<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[m²]  Sepi Ing Pamrih - Rame Ing gawe ! &#187; Terapi</title>
	<atom:link href="http://mbah-marijan.org/category/terapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mbah-marijan.org</link>
	<description>Kliping Blog Simbah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 11:44:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=357</generator>
		<item>
		<title>WHO: Larang Iklan Rokok</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 15:48:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>
		<category><![CDATA[acara olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan rokok]]></category>
		<category><![CDATA[mengatakan]]></category>
		<category><![CDATA[muda]]></category>
		<category><![CDATA[perokok]]></category>
		<category><![CDATA[poster anti rokok]]></category>
		<category><![CDATA[remaja merokok]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/</guid>
		<description><![CDATA[Tag : kandungan rokok, stop merokok, poster rokok, fakta rokok, who, poster anti rokok, isi kandungan rokok, kesan rokok, definisi rokok, tips berhenti merorok, anti rokok &#8230; Badan PBB itu mengatakan semakin sering mereka melihat atau mendengar iklan rokok, semakin besar kemungkinan mereka memulai kebiasaan itu. Imbauan itu disampaikan untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Se Dunia yang dicanangkan WHO. Organisasi itu mengatakan hanya 5% dari penduduk dunia yang melarang iklan, promosi dan pemberian sponsor dari rokok. WHO mengatakan pembatasan yang berlaku saat ini tidak cukup untuk melindungi 1,8 miliar anak muda di dunia, yang menjadi sasaran iklan rokok di internet, majalah, film, konser dan acara olahraga. &#8216;Pesan berbahaya&#8217; Di Rusia, yang tidak banyak memiliki undang-undang anti-rokok, jumlah wanita dan anak perempuan yang merokok berlipat tiga dalam 10 tahun belakangan. Namun di Kanada, di mana iklan rokok sangat dibatasi, jumlah perokok di negara itu adalah yang terendah dalam 40 tahun. Inggris juga baru-baru ini mengumumkan rencana untuk melarang mesin penjual rokok, untuk mencegah anak-anak dan remaja merokok. WHO juga menuduh pihak produsen rokok terus berusaha menarik calon perokok di kalangan anak muda dengan mengaitkan rokok dengan &#8220;kehidupan mewah, semangat dan daya tarik&#8221;. Sebagian besar perokok memulai kebiasaan ini sebelum usia 18 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Tag :      kandungan rokok, stop merokok, poster rokok,  fakta rokok, who, poster anti rokok, isi kandungan rokok,  kesan rokok, definisi rokok, tips berhenti merorok, anti rokok &#8230;</em></p>
<p><img src="http://hidayatullah.com/images/stories/rokok_WHO.jpg" alt="http://hidayatullah.com/images/stories/rokok_WHO.jpg" /><br />
Badan PBB itu mengatakan semakin sering mereka melihat atau mendengar iklan rokok, semakin besar kemungkinan mereka memulai kebiasaan itu.<br />
<span id="more-499"></span><br />
Imbauan itu disampaikan untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Se Dunia yang dicanangkan WHO.</p>
<p>Organisasi itu mengatakan hanya 5% dari penduduk dunia yang melarang iklan, promosi dan pemberian sponsor dari rokok.</p>
<p>WHO mengatakan pembatasan yang berlaku saat ini tidak cukup untuk melindungi 1,8 miliar anak muda di dunia, yang menjadi sasaran iklan rokok di internet, majalah, film, konser dan acara olahraga.</p>
<p>&#8216;Pesan berbahaya&#8217;</p>
<p>Di Rusia, yang tidak banyak memiliki undang-undang anti-rokok, jumlah wanita dan anak perempuan yang merokok berlipat tiga dalam 10 tahun belakangan.</p>
<p>Namun di Kanada, di mana iklan rokok sangat dibatasi, jumlah perokok di negara itu adalah yang terendah dalam 40 tahun.</p>
<p>Inggris juga baru-baru ini mengumumkan rencana untuk melarang mesin penjual rokok, untuk mencegah anak-anak dan remaja merokok.</p>
<p>WHO juga menuduh pihak produsen rokok terus berusaha menarik calon perokok di kalangan anak muda dengan mengaitkan rokok dengan &#8220;kehidupan mewah, semangat dan daya tarik&#8221;.</p>
<p>Sebagian besar perokok memulai kebiasaan ini sebelum usia 18 tahun, dengan hampir seperempat dari mereka pertama kali merokok pada usia di bawah 10 tahun, menurut badan PBB itu.</p>
<p>Dalam survei WHO yang diselenggarakan di seluruh dunia pada anak-anak usia 13-15 tahun, 55% dari mereka mengatakan melihat iklan rokok di jalan, sementara 20% dari mereka memiliki barang yang memperlihatkan logo merek rokok.<br />
Douglas Bettcher, direktur Kampanye Bebas Rokok oleh WHO, mengatakan larangan penuh perlu diterapkan untuk melindungi anak-anak muda dari pesan-pesan berbahaya dari rokok. [bbc/www.hidayatullah.com]</p>
<p>WHO menuduh produsen rokok menggunakan teknik pemasaran yang semakin canggih untuk memikat anak-anak muda agar merokok, khususnya anak-anak perempuan di negara-negara yang lebih miskin.<br />
<!--more--></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/06/01/who-larang-iklan-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temulawak Bisa Atasi Flu Burung</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 11:54:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengobatan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>
		<category><![CDATA[temulawak]]></category>
		<category><![CDATA[temulawak penambah nafsu makan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/</guid>
		<description><![CDATA[Temulawak (curcuma xanthorrhiza) bisa digunakan sebagai penambah daya tahan tubuh pada manusia maupun hewan, serta suplemen untuk meningkatkan selera makan dan stamina. Bahkan hasil penelitian di IPB menunjukkan bahwa temulawak juga berpotensi untuk mengatasi penyebaran penyakit flu burung (AI) dengan meningkatkan respons imun unggas yang telah diberi vaksin AI. Temuan ini diungkapkan Rektor IPB Herry Suhardiyanto di Bogor, Selasa (27/5). â€Potensi temulawak sebagai tanaman obat yang mempunyai khasiat beragam harus digarap serius oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga tanaman asli Indonesia tersebut bisa dijadikan â€ginsengnya Indonesiaâ€. Untuk itu harus ada upaya konvergen yang melibatkan semua pemangku kepentingan,â€ tambahnya. Sementara itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pembukaan Simposium Internasional Jamu Temulawak dan Kebangkitan Jamu Indonesia di Istana Negara Jakarta, Selasa ( 27/5), mengatakan, jamu harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selain itu meminta kalangan pengusaha jamu untuk melakukan sejumlah langkah sebagai usaha memajukan industri jamu dalam negeri sehingga mendorong pengembangan ekonomi nasional. ( Kedaulatan Rakyat /Kr.co.id) Menurut Info dari Iptek.net.id Temulawak (curcuma xanthorrhiza) banyak ditemukan di hutan-hutan daerah tropis. Temulawak juga berkembang biak di tanah tegalan sekitar pemukiman, terutaama pada tanah gembur, sehingga buaah rimpangnya mudah berkembang menjadi besar. Temulawak termasuk jenis tumbuh-tumbuhan herba yang batang pohonnya berbentuk batang semu dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://warintek.bantul.go.id/basisdata/Budidaya_Pertanian/images/temulawak.JPG" alt="http://warintek.bantul.go.id/basisdata/Budidaya_Pertanian/images/temulawak.JPG" /></p>
<p>Temulawak (curcuma xanthorrhiza) bisa digunakan sebagai penambah daya tahan tubuh pada manusia maupun hewan, serta suplemen untuk meningkatkan selera makan dan stamina. Bahkan hasil penelitian di IPB menunjukkan bahwa temulawak juga berpotensi untuk mengatasi penyebaran penyakit flu burung (AI) dengan meningkatkan respons imun unggas yang telah diberi vaksin AI.<br />
<span id="more-495"></span><br />
Temuan ini diungkapkan Rektor IPB Herry Suhardiyanto di Bogor, Selasa (27/5). â€Potensi temulawak sebagai tanaman obat yang mempunyai khasiat beragam harus digarap serius oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga tanaman asli Indonesia tersebut bisa dijadikan â€ginsengnya Indonesiaâ€. Untuk itu harus ada upaya konvergen yang melibatkan semua pemangku kepentingan,â€ tambahnya.</p>
<p>Sementara itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pembukaan Simposium Internasional Jamu Temulawak dan Kebangkitan Jamu Indonesia di Istana Negara Jakarta, Selasa ( 27/5), mengatakan, jamu harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selain itu meminta kalangan pengusaha jamu untuk melakukan sejumlah langkah sebagai usaha memajukan industri jamu dalam negeri sehingga mendorong pengembangan ekonomi nasional.<br />
( Kedaulatan Rakyat /Kr.co.id)</p>
<p>Menurut Info dari Iptek.net.id</p>
<p>Temulawak (curcuma xanthorrhiza) banyak ditemukan di hutan-hutan daerah tropis. Temulawak juga berkembang biak di tanah tegalan sekitar pemukiman, terutaama pada tanah gembur, sehingga buaah rimpangnya mudah berkembang menjadi besar. Temulawak termasuk jenis tumbuh-tumbuhan herba yang batang pohonnya berbentuk batang semu dan tingginya dapat mencapai 2 meter. Daunnya lebar dan pada setiap helaian dihubungkan dengan pelapah dan tangkai daun yang agak panjang. Temulawak mempunyai bunga yang berbentuk unik (bergerombol) dan berwarna kuning tua. Rimpang temulawak sejak lama dikenal sebagai bahan ramuan obat. Aroma dan warna khas dari rimpang temulawak adalah berbau tajam dan daging buahnya berwarna kekuning-kuningan. Daerah tumbuhnya selain di dataran rendaah juga dapat tumbuh baik sampai pada ketinggian tanah 1500 meter di atas permukaan laut.</p>
<p>1. Sakit Limfa<br />
    Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/2 rimpang lengkuas, 1 genggam<br />
    daun meniran.<br />
    Cara membuat: temulawak dan lengkuas diparut, kemudian semua<br />
    bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, dan<br />
    disaring.<br />
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.</p>
<p>2. Sakit Ginjal<br />
    Bahan: 2 rimpang temulawak, 1 genggam daun kumis kucing, 1<br />
    genggam daun kacabeling.<br />
    Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis, kemudian direbus<br />
    bersama dengan bahan lainnya dengan 1 liter air, dan disaring.<br />
    Cara menggunakan: diminum selama 3 hari.</p>
<p>3. Sakit Pinggang<br />
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1<br />
    genggam daun kumis kucing.<br />
    Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air,<br />
    dan disaring.<br />
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.</p>
<p>4. Asma<br />
    Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, 1 potong gula aren.<br />
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan dikeringkan. Setelah<br />
    kering direbus dengan 5 gelas air ditambah 1 potong gula aren<br />
    sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring.</p>
<p>5. Sakit Kepala dan masuk angin.<br />
    Bahan: beberapa rimpang temulawak.<br />
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis, dikeringkan dan ditumbuk<br />
    halus menjadi tepung. Kurang lebih 2 genggam tepung temulawak<br />
    direbus dengan 4-5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3<br />
    gelas, kemudian disaring disaring.</p>
<p>6. Maag<br />
    Bahan: 1 rimpang temulawak.<br />
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan<br />
    sebentar, kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih,<br />
    dan disaring.<br />
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.</p>
<p>7. Sakit perut, Sakit perut pada waktu haid<br />
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula<br />
    kelapa, garam secukupnya.<br />
    Cara membuat: temulawak diparut, kemudian direbus bersama<br />
    bahan lainnya dengan 3-4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal<br />
    2 gelas.<br />
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.</p>
<p>8. Menghilangkan bau amis sewaktu haid :<br />
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 5 buah mata asam, 1 potong gula<br />
    kelapa.<br />
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan,<br />
    kemudian bersama bahan lainnya ditaruh dalam waskom (rantang/<br />
    panci), diberi 2 gelas air panas dan ditutup rapat selama kurang lebih<br />
    15 menit, dan disaring.<br />
    Cara menggunakan : diminum 3 kali, 1 kali sehari.</p>
<p>9. Memperbanyak produksi ASI<br />
    Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, dan tepung saga secukupnya.<br />
    Cara membuat: temulawak diparut, kemudian kedua bahan tersebut<br />
    dicampur dan ditambah air panas secukupnya sehingga menjadi<br />
    bubur.<br />
    Cara menggunakan : dimakan biasa.</p>
<p>10. Memacu ASI yang macet<br />
     Bahan : 1 1/2 rimpang temulawak diparut, 1 potong gula kelapa,<br />
     2-3 sendok makan adonan sagu.<br />
     Cara membuat : temulawak diparut, kemudian bersama bahan<br />
     lainnya direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.<br />
     Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1 cangkir secara teratur.</p>
<p>11. Kesulitan buang air besar/berak<br />
     Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula<br />
     kelapa.<br />
     Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan<br />
     sampai kering, kemudian bersama bahan lainnya diseduh dengan air<br />
     panas secukupnya dan disaring.<br />
     Cara menggunakan: diminum biasa.</p>
<p>12. Sembelit<br />
     Bahan : 1 rimpang temulawak dan biji sawi secukupnya.<br />
     Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus,<br />
     kemudian diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring.<br />
     Cara menggunakan : diminum biasa.</p>
<p>13. Menambah nafsu makan<br />
     Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/4 rimpang lengkuas, 1/2 genggam<br />
     daun meniran.<br />
     Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air<br />
     sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.<br />
     Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.</p>
<p>14. Sakit Cangkrang<br />
     Bahan: 2 rimpang tem</p>
<p>Nama Lokal :<br />
Temulawak, Temu putih (Indonesia), Temulawak (Jawa); Koneng Gede (Sunda), Temulabak (Madura); </p>
<p>Komposisi :<br />
KANDUNGAN KIMIA : Daging buah (rimpang) temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol. Dan kurkumin yang terdapat pada rimpang tumbuhan ini bermanfaat sebagai acnevulgaris, disamping sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepototoksik (anti keracunan empedu).</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/05/28/temulawak-bisa-atasi-flu-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengungkap Teka-teki Poligami Secara Genetik</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2007 08:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[genetika al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[ikut]]></category>
		<category><![CDATA[lho]]></category>
		<category><![CDATA[mamalia]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[softpedia]]></category>
		<category><![CDATA[teka teki]]></category>
		<category><![CDATA[Ternyata]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata, faktor genetik juga ikut andil dalam terjadinya perselingkuhan dan poligami. Dipercaya, mayoritas mahluk hidup memang lahir dengan bawaan tersebut. Nah lho! Demikian dilansir softpedia, Senin (11/12/2006) kebanyakan mahluk hidup memang tidak terbiasa hidup bermonogami. Secara genetik, mayoritas mahluk hidup pun tidak diprogram untuk hidup monogami alias hidup dengan satu partner saja. Bahkan, dari sekitar 5500 jenis mamalia hanya 3-5% yang dikenal bisa hidup monogami. Berita Lengkap&#8230; Tweet]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata, faktor genetik juga ikut andil dalam terjadinya perselingkuhan dan poligami. Dipercaya, mayoritas mahluk hidup memang lahir dengan bawaan tersebut. Nah lho!</p>
<p>Demikian dilansir softpedia, Senin (11/12/2006) kebanyakan mahluk hidup memang tidak terbiasa hidup bermonogami. Secara genetik, mayoritas mahluk hidup pun tidak diprogram untuk hidup monogami alias hidup dengan satu partner saja. Bahkan, dari sekitar 5500 jenis mamalia hanya 3-5% yang dikenal bisa hidup monogami.<br />
<a href="http://www.detikhot.com/index.php/love.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/11/time/150540/idnews/718666/idkanal/227">Berita Lengkap&#8230;</a></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2007/01/05/mengungkap-teka-teki-poligami-secara-genetik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The True Power Of Water</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2006 14:07:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>
		<category><![CDATA[buku kekuatan air]]></category>
		<category><![CDATA[dalam bahasa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[doa mendapat kekuatan air]]></category>
		<category><![CDATA[dr masaru emoto]]></category>
		<category><![CDATA[hasil penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang belum mengerti hakikat dan karakteristik air sering mengira bahwa pengobatan alternative dengan cara meminum air yang telah diberi doa sebelumnya, merupakan suatu cara yang tidak ilmiah. Karena itu maka &#8220;layak&#8221; disebut sebagai cara yang tidak rasional. Namun, seorang peneliti Jepang terkenal, Dr. Masaru Emoto berhasil membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan atau informasi dari apa yang diberikan kepadanya. Bahkan air yang diberi respon positif, termasuk doa, akan menghasilkan bentuk kristal heksagonal yang indah. Hasil penelitian Masaru Emoto yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia &#8220;The True Power Of Water&#8221; [Hikmah Air dalam Olahjiwa], (MQS Publishing, 2006),Â  merupakan pengalaman menakjubkan karena membuktikan bahwa airÂ  ternyata â€œhidupâ€ dan dapat merespon apa yang disampaikan manusia. Temuan Masaru memrupakan hasil kerja kerasnya sebagai wujud kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Ia bahkan melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin dan Prancis. Temuannya itu kemudian ia bawa ke markas BesarÂ  PBB di New YorkÂ  bulan Maret 2005 lalu. Dr. Masaru Emoto melakukan penelitian selama 2 bulan bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ahli sains yang mahir menggunakan mikroskop).Â  Masaru yang menyelesaikan pendidikannya di Yokohama Municipal University Departemen Kemanusiaan dan Sains jurusan Hubungan Internasional berhasil mendapatkan foto kristal air dengan membekukan air pada suhu -25 derajat Celsius [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left">Orang yang belum mengerti hakikat dan karakteristik air <img id="image228" height="96" alt="87331493_63d90a2263_m.jpg" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2006/08/87331493_63d90a2263_m.thumbnail.jpg" align="right" />sering mengira bahwa pengobatan alternative dengan cara meminum air yang telah diberi doa sebelumnya, merupakan suatu cara yang tidak ilmiah. Karena itu maka &#8220;layak&#8221; disebut sebagai cara yang tidak rasional. Namun, seorang peneliti Jepang terkenal, Dr. Masaru Emoto berhasil membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan atau informasi dari apa yang diberikan kepadanya. Bahkan air yang diberi respon positif, termasuk doa, akan menghasilkan bentuk kristal heksagonal yang indah.<br />
<span id="more-229"></span></p>
<p>Hasil penelitian Masaru Emoto yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia &#8220;The True Power Of Water&#8221; [Hikmah Air dalam Olahjiwa], (MQS Publishing, 2006),Â  merupakan pengalaman menakjubkan karena membuktikan bahwa airÂ  ternyata â€œhidupâ€ dan dapat merespon apa yang disampaikan manusia.<br />
Temuan Masaru memrupakan hasil kerja kerasnya sebagai wujud kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Ia bahkan melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin dan Prancis. Temuannya itu kemudian ia bawa ke markas BesarÂ  PBB di New YorkÂ  bulan Maret 2005 lalu.<br />
Dr. Masaru Emoto melakukan penelitian selama 2 bulan bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ahli sains yang mahir menggunakan mikroskop).Â  Masaru yang menyelesaikan pendidikannya di Yokohama Municipal University Departemen Kemanusiaan dan Sains jurusan Hubungan Internasional berhasil mendapatkan foto kristal air dengan membekukan air pada suhu -25 derajat Celsius dan menggunakan alat foto berkecepatan tinggi. Lalu ditelitilah air dengan menggunakan respon kata-kata, gambar, serta suara. Hasilnya luar biasa, sebagaimana yang sudah dibaca banyak orang. Air, katanya, bisa menerima pesan.<br />
Bahkan dalam bukunya yang lain,Â  &#8220;The Hidden Message in Water&#8221;,Â  Masaru mengatakan, air seperti pita magnetik atau compact disk.<br />
Kata-KataÂ </p>
<p>Air mengenali kata tidak hanya sebagai sebuah desain sederhana, tetapi air dapat memahami makna kata tersebut. Saat air sadar bahwa kata yang diperlihatkan membawa informasi yang baik maka air akan membentuk kristal. Jika kata positif yang diberikan, maka kristal yang terbentuk akan merekah luar biasa laksana bunga yang sedang mekar penuh, seakan ingin menggambarkan gerakan tangan air yang sedang mengekspresikan kenikmatannya.</p>
<p>Sebaliknya, jika kata-kata negative yang diberikan, maka akan menghasilkan pecahan kristal dengan ukuran yang tidak seimbang. Mungkin juga air dapat merasakan perasaan orang yang menulis kata tersebut. Jadi bisa dibayangkan bagaimana jika air diberi kumpulan kata yang merupakan doa?<br />
Subhanallah, kekuatan air yang sudah menerima kata-kata itu, terutama untuk penyembuhan tentu sangat besar. Apalagi kumpulan kata yang merupakan doa tersebut bukan kata-kata biasa, tapi berasal dari Allah SWT dan diucapkan oleh orang shaleh pilihan Allah SWT.<br />
Dr. Masaru sendiri menggunakan kekuatan air untuk pengobatan dengan menemukan efek gelombang energi yang dia sebut sebagai HADO (energi atau kumpulan getaran yang ada pada sebuah benda). Lalu dengan HADO inilah Dr.Masaru bisa memformat efek energi air untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Pengobatan dengan HADO ini merupakan salah satu cara pengobatan alternative.<br />
MenurutÂ  Masaru, banyak peneliti saat ini mulai mempelajari berbagai pengobatan alternative karena merasakan beberapa kekurangan dalam obat konvensional Barat, yang hanya mampu mencapai level sel yang menyebabkan gejala penyakit. Sedang air HADO mampu mengobati penyakit hingga ke dalam partikel sub atom terkecil. Sudah ada beberapa pasien Dr.Masaru yang sembuh setelah meminum air HADO.Â </p>
<p><strong>Penerima Informasi</strong></p>
<p>Berdasarkan penelitian Dr.Masaru, semakin jelas terlihat bahwa kualitas air dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk, bergantung pada informasi yang diterimanya. Hal ini membuat kita yakin bahwa kita, manusia, juga dipengaruhi oleh informasi yang kita terima karena 70% tubuh manusia dewasa adalah air.</p>
<p>Konsekuensi logisnya adalah manusia, sebagai makhluk yang sebagian besarnya terbentuk dari air, sudah seharusnya diberikan informasi yang baik. Jika kita melakukan hal ini, pikiran dan tubuh kita akan menjadi sehat. Di pihak lain, jika kita menerima informasi yang buruk, kita akan merasakan sakit.<br />
Ambil contoh begini; Sebagian orang mengatakan bahwa mereka merasa lebih baik hanya dengan berbicara kepada dokter. &#8220;Efek placebo&#8221; ikut berperan saat dokter yang mereka percayai berkata, &#8220;ini cuma flu biasa, Anda hanya perlu banyak istirahat. Jangan khawatir, Anda akan segera sembuh.&#8221;<br />
Dengan mendengarkan kata-kata dokter tersebut, rasa cemas dan takut dalam diri mereka benar-benar hilang. Kata-kata tersebut membangunkan kekuatan untuk menyembuhkan diri sendiri, yang memang sudah ada dalam tubuh manusia.<br />
Pada zaman dahulu seorang dokter adalah orang yang juga ahli dalam bidang agama, seperti pendeta atau tabib sehingga dia tidak hanya memberikan solusi secara konvensional, namun sekaligus memberikan &#8220;efek placebo&#8221; lewat kata-kata positif berupa doa atau motivasi yang sarat nilai spiritual.<br />
Hal ini juga berlaku bagi konselor yang harus mempunyai kemampuan untuk mengirim gelombang yang baik agar bentuk gelombang abnormal pada pasien dapat diperbaiki.Â </p>
<p>Efek kata-kata juga bisa menimbulkan perilaku negative. Orang acapkali melakukan bunuh diri setelah membaca informasi tentang materi bunuh diri. Sekitar dua puluh tahun lalu seorang idola remaja di Jepang melakukan bunuh diri. Dengan cepat berita tersebut menyebar, banyak remaja-remaja lain mengikuti jejaknya. Kejadian tentang hantu pembunuh di Jepang juga mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama.</p>
<p><strong>Nikmat yang mana lagi?<br />
</strong>Mari kita ingat kembali bahwa air yang diberikan kata-kata positif akan menyusun kristal-kristal yang indah. Air mempersembahkan kepada kita makna yang mengagumkan bahwa kita seharusnya menjalani hidup dengan cara yang baik, serta tetap menjaga kesehatan pikiran dan tubuh kita serta berikankata-kata yang positif (informasi) yang baik kepada manusia, yang 70% tubuhnya adalah air.<br />
Sungguh kita tidak akan mampu menghitung nikmat Allah SWT yang diwujudkan-Nya berupa air.<br />
&#8220;Allah-lah yang telah mMenciptakan langit dan bumi serta menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia Mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu, dan Dia telah Menundukkan (pula) bagimu supaya behtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah Menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.&#8221; (QS. Ibrahim : 32).<br />
Sebagai penutup, dalam sebuah karya ilmiah yang ditulis Dr. Akiko Sugara dari Jurusan Ilmu Kesehatan Universitas Tokyo tentang HADO dalam makanan membuktikan efek buruk daging babi pada orang yang memakannya.<br />
Bersandar pada Dr. Masaru EmotoÂ  dan Dr. Akiko SugaraÂ  kita dapat memahami betapa luar biasa yang diberikan Allah kepada manusia, meski terkadang otak kita tidak sampai kepadanya. Pertanyaanya, lalu nikmat yang mana selain kita senantiasa bersyukur kepadaNya?Wallahu&#8217;alam bishshawwab<br />
Kartika Pemilia Lestari /hidayatullah.com *)</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2006/08/22/the-true-power-of-water/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JILBAB Mengurangi Risiko KANKER mana Bisa ?</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2006 14:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terapi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hidung]]></category>
		<category><![CDATA[laki laki]]></category>
		<category><![CDATA[mutasi sel]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian adat]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<category><![CDATA[virus epstein barr]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, jilbab bukan lagi fenomena kelompok sosial tertentu, tetapi sudah menjadi fenomena seluruh lapisan masyarakat. Tidak sedikit jumlah artis, eksekutif, dan publik figur lainnya menggemari dan menggunakannya Beruntunglah Anda yang sudah mengenakan jilbab (veil), kerudung bagi wanita muslim ini tak hanya menunjukkan kerendahan hati dan kesopanan, tetapi juga melindungi Anda dari penyakit mematikan. Jilbab yang dikenal dengan beberapa istilah, seperti chador (Iran), pardeh (India dan Pakistan), milayat (Libya), abaya (Irak), charshaf (Turki), hijab (Mesir, Sudan, dan Yaman), dapat memperkecil risiko pemakainya terkena kanker tenggorokan dan hidung. Alasannya, jilbab mampu menyaring sejumlah virus yang suka mampir ke saluran pernapasan bagian atas. Profesor Kamal Malaker asal Kanada, menyatakan wanita Arab Saudi &#8211; yang sebagian besar menutup wajahnya secara penuh- jarang sekali terserang virus epstein barr, yang menyebabkan kanker nasofaring. Bisa dikatakan jumlah penderita kanker jenis ini sangat rendah. &#8220;Jilbab melindungi wanita dari infeksi saluran pernapasan bagian atas, &#8221; tulis Saudi Gazette, Jumâ€™at (19/3), mengutip pernyataan Malaker, &#8220;Di Arab Saudi, jumlah wanita penderita kanker nasofaring sangat rendah dibandingkan laki-laki,&#8221; lanjut Malaker.&#8221;Kenyataan ini sungguh menarik, bagaimana pakaian adat yang begitu sederhana memiliki pengaruh begitu besar pada kehidupan manusia,&#8221; ujar Malaker, kepala bidang onkologi radiasi Rumah Sakit King Abdul Azis. Kanker nasofaring merupakan kanker [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img id="image284" height=96 alt=Jamane-edan.jpg src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2006/11/Jamane-edan.thumbnail.jpg" /></p>
<p align="left"><font color="#6633ff"></p>
<p>Saat ini, jilbab bukan lagi fenomena kelompok sosial tertentu, tetapi sudah menjadi fenomena seluruh lapisan masyarakat. Tidak sedikit jumlah artis, eksekutif, dan publik figur lainnya menggemari dan menggunakannya</font></p>
<p><span id="more-107"></span></p>
<p>Beruntunglah Anda yang sudah mengenakan jilbab (<em><font color="#9933ff">veil</font></em>), kerudung bagi wanita muslim ini tak hanya menunjukkan kerendahan hati dan kesopanan, tetapi juga melindungi Anda dari penyakit mematikan.</p>
<p>Jilbab yang dikenal dengan beberapa istilah, seperti <em><font color="#9933ff">chador </font></em>(Iran), <em><font color="#9933ff">pardeh</font></em> (India dan Pakistan), <font color="#9933ff"><em>milayat</em></font> (Libya), <em><font color="#9933ff">abaya</font></em> (Irak), <em><font color="#9933ff">charshaf</font></em> (Turki), <em><font color="#9933ff">hijab</font></em> (Mesir, Sudan, dan Yaman), dapat memperkecil risiko pemakainya terkena <u><font color="#9933ff">kanker tenggorokan dan hidung</font></u>. Alasannya, jilbab mampu menyaring sejumlah virus yang suka mampir ke saluran pernapasan bagian atas.</p>
<p>Profesor Kamal Malaker asal Kanada, menyatakan wanita Arab Saudi &#8211; yang sebagian besar menutup wajahnya secara penuh- jarang sekali terserang virus <font color="#cc3300"><em>epstein barr</em></font>, yang menyebabkan kanker nasofaring. Bisa dikatakan jumlah penderita kanker jenis ini sangat rendah.</p>
<div style="text-align: center"><img width="407" height="465" alt="hijab.jpg" id="image112" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2006/07/hijab.jpg" /></div>
<p>&#8220;Jilbab melindungi wanita dari infeksi saluran pernapasan bagian atas, &#8221; tulis <em><font color="#006600">Saudi Gazette</font></em>, Jumâ€™at (19/3), mengutip pernyataan Malaker, &#8220;Di Arab Saudi, jumlah wanita penderita kanker nasofaring sangat rendah dibandingkan laki-laki,&#8221; lanjut Malaker.&#8221;Kenyataan ini sungguh menarik, bagaimana pakaian adat yang begitu sederhana memiliki pengaruh begitu besar pada kehidupan manusia,&#8221; ujar Malaker, kepala bidang onkologi radiasi Rumah Sakit King Abdul Azis.</p>
<p>Kanker nasofaring merupakan kanker yang paling banyak diderita masyakarakat untuk jenis kanker Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Kepala Leher (KL).</p>
<p>Tingginya angka penderita kanker nasofaring terutama akibat keberadaan virus <em><font color="#cc3300">epstein barr</font></em> yang hampir ada pada 90 persen masyarakat di negara berkembang. Jika virus tersebut â€™terbangunâ€™, maka dapat terjadi mutasi sel yang berujung pada kanker nasofaring.</p>
<p>Nasofaring merupakan saluran yang terletak di belakang hidung, tepatnya di atas rongga mulut.</p>
<p>Gejala awal dari kanker nasofaring tersebut antara lain gejala pada telinga yang ditandai dengan <u><font color="#006600">dengingan terus-menerus pada telinga</font></u>.</p>
<p>Di samping itu, sering disertai gejala pada hidung seperti pilek berkepanjangan yang disertai dengan darah, suara parau yang berkepanjangan, sering mimisan dan nyeri saat menelan.</p>
<p>Kanker nasofaring merupakan penyakit kanker <u><font color="#006600">keempat</font></u> yang paling banyak menyerang penderita kanker di Indonesia. (<font color="#9900ff">zrp/Reuters</font>) Kompas.co.id/depkes.go.id</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2006/07/19/jilbab-mengurangi-risiko-kanker-mana-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Simbah</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2006/06/15/belajar/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2006/06/15/belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[1Woro Woro]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[Metafisika]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Ilahi]]></category>
		<category><![CDATA[Ruqyah]]></category>
		<category><![CDATA[Sesaji]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Belajar terus agar semakin baik&#8230;.Â  Tweet]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar terus agar semakin baik&#8230;.Â </p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2006/06/15/belajar/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2006/06/15/belajar/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2006/06/15/belajar/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2006/06/15/belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

