<category><![CDATA[KH.Abdurrachman al-Habsy]]></category>
		<category><![CDATA[KH.Hasyim Muzadi]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Dzikir Nurussalam]]></category>
		<category><![CDATA[mega-prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[mega-pro]]></category>
		<category><![CDATA[megaprabowo]]></category>
		<category><![CDATA[megapro]]></category>
		<category><![CDATA[ormas islam]]></category>
		<category><![CDATA[partai islam]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[presiden sby]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.Din Syamsuddin]]></category>
		<category><![CDATA[sby]]></category>
		<category><![CDATA[sby-berbudi]]></category>
		<category><![CDATA[sby-boediono]]></category>
		<category><![CDATA[sby-boediyono]]></category>
		<category><![CDATA[sby-jk]]></category>
		<category><![CDATA[sbyberbudi]]></category>
		<category><![CDATA[sbyjk]]></category>
		<category><![CDATA[sny-berbudi]]></category>
		<category><![CDATA[susilo]]></category>
		<category><![CDATA[Zaenuddin MZ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=611</guid>
		<description><![CDATA[Mega, SBY, dan JK, ketiganya berlomba mendapatkan dukungan umat Islam. Mereka menggalang tokoh-tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam dan berbasis umat Islam. Tujuannya mendapatkan suara pada pilpres, Juli nanti. Para tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam sudah tergalang, dan ada yang memberikan dukungan kepada Mega, SBY, dan JK. Siapa diantara mereka yang akan sungguh-sungguh melaksanakan amanah yang sudah diberikan umat Islam? Mega, Ketua Umum PDIP, melalui suaminya Taufiq Kemas, berusaha menyakinkan umat Islam, dan membentuk wadah organisasi, Baitul Muslimin (Bamus), yang belum lama dideklarasikan di Jakarta. Bamus didirikan oleh PDIP, tujuannya menjadi sarana penggalangan dukungan bagi kalangan Islam. Selama ini, PDIP, partai yang memiliki karakter ideologi nasionalis-sekuler. Mega-Pro, juga mendekati sejumlah ulama, diantaranya Zaenuddin MZ, ulama Betawi, yang pernah mendapatkan julukan â€˜daâ€™i sejuta umatâ€™. SBY, mendirikan kelompok-kelompok Majelis Dzikir, seperti Majelis Dzikir Nurussalam, dan hampir di tiap propinsi ada model Majelis Dzikir, yang apiliasinya kepda SBY. SBY terkadang menyelenggarakan acara dengan kelompok Majelis Dzikir di rumahnya Cikeas. SBY, juga memiliki tokoh ulama, yang sangat dipercaya, KH.Abdurrachman al-Habsy dan KH.Syech Ali Akbar Marbun. SBY, didukung partai-partai Islam dan berbasis umat Islam, seperti PKS, PAN, PPP, dan PKB, ditambah 25 partai kecil, diantaranya partai Kristen PDS. JK, mendapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mega, SBY, dan JK, ketiganya berlomba mendapatkan dukungan umat Islam. Mereka menggalang tokoh-tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam dan berbasis umat Islam. Tujuannya mendapatkan suara pada pilpres, Juli nanti. Para tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam sudah tergalang, dan ada yang memberikan dukungan kepada Mega, SBY, dan JK. Siapa diantara mereka yang akan sungguh-sungguh melaksanakan amanah yang sudah diberikan umat Islam?</p>
<p style="text-align: justify;">Mega, Ketua Umum PDIP, melalui suaminya Taufiq Kemas, berusaha menyakinkan umat Islam, dan membentuk wadah organisasi, Baitul Muslimin (Bamus), yang belum lama dideklarasikan di Jakarta. Bamus didirikan oleh PDIP, tujuannya menjadi sarana penggalangan dukungan bagi kalangan Islam. Selama ini, PDIP, partai yang memiliki karakter ideologi nasionalis-sekuler. Mega-Pro, juga mendekati sejumlah ulama, diantaranya Zaenuddin MZ, ulama Betawi, yang pernah mendapatkan julukan â€˜daâ€™i sejuta umatâ€™.</p>
<p style="text-align: justify;">SBY, mendirikan kelompok-kelompok Majelis Dzikir, seperti Majelis Dzikir Nurussalam, dan hampir di tiap propinsi ada model Majelis Dzikir, yang apiliasinya kepda SBY. SBY terkadang menyelenggarakan acara dengan kelompok Majelis Dzikir di rumahnya Cikeas. SBY, juga memiliki tokoh ulama, yang sangat dipercaya, KH.Abdurrachman al-Habsy dan KH.Syech Ali Akbar Marbun. SBY, didukung partai-partai Islam dan berbasis umat Islam, seperti PKS, PAN, PPP, dan PKB, ditambah 25 partai kecil, diantaranya partai Kristen PDS.</p>
<p style="text-align: justify;">JK, mendapat dukungan dari NU, Muhammadiyah, BKMT (Badan Kontak Majelis Taâ€™lim), para ulama seperti KH.Hasyim Muzadi, Prof.Din Syamsuddin, dan para ulama di pondok pesantren. Sejak mendeklarasikan sebagai calon presiden (capres), JK melakukan penggalangan tokoh ulama, kiai di pondok pesantren, di berbagai daerah di pulau jawa dan luar jawa. Langkah penggalangan itu terus berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu, bertambah dekatnya pilpres, intensitas pendekatan yang dilakukan para capres bertambah meningkat, karena mereka menginginkan dukungan dari simpul-simpul umat. Merekan berusaha menjelaskan segala hal, yang menjadi tujuan, cita-cita, serta komitement mereka terhadap Islam dan umat Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, para tokoh ulama, ormas Islam, dan ketua partai-partai Islam, sebagian memberikan dukungan dan komitment kepada capres-capres yang ada, lebih banyak hanya dipengaruhi faktor elektabilitas atau peluang yang paling tinggi kemungkinan menangnya atau mendapat dukungan rakyat. Para tokoh ulama, ormas Islam, dan ketua partai-partai Islam berbasis umat Islam, mereka mendukung terhadap capres-capres itu, tidak didasarkan dengan pemahaman yang mendalam atas karakter, ideologi, komitmentnya kepada Islam dan umat Islam dari para capres.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandangan Kaidah Syar&#8217;iyah DSP (Dewan Syariah Pusat) PKS Dr.Surahman HIdayat :</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan dari kalangan partai-partai Islam dan partai berbasis umat Islam, Â khususnya PKS terhadap tokoh capres dan cawapres, seperti terhadap SBY-Boediono, menggunakan kaidah dasar atau dalil syar&#8217;i, ketika memilih capres dan cawapres, yaitu memilih mana yang memiliki maslahat (masholih) yang lebih besar. Pilihan itu, di taâ€™wilkan seperti jihad bersama pemimpin yang fajir, kefujurannya merugikan dirinya, sedangkan kemaslahatan jihad melumpuhkan musuh dakwah adalah untuk kemaslahatan umum. Hal ini, juga ditaâ€™wilkan seperti jangan tinggalkan shalat berjamaah bersama seorang pemimpin (imam), meski ia seorang yang tidak baik (fajir). Karena bagi maâ€™mum tetap berpahala shalat berjamaah, tidak ada ruginya. Sebab, kefajiran pribadi pemimpin dalam hal shalat berjamaah dapat menjad pengurang pahala pribadinya, sedangkan kemaslahatan serta pahala shalat berjamaah tetap didapat maâ€™mum, tanpa berkurang.</p>
<p style="text-align: justify;">http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&amp;id=7427</p>
<p style="text-align: justify;">http://www.dakwatuna.com/2009/menimbang-manfaat-yang-lebih-besar-fiqih-muwazanat/</p>
<p style="text-align: justify;">Para fuqaha, membuat kategorisasi antara kebaikan yang terbatas (al-khairul qashir) dengan kebaikan yang berdampak luas (al-khairul mutaâ€™addi). Konteknya, kemaslahatan umum yang luas (al-khairul mutaâ€™addi) yang harus lebih dipertimbangkan, sedangkan kemaslahatan terbatas (al-khairul qashir),hanya lebih bersifat pribadi. Seperti, masalah penggunaan masalah jilbab (kerudung), bagi seseorang itu bersifat pribadi? Lalu, jika tidak terpenuhi keduanya, maka lebih mengutamakan yang memiliki dampak yang bersifat umum dan luas (al-khairul muta&#8217;addi).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dalam perspektif masa depan umat Islam di Indonesia, kepemimpinan Indonesia yang akan datang,diharapkan mereka yang dapat menjaga amanah dari umat. Umat tidak lagi hanya sekadar menjadi pendorong â€˜mobil mogokâ€™, dan ketika mobil jalan, umat Islam ditinggalkan lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mega, SBY, dan JK, ketiganya sudah melakukan pendekatan dan penggalangan terhadap umat Islam, melalui tokoh ulama, ormas Islam, dan partai-partai Islam dan berbasis umat Islam. Sementara itu, sebagian ulama, tokoh ormas Islam, dan partai-partai Islam dan berbasis Islam, memberikan dukungan kepada masing-masing pilihannya. Siapa diantara mereka yang layak, dan benar-benar akan melaksanakan amanah umat?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">****</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kami redaksi menyampaikan terima kasih atas perhatian kepada pembaca yang telah mengeluarkan pendapat dan pandangannya.Kami mengharapkan pendapat dan pendangannya, yang benar-benar bermanfaat bagi masa depan umat Islam. Selanjutnya, rubrik dialog sebalumnya kami tutup, dan mohon maaf. Redaksi</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber :Â <a href="http://www.eramuslim.com/dialog/dapatkah-mereka-melaksanakan-amanah-umat.htm">http://www.eramuslim.com/dialog/dapatkah-mereka-melaksanakan-amanah-umat.htm</a></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

