<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.0.2" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>[m²]  Sepi Ing Pamrih - Rame Ing gawe !</title>
	<link>http://mbah-marijan.org</link>
	<description>Kliping Berita- Ngeblog - belajar bareng</description>
	<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 04:33:12 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Awal Ramadhan 1429 H, NU-Muhammadiyah Seragam</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/08/27/2008-puasa-awal-ramadhan-1429h-nu-muhammadiyah-seragam-romadhon/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/08/27/2008-puasa-awal-ramadhan-1429h-nu-muhammadiyah-seragam-romadhon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 03:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
		
	<category>1Woro Woro</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/08/27/awal-ramadhan-1429h-nu-muhammadiyah-seragam/</guid>
		<description><![CDATA[Awal Ramadhan 1429H diperkirakan akan terjadi keseragaman antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Pengurus wilayah Jawa Timur kedua ormas Islam besar ini memperkirakan penetapan 1 Ramadhan akan terjadi kesamaan, bukan hanya itu saja bila yang sebelumnya Hari Raya Idul Fitri yang terjadi perbedaan, tahun ini dimungkinkan akan jatuh pada hari yang sama.
Info lengkap &#8230;di eramuslim
keyword
* hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal Ramadhan 1429H diperkirakan akan terjadi keseragaman antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Pengurus wilayah Jawa Timur kedua ormas Islam besar ini memperkirakan penetapan 1 Ramadhan akan terjadi kesamaan, bukan hanya itu saja bila yang sebelumnya Hari Raya Idul Fitri yang terjadi perbedaan, tahun ini dimungkinkan akan jatuh pada hari yang sama.</p>
<p>Info lengkap &#8230;di <a target="_blank" title="http://www.eramuslim.com/berita/nas/8826153514-awal-ramadhan-1429h-nu-muhammadiyah-seragam.htm (3 hits)" href="http://mbah-marijan.org/go.php?http://www.eramuslim.com/berita/nas/8826153514-awal-ramadhan-1429h-nu-muhammadiyah-seragam.htm">eramuslim</a></p>
<p>keyword<br />
* hari raya puasa, * buka puasa,    * jadual waktu berbuka   * doa berbuka puasa,<br />
* jadwal puasa, ibadah puasa, romadhon, ramadhan, ramadan
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/08/27/2008-puasa-awal-ramadhan-1429h-nu-muhammadiyah-seragam-romadhon/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>Lihat perolehan Perolehan Medali Olimpiade Beijing 2008 via Google</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/08/17/medali-olimpiade-beijing-2008/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/08/17/medali-olimpiade-beijing-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 18:49:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
		
	<category>Sport</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/08/17/lihat-perolehan-perolehan-medali-olimpiade-beijing-2008-via-google/</guid>
		<description><![CDATA[Mau lihat perolehan medali via google cukup masukan keyword : Olimpiade Beijing 2008  anda akan tahu hasil perolehan Perolehan Medali Olimpiade Beijing 2008 via Google Search
http://www.google.co.id/search?q=Olimpiade+Beijing+2008&#038;hl=id
Indonesia di Olimpiade Beijing 2000
Indonesia mengirimkan 24 atlet yang berkompetisi dalam tujuh cabang olahraga: atletik, bulutangkis, panahan, angkat besi, renang, layar dan menembak.[2] Empat dari lima peraih medali Olimpiade [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mau lihat perolehan medali via google cukup masukan keyword : Olimpiade Beijing 2008  anda akan tahu hasil perolehan Perolehan Medali Olimpiade Beijing 2008 via Google Search</p>
<p>http://www.google.co.id/search?q=Olimpiade+Beijing+2008&#038;hl=id</p>
<p>Indonesia di Olimpiade Beijing 2000<br />
Indonesia mengirimkan 24 atlet yang berkompetisi dalam tujuh cabang olahraga: atletik, bulutangkis, panahan, angkat besi, renang, layar dan menembak.[2] Empat dari lima peraih medali Olimpiade 2004 kembali bertanding di Beijing 2008: Taufik Hidayat, juara tunggal putra bulutangkis pada Olimpiade Athena 2004, Raema Lisa Rumbewas, peraih medali perak pada Olimpiade 2004 dalam cabang angkat besi putri kelas 53 kg, Sony Dwi Kuncoro, peraih medali perunggu tunggal putra bulutangkis, dan Flandy Limpele yang meraih perunggu dalam ganda putra bulutangkis. Taufik langsung kalah di pertandingan pertamanya menghadapi Wong Choong Hann di babak kedua, sementara Rumbewas gagal meraih medali setelah menempati posisi keempat di kelas 53 kg.</p>
<p>Indonesia meraih medali perunggu lewat cabang angkat besi melalui Eko Yuli Irawan dan Triyatno, yang sekaligus merupakan pertama kalinya angkat besi putra menyumbangkan medali Olimpiade bagi Indonesia. Dari bulutangkis, tunggal putri Maria Kristin Yulianti merebut medali perunggu sementara medali emas diraih melalui ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan. Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir masih berpeluang menambah medali emas setelah berhasil melaju ke final.<br />
Sumber : wikipedia</p>
<p>Tag: Summer Games di Beijing, Olimpiade Beijing 2008 IOC , &#8230;Beijing 2008 &#8220;Games of the XXIX Olympiad&#8221;Olimpiade Beijing 2008 oborOlimpiade Beijing 2008 &#8220;Olympic Games Olimpiade &#8220;Beijing 2008 Olympic Games&#8221;Olimpiade Beijing 2008 &#8220;Maria Kristin Yulianti&#8221;Olimpiade Beijing 2008 yangOlimpiade Beijing 2008 Badminton
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/08/17/medali-olimpiade-beijing-2008/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>Panjang Umur Pake Olah Raga Lari</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/08/14/panjang-umur-pake-olah-raga-lari/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/08/14/panjang-umur-pake-olah-raga-lari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 07:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
		
	<category>1Woro Woro</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/08/14/panjang-umur-pake-olah-raga-lari/</guid>
		<description><![CDATA[Studi terbaru menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih panjang daripada mereka yang tidak pernah lari
Murah, sehat. Itulah lari. Kini, sebuah studi juga menemukan, mereka yang terbiasa lari ternyata lebih panjang usia daripada yang tidak. Studi yang dipublikasikan pada Senin (11/8) itu menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="42-20204995.jpg" id="image523" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/08/42-20204995.thumbnail.jpg" />Studi terbaru menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih panjang daripada mereka yang tidak pernah lari<br />
Murah, sehat. Itulah lari. Kini, sebuah studi juga menemukan, mereka yang terbiasa lari ternyata lebih panjang usia daripada yang tidak. Studi yang dipublikasikan pada Senin (11/8) itu menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih panjang daripada mereka yang tidak pernah lari.</p>
<p><a id="more-524"></a>Para peneliti dari Stanford University California tersebut menyatakan, berlari mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit gangguan saraf seperti Alzheimer.</p>
<p>&#8220;Dalam 19 tahun masa penelitian, kasus kematian pada pelari tercatat 15 persen. Sebaliknya, kematian pada non pelari tercatat 34 persen. Padahal, mereka rutin memeriksakan kesehatan,&#8221; tulis dr Eliza Chakravarty.</p>
<p>Tim peneliti menyurvei 284 anggota klub lari dan 156 orang dengan rutin memeriksakan kesehatan. Mereka berlatar belakang sosial dan ekonomi sama. Seluruhnya berusia 50 tahun ke atas.</p>
<p>Dimulai pada 1984, setiap responden mengisi survei data frekuensi pelatihan, berat badan, dan ketidakmampuan melakukan delapan aktivitas. Sebagian besar pelari berhenti berlari saat memasuki usia 70 tahun. Namun, sulit ditemukan orang yang benar-benar berhenti berlatih.</p>
<p>&#8220;Hampir semua melakukan hal yang lain, mereka melanjutkan olahraga lain,&#8221; ujarnya. Bahkan pada para lansia pun, olahraga meningkatkan kesehatan. Studi menunjukkan, pelari jarang mengalami cedera, termasuk cedera lutut. [rtr/jp/www.hidayatullah.com
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/08/14/panjang-umur-pake-olah-raga-lari/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>Memeluk Islam Setelah Chatting</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 23:45:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
		
	<category>Hikmah</category>
	<category>Techno</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/</guid>
		<description><![CDATA[
Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun. Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari penganut tradisional.

“Aku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,” tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="Messenger_yahoo.png" id="image522" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/07/Messenger_yahoo.thumbnail.png" /><br />
Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun. Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari penganut tradisional.</p>
<p><a id="more-521"></a></p>
<p>“Aku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,” tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia seakan ”putus” kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak punya teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia justru mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com.</p>
<p>Kenal Islam lewat internet</p>
<p>Image“Belakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah bisa kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama,” imbuhnya. Bahkan, e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang beragama Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari Islam.</p>
<p>“Aku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar info tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai. Begitupun aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika kudengar ada serangan teroris, sama seperti yang lainnya, aku menuding Islam itu ekstrem.” aku Musa. Beruntungnya ia punya kenalan online beragama Islam. “Dialah yang telah membuka pintu Islam kepadaku.”</p>
<p>Alhasil ia justru jadi banyak bertanya pada dirinya sendiri. Apakah agama Islam mengajarkan hal itu (membunuh orang tak berdosa)? Katanya Nabi Muhammad adalah seorang pejuang besar dan tidak pernah membunuh orang tak berdosa.</p>
<p>“Dari diskusi itu aku yakin Islam juga mengajarkan respek, damai, dan toleransi. Tidak pernah disebutkan untuk membunuh orang selain Islam. Dalam Al-Quran ada satu pelajaran yang sangat berharga dan dalam maknanya:”Membunuh seseorang, sama dengan merusak seluruh dunia.” Musa menyitir sebuah ayat Al-Quran.</p>
<p>Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. (Al-Ma&#8217;idah:32)</p>
<p>Setelah yakin Islam bukan agama perang, Musa memutuskan untuk mempelajari Islam lebih mendalam. Ia justru menemukan keragu-raguan dalam agamanya sendiri.</p>
<p>“Entah mengapa pandanganku sangat cocok dengan pandangan Islam. Aku bahkan menduga Kitab Perjanjian Lama, misalnya, telah banyak diubah. Diubah semata-mata untuk kepentingan materi.”</p>
<p>“Hal menarik lainnya yang membawaku makin condong ke Islam adalah kebenaran ilmiah (scientific truth) yang ada dalam Al-Quran. Kandungan ilmiah Al-Quran luar biasa. Misal Quran menceritakan bagaimana kejadian manusia yang berawal dari sperma manusia. Asal mula kehifupan manusia sebagaimana diceritakan dalam Al-Quran itu jauh sebelum ilmu pengetahuan ditemukan,” tukas Musa mantap.</p>
<p>“Al-Quran juga menyatakan bagaimana gunung-gunung dibentuk dan berbicara tentang lapisan atmosfir! Ini semuanya hanya beberapa dari begitu banyaknya penemuan-penemuan ilmiah, yang telah ada dalam Al-Quran 1400-an tahun yang lalu jauh sebelum penemuan-penemuan ilmu pengetahuan saat ini. Inilah salah satu kunci atau faktor yang menghantarku menemukan kebenaran dalam kehidupan,” lanjutnya bersemangat.</p>
<p>Musa menambahkan ada banyak website (situs) yang sangat bias dalam mengartikan ayat-ayat tertentu. Misalnya ayat-ayat tentang “perang”. Dikatakannya, kebanyakan situs-situs itu mengambil frase “perang”tersebut untuk membuat opini bahwa Islam agama suka perang.</p>
<p>“Padahal tidak demikian. Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari salama yang bermakna “damai atau selamat”. Aku sangat yakin Islam agama damai.”</p>
<p>Tidak berani tinggalkan shalat</p>
<p>Menilik usianya yang masih sangat muda dan tinggal di lingkungan kaum Yahudi, Musa menghadapi banyak tantangan. Terutama dari keluarganya.</p>
<p>“Sungguh sangat sulit bagi mereka jika tahu aku telah berganti keyakinan. Jujur saja, keluarga dan sanak famili semua sayang padaku. Apa reaksi mereka kala mengetahui anak laki-laki kesayangannya telah masuk Islam? Karena itu, sementara waktu aku tak bisa leluasa memperlihatkan kehidupan Islam secara sempurna dalam kehidupan harian. Namun aku bersyukur kepada Allah, diberikan kekuatan hingga tetap bisa menunaikan shalat lima waktu dengan lancar. Khusus shalat saya berjuang untuk tidak meninggalkannya,” tutur Musa.</p>
<p>Menariknya, tatacara amal ibadah dalam Islam, semisal shalat dipelajarinya melalui chatting dengan rekan muslim dan juga browsing di internet.</p>
<p>“Paling kurang aku bisa tetap memelihara keyakinan pada Allah. Beberapa hal lain, secara fisik, lumayan sulit mengekspresikannya di khalayak ramai.”</p>
<p>Musa belum berani memberitahukan kepada kedua orangtuanya bahwa sudah memeluk Islam. Karena itu pula ia belum berani keluar rumah guna mendatangi mesjid untuk shalat. Seperti disebutkan di atas, tempat tinggalnya adalah kawasan Yahudi Orthodoks dan mesjid yang ada letaknya pun sangat jauh dengan rumahnya.</p>
<p>Karena usia yang masih sangat belia, Musa terkadang sulit mengendalikan emosinya. Misal kala berdebat sesuatu tentang Muslim, katakanlah tentang Timur Tengah, hatinya jadi mudah meletup.</p>
<p>“Saat diskusi seluruh anggota keluarga sudah pasti mendukung Israel. Mereka tidak tahu bagaimana kenyataan yang sebenarnya. Seperti bangsa Palestina, saya pikir seharusnya mereka memperlakukan rakyat disana secara baik. Ketika keluargaku bicara tentang situasi di sana, terutama saat mereka menyebut-nyebut “Tanah suci bangsa Yahudi” atau “Tanah Impian”, entah kenapa hatiku menolaknya dan bahkan ada rasa marah. Saya jadi gampang tersinggung.” aku Musa panjang lebar.</p>
<p>Sulitnya bersyahadah di khalayak ramai</p>
<p>“Aku belum mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan syahadah dengan disaksikan khalayak ramai. Meskipun begitu aku telah bersyahadah di hadapan yang Maha Menyaksikan, yakni Allah SWT. Nanti ketika umurku sudah cukup dan dianggap dewasa untuk bepergian sendirian, maka aku berniat untuk melangkah ke mesjid, insya Allah. Hal terpenting saat ini adalah meningkatkan kualitas diri (iman),” ujarnya.</p>
<p>Diam-diam Musa bahkan mulai berdakwah dengan mengajak rekan-rekan sepermainannya untuk meninggalkan minum-minuman keras, nonton film porno, menjauhi obat-obatan terkarang dan juga menghilangkan kebiasaan mencuri. Namun tentu saja hal itu tidaklah mudah. Musa mencoba semampu yang ia bisa.</p>
<p>“Semuanya demi dan untuk Allah. Aku berharap sepanjang waktu yang ada bisa mengerjakan apa yang Allah maui dari hamba-Nya.”</p>
<p>Musa, uniknya, tidak mau disebut telah menemukan Islam atau masuk Islam ataupun telah mendapatkan cahaya terang selepas berada dalam kegelapan. Akan tetapi ia ingin dikatakan telah kembali kepada Islam. Semoga Allah menuntunnya kepada jalan yang benar sebagaimana Allah telah tuntun kita semua. Amiin.</p>
<p>Dianggap sudah mati</p>
<p>Peristiwa masuk Islamnya kalangan Yahudi memang sering bikin heboh. Kebanyakan komunitas dan terlebih keluarga si muallaf tidak bisa menerima hal itu. Seperti peristiwa kaburnya seorang gadis Yahudi baru-baru ini di Yaman. Terakhir diketahui sang gadis telah memeluk Islam. Kabarnya di sana peristiwa seperti itu telah puluhan kali terjadi. Untuk kasus seperti itu, maka pihak keluarga si muallaf Yahudi melakukan upacara kematian dan menganggap salah satu anggota keluarganya telah mati, karena keluar dari agama Yahudi.</p>
<p>Maryam Jamilah, penulis buku Islam terkenal dan seorang muallaf Yahudi Amerika yang masuk Islam tahun 1961, pernah mengalami masa-masa sulit selepas berganti keyakinan. Diceritakan kala itu ia dianggap sudah tidak ada lagi oleh anggota keluarganya.</p>
<p>“Keluarga saya menyusun opini bahwa saya sudah keluar (dari Yahudi). Saya diperingatkan, dengan memeluk Islam kehidupan saya akan sulit, Karena Islam bukan bagian dari Amerika. Dikatakan mereka, dengan ber-Islam maka saya akan diasingkan dari keluarga dan masyarakat,” kisah wanita yang punya nama asli Margaret Marcus itu sebagaimana disitir Islamreligion.</p>
<p>“Jujur saja, pada masa itu saya belum begitu kuat menghadapi serangan dan tekanan seperti itu. Hingga jatuh sakit. Bahjan saya berencana berhenti dari kuliah. Selama dua tahun saya berada dalam perawatan medis khusus,” lanjutnya. Maryam mulai bersentuhan dengan Islam kala baru berumur sepuluh tahun. Satu ketika ia pernah berujar begini.</p>
<p>“Delapan tahun di sekolah dasar, lalu empat tahun di sekolah menengah dan satu tahun di akademi. Saya belajar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Latin dan Yunani, Aritmatika, Geometri, Aljabar, Biologi, Sejarah Eropa dan Amerika, Musik dan Seni, akan tetapi saya tidak pernah mengenal siapa Tuhan saya!” Begitulah. [zulkarnain jalil, kontributor www.hidayatullah.com di Aceh. Email \n zkarnain03@yahoo.comAlamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya ]
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>Syirik versus Zina (renungan)</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/07/22/518/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/07/22/518/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 03:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
		
	<category>Hikmah</category>
	<category>Critone Simbah</category>
	<category>Mutiara</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/07/22/518/</guid>
		<description><![CDATA[Tersebutlah seorang syaikh yang telah menulis sebuah kitab yang telah menjelaskan tentang urgensi tauhid. Dia menjelaskannya kepada para muridnya, dan terus mengulang-ulang pembahasannya.
Suatu hari, murid-muridnya berkata, “Wahai Syaikh, kami berharap Anda mengganti pelajaran yang Anda sampaikan kepada kami dengan materi-materi lain, seperti kisah, siroh, dan sejarah.”
Syaikh itu menanggapai, “Insya Alloh akan saya pertimbangkan.”

Keesokan harinya, syaikh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="lampu.gif" id="image519" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/07/lampu.thumbnail.gif" />Tersebutlah seorang syaikh yang telah menulis sebuah kitab yang telah menjelaskan tentang urgensi tauhid. Dia menjelaskannya kepada para muridnya, dan terus mengulang-ulang pembahasannya.</p>
<p>Suatu hari, murid-muridnya berkata, “<em>Wahai Syaikh, kami berharap Anda mengganti pelajaran yang Anda sampaikan kepada kami dengan materi-materi lain, seperti kisah, siroh, dan sejarah.</em>”</p>
<p>Syaikh itu menanggapai, “<em>Insya Alloh akan saya pertimbangkan.</em>”</p>
<p><a id="more-518"></a></p>
<p>Keesokan harinya, syaikh tersebut keluar menemui murid-muridnya dengan wajah yang menyiratkan kesedihan dan beban pikiran. Para murid pun bertanya tentang hal yang menyebabkan beliau bersedih. Beliau menjawab, “<em>Aku mendengar bahwa seorang warga kampung tetangga menempati rumah baru, dia merasa takut diganggu jin, lalu ia menyembelih seekor ayam jantan di ambang pintu untuk mendekatkan diri kepada jin, dan aku telah mengirim seseorang untuk mencari kebenaran berita tersebut.</em>”</p>
<p>Ternyata para muridnya tidak bereaksi apapun mendengar berita tersebut. Mereka hanya berdoa memintakan hidayah bagi orang tersebuat, dan mereka hanya terdiam.</p>
<p>Keesokan harinya, syaikh kembali menemui mereka dan berkata, “<em>Kami telah mendapatkan kejelasan berita tersebut, ternyata peristiwanya tidak seperti yang aku dengar. Lelaki tersebut tidak pernah menyembelih seekor ayam jantan untuk mendekatkan diri kepada jin, tapi yang ia lakukan adalah berzina dengan ibunya.</em>”</p>
<p>Kontan mereka gempar dan marah. Mereka memaki-maki dan mengoceh banyak. Mereka berkata, “<em>Perbuatan itu harus digugat, dia harus dinasihati, dia harus dihukum.</em>” Dan banyak lagi umpatan mereka.</p>
<p>Kemudian syaikh berkata, “<em>Sungguh aneh kalian ini. Begitukah reaksi kalian mengingkari orang yang terjerumus dalam satu perbuatan dosa besar padahal perbuatannya itu tidak mengeluarkannya dari Islam. Tapi kalian tidak mengingkari orang yang terjerumus dalam kemusyrikan, menyembelih untuk selain Alloh, dan mengalamatkan ibadah kepada selain Alloh?</em>”</p>
<p>Murid-muridnya pun terdiam. Kemudian syaikh menunjuk salah satu dari mereka sambil berkata, “<em>Bangun dan ambilkan kitab tauhid, kita akan membahasnya dari awal!</em>”</p>
<blockquote><p>Mungkin sebagian orang terkadang merasa kaget dan terperanjat, bahkan bersedih hati jika melihat banyaknya pezina dan peminum khamr, namun mereka tidak tersentuh (hatinya) ketika melihat banyaknya orang yang mencari berkah di kuburan dan mengalamatkan berbagai macam ibadah ke objek-objek syirik tersebut. Padahal zina dan minum khamr (meski) termasuk perbuatan dosa besar, namun tidak menyebabkan pelakunya keluar dari Islam. Sementara mengalamatkan sebuah ibadah kepada selain Alloh adalah syirik yang membuat pelakunya mati kafir jika dia mati dalam keadaan melakukan perbuatan syirik tersebut, dan belum sempat bertaubat. Oleh sebab itu, ulama rabbani menjadikan pelajaran akidah sebagai asas yang paling mendasar.</p>
<p>Alloh ta’ala berfirman,<br />
“<em>Sesungguhnya perbuatan syirik adalah sungguh-sungguh kezhaliman yang paling besar.</em>” (Q.S. Lukman:13)</p>
<p>“<em>Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu: “Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.</em>&#8221; (Q.S. Az-Zumar:65)</p></blockquote>
<p><font size="1"><strong>Sumber:</strong> Bahtera Tauhid via Bulbo Fs dari Akhi Kharisma</font>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/07/22/518/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>MANFAAT SEDOTAN (Kisah Nyata)</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/07/14/manfaat-sedotan-kisah-nyata/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/07/14/manfaat-sedotan-kisah-nyata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 09:17:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
		
	<category>Pengobatan Alternatif</category>
	<category>Critone Simbah</category>
	<category>Curhat</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/07/14/manfaat-sedotan-kisah-nyata/</guid>
		<description><![CDATA[
Suatu   ketika saya dengan teman-teman sedang makan sate. Kemudian seorang teman menyatakan betapa ia ngeri   setiap melihat sate yang potongannya besar-besar.&#8220;Kenapa?&#8221; tanya saya.
&#8220;Saya ingat keponakan yang meninggal karena makan sate,&#8221; katanya.   Dia bercerita, waktu   itu sedang ada syukuran dengan makan-makan. Dia masih ingat melihat si kecil keponakannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="42-17248331.jpg" id="image517" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/07/42-17248331.thumbnail.jpg" /></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3"><span style="font-size: 12pt">Suatu   ketika saya dengan teman-teman sedang makan sate. Kemudian<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>seorang teman menyatakan betapa ia ngeri   setiap melihat sate yang potongannya besar-besar.</span></font><font face="Times New Roman" size="3">&#8220;<span style="font-style: italic">Kenapa?</span>&#8221; tanya saya.</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3">&#8220;<span style="font-style: italic">Saya ingat keponakan yang meninggal karena makan sate</span>,&#8221; katanya.   Dia<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>bercerita, waktu   itu sedang ada syukuran dengan makan-makan. Dia masih<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>ingat melihat si kecil keponakannya yang   berlari-lari sambil membawa<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>sate.   Usianya sekitar 4 tahun.</font><a id="more-516"></a><br />
<font face="Times New Roman" size="3">Kemudian musibah datang. Anak kecil itu tercekik daging sate. Semua<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>orang berusaha menolong.   Anak itu dibalik, dipukul-pukul belakang lehernya (bahkan sampai biru-biru, kata dia sambil matanya<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>berkaca-kaca) . Daging sate tak juga   keluar. Lalu mereka mencari<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>angkot   untuk membawa anak itu ke rumah sakit. Dia masih melihat anak<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>kecil itu tersengal-sengal   menarik nafas di kendaraan. Pemandangan<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>yang sungguh memilukan.</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3">Tuhan berkehendak lain. Anak itu meninggal di perjalanan.</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3">Sampai di rumah sakit, petugas memberi tahu bahwa untuk mengeluarkan<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>benda yang mencekik   tenggorokan, cukup dengan memasukkan <strong><font color="blue"><span style="color: blue; font-weight: bold">SEDOTAN MINUM</span></font><font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font><font color="blue"><span style="color: blue">ke kerongkongan. Lalu hisap sehingga benda itu menempel</span></font></strong>.   Lalu tarik.</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3">Sesederhana itu.</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3">Menangislah semua orang. Betapa sederhananya untuk menyelamatkan nyawa.<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>Betapa berharganya ilmu   untuk menyelamatkan nyawa.<font color="blue"><span style="color: blue" /></font></font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3"><font color="blue">KALAU ANAK ANDA TERCEKIK MAKANAN KENYAL</font>, keluarkan <strong><font color="blue"><span style="color: blue; font-weight: bold">PAKAI SEDOTAN</span></font></strong>!</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3">Semoga lebih banyak jiwa yang terselamatkan dengan pengetahuan<font color="navy"><span style="color: navy"> </span></font>sederhana ini. Amin.</font></p>
<p><font size="1"> </font></p>
<div style="margin-left: 40px"><font size="1">referensi dari email<br />
Sanad: diriwayatkan via Milis  Sunatan oleh  </font><font size="1"><strong><a href="mailto:tottiezd@yahoo.com">Titto Tottiez</a></strong></font><font size="1"> dari <strong> <a href="mailto:donny_cihuy@yahoo.com">donny oni </a><em> </em></strong> dari <span style="font-weight: bold"><a href="mailto:wi2_ok@yahoo.com">DWI DWI</a> </span>dari <a href="mailto:irene.octora@bakrietelecom.com"><span style="font-weight: bold">Irene Octora </span></a> dari <font face="Tahoma" size="2" style="font-weight: bold"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma">Yunelvi </span></font> dari <font face="Tahoma" size="2" style="font-weight: bold">Indra Kurniawan(sby)</font> dari <font face="Tahoma" size="2" style="font-weight: bold">Heny Purwaningsih</font>  dari <font face="Tahoma" size="2" style="font-weight: bold"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma">Fuisian </span></font></font><br />
<font size="1" /></div>
<p><font size="1"><font size="1"><font size="1"><font size="1"> </font> </font> </font> </font>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/07/14/manfaat-sedotan-kisah-nyata/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Si Tamin…^_^ (4)</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/07/09/cerita-si-tamin%e2%80%a6_-3/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/07/09/cerita-si-tamin%e2%80%a6_-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 06:01:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
		
	<category>Humor Simbah</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/07/09/cerita-si-tamin%e2%80%a6_-3/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya&#8230; seri 3

Beli Vitamin
Si Tamin disuruh ibunya membelikan vitamin untuk adiknya yang masih balita.
Tamin  : Mbak, saya lagi mencari vitamin untuk adik saya yang masih balita.
Mbak Apoteker: Dik, vitamin A, B, C, D atau yang lain?
Tamin  : Apa saja. Terserah mbaknya,.soalnya adikku belum mengerti alpabet!!
GLODAG …. ^_^

PIN
Tamin disuruh ibunya mengambil duit di ATM. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya&#8230; <a href="http://mbah-marijan.org/go.php?http://mbah-marijan.org/2007/07/27/415/" title="(276 hits)">seri 3</a><br />
<img id="image398" alt="cerita_tamin.gif" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2007/05/cerita_tamin.gif" /></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Beli Vitamin</strong></p>
<p class="MsoNormal">Si Tamin disuruh ibunya membelikan vitamin untuk adiknya yang masih balita.<br />
Tamin  : Mbak, saya lagi mencari vitamin untuk adik saya yang masih balita.<br />
Mbak Apoteker: Dik, vitamin A, B, C, D atau yang lain?<br />
Tamin  : Apa saja. Terserah mbaknya,.soalnya adikku belum mengerti alpabet!!</p>
<p class="MsoNormal">GLODAG …. ^_^</p>
<p><a id="more-515"></a></p>
<p class="MsoNormal"><strong>PIN</strong></p>
<p class="MsoNormal">Tamin disuruh ibunya mengambil duit di ATM. Ketika berangkat, Si Tamin ditemani temennya yang rada oon.<br />
Tamin  : Liat apa kamu?!<br />
Bahadur : He..he..he aku dah tau sekarang, min.<br />
Tamin  : Tau apa????<br />
Bahadur : Aku tau PIN kamu, min…hehehehe<br />
Tamin  : Haaa!!! Oke, tebak apa PIN ATM-ku ini, jika kamu melihatnya?<br />
Bahadur : tanda asterisk berjumlah empat (****)!</p>
<p class="MsoNormal">GLODAG ….^_^</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Bioskop</strong></p>
<p class="MsoNormal">Si Tamin pingin nonton bioskop di daerah pinggiran kota. Tapi anehnya Tamin pergi ke bioskop dengan ke-18 temannya. Usut punya usut ternyata sebelumya Tamin pergi ke bioskop sendirian dan membaca peringatan yang di pajang di bioskop. Isinya begini:</p>
<p class="MsoNormal"><em>“Below 18 not allowed !”</em></p>
<p class="MsoNormal">GLODAG …. ^_^</p>
<p>bersambung&#8230; seri 5
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/07/09/cerita-si-tamin%e2%80%a6_-3/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita Lebih Suka Pria Berjenggot! Masa&#8217; Sih ?</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/07/06/wanita-lebih-suka-pria-berjenggot-masa-sih/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/07/06/wanita-lebih-suka-pria-berjenggot-masa-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 17:07:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
		
	<category>Hikmah</category>
	<category>Hangat</category>
		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/07/06/wanita-lebih-suka-pria-berjenggot-masa-sih/</guid>
		<description><![CDATA[Situs www.telegraph.co.uk memuat peneliatian perempuan lebih suka pria berjenggot.
Sebuah penelitian dilakukan terhadap perempuan berumur 18-44 tahun. Mereka semua diperlihatkan15 gambar pria yang memiliki jenggot dengan beberap tingkatan. Ada yang dagunya mulus tanpa bulu, sedikit jenggot hingga yang jenggotnya lebat.

More&#8230;
Perempuan-perempuan tadi kemudian harus memilih, pria-pria mana yang menurut mereka dewasa, romantis, agresif dan serius dalam berhubungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" title="http://duwex.wordpress.com/files/2007/04/janggut.thumbnail.gif" alt="http://duwex.wordpress.com/files/2007/04/janggut.thumbnail.gif" src="http://duwex.wordpress.com/files/2007/04/janggut.thumbnail.gif" />Situs www.telegraph.co.uk memuat peneliatian perempuan lebih suka pria berjenggot.</p>
<p>Sebuah penelitian dilakukan terhadap perempuan berumur 18-44 tahun. Mereka semua diperlihatkan15 gambar pria yang memiliki jenggot dengan beberap tingkatan. Ada yang dagunya mulus tanpa bulu, sedikit jenggot hingga yang jenggotnya lebat.<br />
<a id="more-514"></a><br />
More&#8230;</p>
<p>Perempuan-perempuan tadi kemudian harus memilih, pria-pria mana yang menurut mereka dewasa, romantis, agresif dan serius dalam berhubungan cinta.</p>
<p>Hasil penelitian itu cukup mengejutkan. Mayoritas perempuan-perempuan tadiselalu memilih pria-pria yang berjenggot ketika menjawab pertanyaan yang diajukan.</p>
<p>Perempuan-perempuan itu juga menganggap pria-pria yang tidak bercukur memiliki daya tarik tersendiri. Mereka juga lebih memilih pria-pria berjenggot sebagai pasangan hidup mereka. [dth/tlg/www.hidayatullah.com]
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://mbah-marijan.org/2008/07/06/wanita-lebih-suka-pria-berjenggot-masa-sih/feed/</wfw:commentRSS>
		</item>
	</channel>
</rss>
