<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[m²]  Sepi Ing Pamrih - Rame Ing gawe ! &#187; Techno</title>
	<atom:link href="http://mbah-marijan.org/category/techno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mbah-marijan.org</link>
	<description>Kliping Blog Simbah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 11:44:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=390</generator>
		<item>
		<title>SMP 3 Candimulyo Juara II  Percepat Kesuburan dengan Abu Vulkanik</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2011/09/20/smp-3-candimulyo-juara-ii-percepat-kesuburan-dengan-abu-vulkanik/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2011/09/20/smp-3-candimulyo-juara-ii-percepat-kesuburan-dengan-abu-vulkanik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2011 11:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[Candimulyo]]></category>
		<category><![CDATA[cara memanfaatkan abu vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Juara]]></category>
		<category><![CDATA[juara penelitian ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan abu vulkanik yang menyuburkan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[karya ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[karya ilmiah smp 3]]></category>
		<category><![CDATA[kesuburan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[microorganisme]]></category>
		<category><![CDATA[panti asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[pir perpisahan kls 3 smp]]></category>
		<category><![CDATA[proses fermentasi dengan abu]]></category>
		<category><![CDATA[smp sexs]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=866</guid>
		<description><![CDATA[Tim Penelitian Ilmiah Remaja (PIR) dari SMP 3 Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jateng,  berhasil menemukan pemanfaatan abu vulkanik Gunung Merapi untuk pertanian melalui proses fermentasi Effective Microorganisme (EM4) yang berguna untuk mempercepat proses pelapukan abu vulkanik yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Atas eksperimen tersebut, tim PIR dari SMP 3 Candimulyo yang mewakili Kabupaten Magelang terdiri dari tiga siswa kelas IX, Nazola Soares, Tri Wahyuni, dan Dwi Ristanti berhasil bersaing dengan 21 tim karya ilmiah kabupaten dan kota di Provinsi Jateng, dan meraih juara II pada bidang teknik dan rekayasa yang digelar pada 12-14 September lalu di Pusdiklat BKK Semarang. Ketua tim, Nazola Soares, Selasa (20/9/2011), mengaku senang dan bangga dapat memenangkan juara dua lomba penelitian ilmiah remaja ini.  Nazola dan kawan-kawan berhasil mempresentasikan pemanfaatan abu vulkanik untuk pertanian tanpa harus menunggu proses alami yang membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun, dengan melalui proses fermentasi, sehingga abu vulkanik dapat dimanfaatkan para petani untuk menyuburkan tanah dalam waktu yang cukup singkat yaitu dalam waktu satu minggu. Ketua tim, Nazola Soares menjelaskan, tujuan utama dari penelitian ini adalah mempersingkat proses pelapukan alamiah abu vulkanik yang  sebelumnya kandungan mineralnya baru dapat diserap tanaman dengan optimal setelah dua hingga tiga tahun melalui proses pelapukan alamiah dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2011/09/74850_468100832696_575712696_5371634_7369674_n.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-867 alignright" title="74850_468100832696_575712696_5371634_7369674_n" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2011/09/74850_468100832696_575712696_5371634_7369674_n-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Tim Penelitian Ilmiah Remaja (PIR) dari SMP 3 Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jateng,  berhasil menemukan pemanfaatan abu vulkanik Gunung Merapi untuk pertanian melalui proses fermentasi Effective Microorganisme (EM4) yang berguna untuk mempercepat proses pelapukan abu vulkanik yang bermanfaat bagi kesuburan tanah.</p>
<p>Atas eksperimen tersebut, tim PIR dari SMP 3 Candimulyo yang mewakili Kabupaten Magelang terdiri dari tiga siswa kelas IX, Nazola Soares, Tri Wahyuni, dan Dwi Ristanti berhasil bersaing dengan 21 tim karya ilmiah kabupaten dan kota di Provinsi Jateng, dan meraih juara II pada bidang teknik dan rekayasa yang digelar pada 12-14 September lalu di Pusdiklat BKK Semarang.</p>
<p>Ketua tim, Nazola Soares, Selasa (20/9/2011), mengaku senang dan bangga dapat memenangkan juara dua lomba penelitian ilmiah remaja ini.  Nazola dan kawan-kawan berhasil mempresentasikan pemanfaatan abu vulkanik untuk pertanian tanpa harus menunggu proses alami yang membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun, dengan melalui proses fermentasi, sehingga abu vulkanik dapat dimanfaatkan para petani untuk menyuburkan tanah dalam waktu yang cukup singkat yaitu dalam waktu satu minggu.</p>
<p>Ketua tim, Nazola Soares menjelaskan, tujuan utama dari penelitian ini adalah mempersingkat proses pelapukan alamiah abu vulkanik yang  sebelumnya kandungan mineralnya baru dapat diserap tanaman dengan optimal setelah dua hingga tiga tahun melalui proses pelapukan alamiah dengan bantuan air dan mikroba tanah.</p>
<p>&#8220;Namun melalui proses fermentasi EM4 ini dalam sepekan abu vulkanik dapat dimanfaatkan oleh petani,&#8221; kata siswa yang tinggal di panti asuhan Dusun Bolong, Desa Tegalsari, Kecamatan Candimulyo ini. <strong>(*)</strong></p>
<p>Sumber: <a href="http://jogja.tribunnews.com/2011/09/20/smp-3-candimulyo-percepat-kesuburan-abu-vulkanik">http://jogja.tribunnews.com/</a></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2011/09/20/smp-3-candimulyo-juara-ii-percepat-kesuburan-dengan-abu-vulkanik/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2011/09/20/smp-3-candimulyo-juara-ii-percepat-kesuburan-dengan-abu-vulkanik/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2011/09/20/smp-3-candimulyo-juara-ii-percepat-kesuburan-dengan-abu-vulkanik/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2011/09/20/smp-3-candimulyo-juara-ii-percepat-kesuburan-dengan-abu-vulkanik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Ini Google Ikut Memperingati Hari Anak Nasional (HAN)</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/23/hari-anak-nasional/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/23/hari-anak-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 07:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[23 juli]]></category>
		<category><![CDATA[23juli]]></category>
		<category><![CDATA[anak anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak anak anak]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[hari anak]]></category>
		<category><![CDATA[hari anak nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hari anak nasional2]]></category>
		<category><![CDATA[harianaknasional]]></category>
		<category><![CDATA[memperingati]]></category>
		<category><![CDATA[nasional hari]]></category>
		<category><![CDATA[nasional nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini (23/7) diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan HAN ini dirayakan di Taman Impian Jaya Ancol dengan tema â€œAku Anak Indonesia, Kreatif, Inovatif dan Unggul dalam atasi tantangan masa depanâ€. Acara itu dihadiri oleh wapres Yusuf Kalla. Acara ini didedikasikan kepada anak-anak agar terpenuhinya hak-hak anak-anak. â€œInti perayaan ini adalah refleksi kepedulian orang dewasa terhadap anak-anak,â€ kata Ketua Panitia HAN Suryadi Suparman. Tidak hanya Yusuf Kalla dan para peserta perayaan itu saja, Google juga ikut memperingatinya dengan memasang tema Hari Anak Nasional (HAN) pada halaman utama google Indonesia. Seperti sebelumnya Google selalu ikut simpati dalam acara-acara atau kejadian-kejadian monumental di seluruh dunia dengan memasang tema pada halaman utamanya. Para pengguna Google cukup meng-click gambar tema HAN untuk melakukan searching dengan kata kunci â€œHari Anak Nasionalâ€.Â MaSuk http://kabarIT.com Tweet]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img class="alignnone size-full wp-image-641" title="hari-anak" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/07/hari-anak.jpg" alt="hari-anak" width="600" height="399" /></p>
<p class="MsoNormal">Hari ini (23/7) diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan HAN ini dirayakan di Taman Impian Jaya Ancol dengan tema â€œAku Anak Indonesia, Kreatif, Inovatif dan Unggul dalam atasi tantangan masa depanâ€. Acara itu dihadiri oleh wapres Yusuf Kalla.</p>
<p class="MsoNormal">Acara ini didedikasikan kepada anak-anak agar terpenuhinya hak-hak anak-anak. â€œInti perayaan ini adalah refleksi kepedulian orang dewasa terhadap anak-anak,â€ kata Ketua Panitia HAN Suryadi Suparman.</p>
<p class="MsoNormal">Tidak hanya Yusuf Kalla dan para peserta perayaan itu saja, Google juga ikut memperingatinya dengan memasang tema Hari Anak Nasional (HAN) pada halaman utama google Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal">Seperti sebelumnya Google selalu ikut simpati dalam acara-acara atau kejadian-kejadian monumental di seluruh dunia dengan memasang tema pada halaman utamanya. Para pengguna Google cukup meng-click gambar tema HAN untuk melakukan searching dengan kata kunci â€œHari Anak Nasionalâ€.Â <strong>MaSuk</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><a href="http://kabarit.com">http://kabarIT.com </a></strong></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2009/07/23/hari-anak-nasional/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2009/07/23/hari-anak-nasional/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2009/07/23/hari-anak-nasional/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/23/hari-anak-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wahai Bundaku&#8230;. Tersenyumlah&#8230;</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/18/wahai-bundaku-tersenyumlah/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/18/wahai-bundaku-tersenyumlah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 09:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[abu dawud]]></category>
		<category><![CDATA[bibir]]></category>
		<category><![CDATA[buaian]]></category>
		<category><![CDATA[gambar senyuman]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[ibnu majah]]></category>
		<category><![CDATA[sex dgn bundaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Saat kita masih dalam buaian, dengan bersimbah keringat dan badan pegal-pegal, ibu bisa berjam-jam menggendong kita hanya agar jerit tangis terhenti, agar membias senyuman indah di bibir kita. Kala itu, rasa pegal-pegal di bagian punggungnya atau rasa sakit di pinggang dan lehernya, sudah tidak dirasakan lagi. Senyuman kita, bagi seorang ibu, adalah hadiah mahal yang mau dia bayar dengan apapun juga. Saat usia sudah mulai menggerogoti kekuatan fisik seorang ibu, teronggaklah dia menjadi orang tua yang serba pasrah menerima segalanya. Ia hanya terus berharap, agar segala upayanya selama ini tidak sia-sia. Agar anaknya bisa hidup berbahagia lebih beruntung dari dirinya. Meski demikian, tali kasih itu ternyata tidak pernah terputus. Dengan merangkak pun dia siap, untuk mendatangi kediaman anaknya yang amat jauh, demi berkesempatan melihat wajah anaknya yang ceria, demi memastikan bahwa anaknya itu masih baik-baik saja. Dengan realitas itu seorang anak harus sedikit tahu diri. Ia sudah sepatutnya bekerja keras untuk dapat membahagiakan orang tuanya, terutama sang ibu, sebagaimana ibunya telah berusaha membahagiakannya. Seorang ibu mungkin tidak pernah mengharapkan apa-apa. Namun lubuk hatinya, teramat membutuhkan siraman kebahagiaan melalui tawa dan canda. â€œAbdulah bin Amru, suatu hari datang menemui Rasulullah Shallallahu â€˜alaihi wasallam. Isa berkata, â€˜Duhai Rasulullah! Aku sangat ingin berhijrah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-616" title="mother_by_nariscuss" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/07/mother_by_nariscuss-300x146.jpg" alt="mother_by_nariscuss" width="300" height="146" /></p>
<p style="text-align: justify;">Saat kita masih dalam buaian, dengan bersimbah keringat dan badan pegal-pegal, ibu bisa berjam-jam menggendong kita hanya agar jerit tangis terhenti, agar membias senyuman indah di bibir kita. Kala itu, rasa pegal-pegal di bagian punggungnya atau rasa sakit di pinggang dan lehernya, sudah tidak dirasakan lagi. Senyuman kita, bagi seorang ibu, adalah hadiah mahal yang mau dia bayar dengan apapun juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat usia sudah mulai menggerogoti kekuatan fisik seorang ibu, teronggaklah dia menjadi orang tua yang serba pasrah menerima segalanya. Ia hanya terus berharap, agar segala upayanya selama ini tidak sia-sia. Agar anaknya bisa hidup berbahagia lebih beruntung dari dirinya. Meski demikian, tali kasih itu ternyata tidak pernah terputus. Dengan merangkak pun dia siap, untuk mendatangi kediaman anaknya yang amat jauh, demi berkesempatan melihat wajah anaknya yang ceria, demi memastikan bahwa anaknya itu masih baik-baik saja.<span id="more-615"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan realitas itu seorang anak harus sedikit tahu diri. Ia sudah sepatutnya bekerja keras untuk dapat membahagiakan orang tuanya, terutama sang ibu, sebagaimana ibunya telah berusaha membahagiakannya. Seorang ibu mungkin tidak pernah mengharapkan apa-apa. Namun lubuk hatinya, teramat membutuhkan siraman kebahagiaan melalui tawa dan canda.</p>
<p style="text-align: justify;">â€œAbdulah bin Amru, suatu hari datang menemui Rasulullah <em>Shallallahu â€˜alaihi wasallam</em>. Isa berkata, â€˜<em>Duhai Rasulullah! Aku sangat ingin berhijrah bersamamu. Namun tadi, aku meninggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis. Apa yang harus kulakukan</em>â€™ Rasulullah <em>Shallallahu â€˜alaihi wasallam</em> bersabda,</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Pulanglah. Buatlah mereka tertawa, sebagaimana engkau telah membuatnya menangis</em>.â€ (Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahih-nya II: 63, Abu Dawud II: 17, Ibnu Majah II: 930, dan Ahmad I: 160)</p>
<p style="text-align: justify;">Berupayalah untuk membuat sang ibu tertawa bahagia. Umumnya, pekerjaan itu hanya membutuhkan secercah keikhlasan. Sepucuk surat yang memuat doa hangat, sapaan santun dan sedikit basa-basi menceritakan kabar-kabar terkini sang anak, sudah cukup untuk membuat ibu menyunggingkan senyuman,bahkan terkadang, memaksanya meneteskan airmata naru.</p>
<p style="text-align: justify;">Berupayalah untuk membuat sang ibu tertawa berbahagia. Bisa jadi, terkadang kita harus merelakan biaya cukup besar dikuras dari kantong kita, hanya untuk bisa berjumpa dengan sang ibu. Bahkan, waktu berjam-jam mungkin malah berhari-hari, harus kita habiskan di perjalanan menuju kediamannya. Tapi sadarlah, bahwa kebahagiaan sang ibu adalah kebahagiaan kita juga. Sebesar apapun biaya itu tetap tak ada nilainya, bila dibandingkan doa tulus yang keluar dari mulutnya, â€˜<em>Mudah-mudahan, kamu murah rezeki</em>.â€™</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Duhg,</em> dentuman keras seperti membelah jantung, saat kita sadar, bahwa doa itu keluar dari mulut wanita agung yang bukan lebih berkecukupan dibandingkan kita, yang selayaknya doa itu diperuntukkan bagi dirinya sendiri, atau justru keluar dari mulut kita untuk si ibu yang terkasih. Tapi, tampaknya luapan kasihnya yang tidak terbentung, membuatnya mampu untuk lebnih enteng mengucapkan doa mulia tersebut, ketimbang kitaâ€¦</p>
<p style="text-align: justify;">Berupayalah untuk membuat sang ibu tersenyum bahagia. Di hari-hari tua itu mereka akan sangat membutuhkan hiburan kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Surat untuk Ibu:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Assalamuâ€™alaikum warahmatullahi wabarakatuh</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ibunda. Maafkan kami, bila kurang mengisi hari-harimu dengan tawa.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Maafkan kami, bila kurang mampu membuatmu berbahagia.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Bahkan kami pun tahu, banyak tindakan dan ucapan kami yang telah membuat hatimu terluka. Demi Allah, kami menyesali semua itu. Tertawalah bunda, agar hari-hari kami pun menjadi semakin ceria..</em></p>
<p style="text-align: justify;">[Disarikan dari buku <strong>Sutra Kasih Ibunda</strong> karya <em>Ustadz Abu Umar Basyir</em>]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>via </em><a href="http://salafiyunpad.wordpress.com/2009/04/21/buatlah-bunda-tertawa/">SalafyUnpad</a></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2009/07/18/wahai-bundaku-tersenyumlah/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2009/07/18/wahai-bundaku-tersenyumlah/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2009/07/18/wahai-bundaku-tersenyumlah/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/18/wahai-bundaku-tersenyumlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fosil Batre Baghdad 2000 Tahun</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 09:24:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Critone Simbah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[arkeolog]]></category>
		<category><![CDATA[arkeologi penggalian fosil]]></category>
		<category><![CDATA[artifak]]></category>
		<category><![CDATA[elektrolisis]]></category>
		<category><![CDATA[induksi elektromagnetik]]></category>
		<category><![CDATA[kuno]]></category>
		<category><![CDATA[maupun]]></category>
		<category><![CDATA[michael faraday]]></category>
		<category><![CDATA[penemu batu baterai volta]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan elektrik]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/</guid>
		<description><![CDATA[Bagdad Batery merupakan salah satu artifak kuno yang paling membingungkan para ilmuan maupun arkeolog. Pada tahun 1930 silam, pada sebidang makam kuno di luar Bagdad (Khujut Rabula), beberapa arkeolog yang melakukan penggalian disana menemukan sebuah artifak yang diduga merupakan satu set baterai kimia yang usianya telah mencapai 2000 tahun lebih! Arifak aneh tersebut terdiri atas sebuah silinder tembaga, batang besi serta aspal yang disusun sedemikian rupa dalam sebuah jambangan kecil (tinggi 14 cm, diameter 8 cm) yang terbuat dari tanah liat .Setelah para ahli merekaulang memang benar didapati bahwa artifak tsb merupakan sebuah baterai elektrik kuno! Para peneliti berhasil memperoleh 1.5 voltmeter dari artifak batu baterai elektrik tsb, yang bekerja nonstop selama 18 hari dengan cara memasukkan cairan asam kedalam jambangannya. Usia artifak baterai kuno ini diperkirakan berkisar 2.000 &#8211; 5.000 tahun, jauh sebelum Alessandro Volta (Italia) membuat baterai pertama kali pada tahun 1800 serta Michael Faraday (Inggris) menemukan induksi elektromagnetik dan hukum elektrolisis pada 1831 yang jarak penemuannya hingga kini mencapai sekitar 200 tahun lebih. Temuan ini tentunya dapat merubah pandangan manusia masa kini akan kemajuan teknologi yang telah dicapai oleh peradaban manusia masa lalu.Nampaknya,aktifitas elektrik telah dikenal oleh manusia pada masa-masa itu. Tidak hanya bagdad battery saja yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="bbagcut.jpg" class="imagelink" href="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/12/bbagcut.jpg"><img align="left" alt="bbagcut.jpg" id="image552" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/12/bbagcut.thumbnail.jpg" /></a> Bagdad Batery merupakan salah satu artifak kuno yang paling membingungkan para ilmuan maupun arkeolog. Pada tahun 1930 silam, pada sebidang makam kuno di luar Bagdad (Khujut Rabula), beberapa arkeolog<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang melakukan penggalian disana menemukan sebuah artifak<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang diduga merupakan satu set baterai kimia<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang usianya telah mencapai 2000 tahun lebih!</p>
<p>Arifak aneh tersebut terdiri atas sebuah silinder tembaga, batang besi serta aspal<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang disusun sedemikian rupa dalam sebuah jambangan kecil (tinggi 14 cm, diameter 8 cm)<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang terbuat dari tanah liat .Setelah para ahli merekaulang memang benar didapati bahwa artifak tsb merupakan sebuah baterai elektrik kuno!<span id="more-554"></span></p>
<p><span /> Para peneliti berhasil memperoleh 1.5 voltmeter dari artifak batu baterai elektrik tsb,<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang bekerja nonstop selama 18 hari dengan cara memasukkan cairan asam kedalam jambangannya.</p>
<div style="text-align: center"><img alt="bbag.gif" id="image553" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/12/bbag.gif" /></div>
<p><span /> Usia artifak baterai kuno ini diperkirakan berkisar 2.000 &#8211; 5.000 tahun, jauh sebelum Alessandro Volta (Italia) membuat baterai pertama kali pada tahun 1800 serta Michael Faraday (Inggris) menemukan induksi elektromagnetik dan hukum elektrolisis pada 1831<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang jarak penemuannya hingga kini mencapai sekitar 200 tahun lebih.</p>
<p>Temuan ini tentunya dapat merubah pandangan manusia masa kini akan kemajuan teknologi<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang telah dicapai oleh peradaban manusia masa lalu.Nampaknya,aktifitas elektrik telah dikenal oleh manusia pada masa-masa itu.</p>
<div style="text-align: center"><img alt="bbagcut.jpg" id="image552" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/12/bbagcut.jpg" /></div>
<p><span /> Tidak hanya bagdad battery saja<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang menarik perhatian para ilmuan maupun arkeolog di seluruh dunia,namun terdapat beberapa artifak serupa<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang diduga juga sebagai peralatan elektrik masa silam,seperti Dendeera Lamps, Assyrian Seal, maupun The coffin of Henettawy. Sebenarnya Dendeera lamps ini merupakan sebuah relief disebuah temple di Mesir<br />
<input type="hidden" name="IL_MARKER" />yang menggambarkan seorang Pharaoh sedang menggenggam sebuah benda mirip dengan bola lampu lengkap dengan penggambaran kabel beserta catu dayanya.</p>
<p><span /><!-- / message -->link terkait : <a href="http://www.unmuseum.org/bbattery.htm">http://www.unmuseum.org/bbattery.htm</a> 			 			 			 				<!-- sig --></p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/12/02/fosil-batre-baghdad-2000-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang Tidak Bahagia Lebih Lama Nonton TV</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 07:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[1Woro Woro]]></category>
		<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[antara news]]></category>
		<category><![CDATA[cari teman]]></category>
		<category><![CDATA[general social survey]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[john p robinson]]></category>
		<category><![CDATA[menonton]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[social indicators research]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/</guid>
		<description><![CDATA[College Park, (ANTARA News) &#8211; Orang tidak bahagia makin banyak menonton TV sedangkan yang &#8220;sangat bahagia&#8221; akan banyak menghabiskan waktu dengan membaca dan bergaul. Menurut para peneliti di University of Maryland, menghabiskan waktu dengan menonton televisi akan membantu menyenangkan penonton tapi hanya sesaat dan tidak banyak dampak positifnya untuk jangka panjang.Studi yang dilakukan para sosiolog itu akan dimuat di jurnal &#8220;Social Indicators Research&#8221; edisi Desember. Kesimpulan studi tersebut adalah hasil dari analisa terhadap penelitian-penelitian pemanfaatan waktu berdasarkan data nasional sepanjang 30 tahun. Studi itu juga melanjutkan hasil survai serangkaian sikap sosial. &#8220;Untuk jangka panjang, TV tampaknya tidak bisa memuaskan orang dibandingkan membaca atau bermasyarakat,&#8221; kata sosiolog Universitas Maryland, John P. Robinson. Robinson adalah salah satu penyusun penelitian itu dan perintis berbagai penelitian pemanfaatan waktu. &#8220;TV itu lebih pasif dan bisa jadi pelarian &#8211; khususnya pada saat beritanya sedang tidak menyenangkan sebagaimana keadaan ekonomi. Data menyarankan kita bahwa kebiasaan menonton TV bisa memberi kesenangan sesaat tapi merugikan untuk jangka panjang.&#8221; Berdasarkan data survai pemanfaatan waktu, Robinson memperkirakan orang akan semakin banyak menonton TV seiring ekonomi kian memburuk.Dalam &#8220;General Social Survey&#8221; para peneliti mendapati bahwa orang yang menggambarkan dirinya sangat bahagia adalah mereka yang aktif bermasyarakat, banyak beribadah, dan banyak membaca koran. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>College Park, (ANTARA News) &#8211; Orang tidak bahagia makin banyak menonton TV sedangkan yang &#8220;sangat bahagia&#8221; akan banyak menghabiskan waktu dengan membaca dan bergaul. Menurut para peneliti di University of Maryland, menghabiskan waktu dengan menonton televisi akan membantu menyenangkan penonton tapi hanya sesaat dan tidak banyak dampak positifnya untuk jangka panjang.Studi yang dilakukan para sosiolog itu akan dimuat di jurnal &#8220;Social Indicators Research&#8221; edisi Desember.<span id="more-551"></span></p>
<p>Kesimpulan studi tersebut adalah hasil dari analisa terhadap penelitian-penelitian pemanfaatan waktu berdasarkan data nasional sepanjang 30 tahun. Studi itu juga melanjutkan hasil survai serangkaian sikap sosial.</p>
<p>&#8220;Untuk jangka panjang, TV tampaknya tidak bisa memuaskan orang dibandingkan membaca atau bermasyarakat,&#8221; kata sosiolog Universitas Maryland, John P. Robinson.</p>
<p>Robinson adalah salah satu penyusun penelitian itu dan perintis berbagai penelitian pemanfaatan waktu.</p>
<p>&#8220;TV itu lebih pasif dan bisa jadi pelarian &#8211; khususnya pada saat beritanya sedang tidak menyenangkan sebagaimana keadaan ekonomi. Data menyarankan kita bahwa kebiasaan menonton TV bisa memberi kesenangan sesaat tapi merugikan untuk jangka panjang.&#8221;</p>
<p>Berdasarkan data survai pemanfaatan waktu, Robinson memperkirakan orang akan semakin banyak menonton TV seiring ekonomi kian memburuk.Dalam &#8220;General Social Survey&#8221; para peneliti mendapati bahwa orang yang menggambarkan dirinya sangat bahagia adalah mereka yang aktif bermasyarakat, banyak beribadah, dan banyak membaca koran. Sebaliknya, orang yang tidak bahagia lebih banyak menonton TV di saat senggang.</p>
<p>Menurut penelitian tersebut, orang yang tidak bahagia 20 persen lebih banyak menonton televisi dibandingkan orang yang sangat bahagia. Menurut data tersebut, TV dipandang sebagai sesuatu yang &#8220;gampang&#8221;, untuk menikmatinya tidak perlu beranjak, berdandan, cari teman, merencanakan terlebih dulu, mengeluarkan energi, dikerjakan dahulu, atau keluar uang.</p>
<p>&#8220;Anda jadi mengerti alasan orang Amerika menghabiskan lebih dari setengah waktu senggang mereka untuk menonton televisi,&#8221; kata para peneliti tersebut.</p>
<p>Kesimpulan lainnya adalah menonton televisi mirip dengan ketagihan. &#8220;Orang yang paling gampang ketagihan adalah yang cenderung punya masalah pribadi maupun dalam bermasyarakat.&#8221;(*)</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/11/22/orang-tidak-bahagia-lebih-lama-nonton-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TIPS CARA MENGISI BENSIN</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 05:08:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[anda]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[bensin]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[penyimpanan]]></category>
		<category><![CDATA[perminyakan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat jet]]></category>
		<category><![CDATA[Semakin]]></category>
		<category><![CDATA[tanki]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/</guid>
		<description><![CDATA[BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGANÂ Â BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAHÂ Â MASIH DINGIN. Hampir semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hariâ€¦â€¦..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur. SALAH SATU YANG PALING PENTING ADALAH ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH. Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. YANG PERLU DIINGAT LAGI, JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li><span class="e" id="q_11d508ad489005b3_0">BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGANÂ Â BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAHÂ Â MASIH DINGIN.</span></li>
</ul>
<p><span class="e" id="q_11d508ad489005b3_0">Hampir semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hariâ€¦â€¦..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.<span id="more-549"></span></p>
<p>Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.</span></p>
<ul>
<li><span class="e" id="q_11d508ad489005b3_0">SALAH SATU YANG PALING PENTING ADALAH ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.</span></li>
</ul>
<p><span class="e" id="q_11d508ad489005b3_0">Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di<br />
bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.</span></p>
<ul>
<li><span class="e" id="q_11d508ad489005b3_0">YANG PERLU DIINGAT LAGI, JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN</span></li>
</ul>
<p><span class="e" id="q_11d508ad489005b3_0">Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.<br />
</span><br />
Sumber: spaceku.com</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/11/06/tips-cara-mengisi-bensin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memeluk Islam Setelah Chatting</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 23:45:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[islam scientifik]]></category>
		<category><![CDATA[masuk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/</guid>
		<description><![CDATA[Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun. Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari penganut tradisional. â€œAku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,â€ tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia seakan â€putusâ€ kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak punya teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia justru mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com. Kenal Islam lewat internet Imageâ€œBelakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah bisa kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama,â€ imbuhnya. Bahkan, e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang beragama Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari Islam. â€œAku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar info tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai. Begitupun aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika kudengar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="Messenger_yahoo.png" id="image522" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/07/Messenger_yahoo.thumbnail.png" /><br />
Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun. Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari penganut tradisional.</p>
<p><span id="more-521"></span></p>
<p>â€œAku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,â€ tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia seakan â€putusâ€ kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak punya teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia justru mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com.</p>
<p>Kenal Islam lewat internet</p>
<p>Imageâ€œBelakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah bisa kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama,â€ imbuhnya. Bahkan, e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang beragama Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari Islam.</p>
<p>â€œAku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar info tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai. Begitupun aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika kudengar ada serangan teroris, sama seperti yang lainnya, aku menuding Islam itu ekstrem.â€ aku Musa. Beruntungnya ia punya kenalan online beragama Islam. â€œDialah yang telah membuka pintu Islam kepadaku.â€</p>
<p>Alhasil ia justru jadi banyak bertanya pada dirinya sendiri. Apakah agama Islam mengajarkan hal itu (membunuh orang tak berdosa)? Katanya Nabi Muhammad adalah seorang pejuang besar dan tidak pernah membunuh orang tak berdosa.</p>
<p>â€œDari diskusi itu aku yakin Islam juga mengajarkan respek, damai, dan toleransi. Tidak pernah disebutkan untuk membunuh orang selain Islam. Dalam Al-Quran ada satu pelajaran yang sangat berharga dan dalam maknanya:â€Membunuh seseorang, sama dengan merusak seluruh dunia.â€ Musa menyitir sebuah ayat Al-Quran.</p>
<p>Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. (Al-Ma&#8217;idah:32)</p>
<p>Setelah yakin Islam bukan agama perang, Musa memutuskan untuk mempelajari Islam lebih mendalam. Ia justru menemukan keragu-raguan dalam agamanya sendiri.</p>
<p>â€œEntah mengapa pandanganku sangat cocok dengan pandangan Islam. Aku bahkan menduga Kitab Perjanjian Lama, misalnya, telah banyak diubah. Diubah semata-mata untuk kepentingan materi.â€</p>
<p>â€œHal menarik lainnya yang membawaku makin condong ke Islam adalah kebenaran ilmiah (scientific truth) yang ada dalam Al-Quran. Kandungan ilmiah Al-Quran luar biasa. Misal Quran menceritakan bagaimana kejadian manusia yang berawal dari sperma manusia. Asal mula kehifupan manusia sebagaimana diceritakan dalam Al-Quran itu jauh sebelum ilmu pengetahuan ditemukan,â€ tukas Musa mantap.</p>
<p>â€œAl-Quran juga menyatakan bagaimana gunung-gunung dibentuk dan berbicara tentang lapisan atmosfir! Ini semuanya hanya beberapa dari begitu banyaknya penemuan-penemuan ilmiah, yang telah ada dalam Al-Quran 1400-an tahun yang lalu jauh sebelum penemuan-penemuan ilmu pengetahuan saat ini. Inilah salah satu kunci atau faktor yang menghantarku menemukan kebenaran dalam kehidupan,â€ lanjutnya bersemangat.</p>
<p>Musa menambahkan ada banyak website (situs) yang sangat bias dalam mengartikan ayat-ayat tertentu. Misalnya ayat-ayat tentang â€œperangâ€. Dikatakannya, kebanyakan situs-situs itu mengambil frase â€œperangâ€tersebut untuk membuat opini bahwa Islam agama suka perang.</p>
<p>â€œPadahal tidak demikian. Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari salama yang bermakna â€œdamai atau selamatâ€. Aku sangat yakin Islam agama damai.â€</p>
<p>Tidak berani tinggalkan shalat</p>
<p>Menilik usianya yang masih sangat muda dan tinggal di lingkungan kaum Yahudi, Musa menghadapi banyak tantangan. Terutama dari keluarganya.</p>
<p>â€œSungguh sangat sulit bagi mereka jika tahu aku telah berganti keyakinan. Jujur saja, keluarga dan sanak famili semua sayang padaku. Apa reaksi mereka kala mengetahui anak laki-laki kesayangannya telah masuk Islam? Karena itu, sementara waktu aku tak bisa leluasa memperlihatkan kehidupan Islam secara sempurna dalam kehidupan harian. Namun aku bersyukur kepada Allah, diberikan kekuatan hingga tetap bisa menunaikan shalat lima waktu dengan lancar. Khusus shalat saya berjuang untuk tidak meninggalkannya,â€ tutur Musa.</p>
<p>Menariknya, tatacara amal ibadah dalam Islam, semisal shalat dipelajarinya melalui chatting dengan rekan muslim dan juga browsing di internet.</p>
<p>â€œPaling kurang aku bisa tetap memelihara keyakinan pada Allah. Beberapa hal lain, secara fisik, lumayan sulit mengekspresikannya di khalayak ramai.â€</p>
<p>Musa belum berani memberitahukan kepada kedua orangtuanya bahwa sudah memeluk Islam. Karena itu pula ia belum berani keluar rumah guna mendatangi mesjid untuk shalat. Seperti disebutkan di atas, tempat tinggalnya adalah kawasan Yahudi Orthodoks dan mesjid yang ada letaknya pun sangat jauh dengan rumahnya.</p>
<p>Karena usia yang masih sangat belia, Musa terkadang sulit mengendalikan emosinya. Misal kala berdebat sesuatu tentang Muslim, katakanlah tentang Timur Tengah, hatinya jadi mudah meletup.</p>
<p>â€œSaat diskusi seluruh anggota keluarga sudah pasti mendukung Israel. Mereka tidak tahu bagaimana kenyataan yang sebenarnya. Seperti bangsa Palestina, saya pikir seharusnya mereka memperlakukan rakyat disana secara baik. Ketika keluargaku bicara tentang situasi di sana, terutama saat mereka menyebut-nyebut â€œTanah suci bangsa Yahudiâ€ atau â€œTanah Impianâ€, entah kenapa hatiku menolaknya dan bahkan ada rasa marah. Saya jadi gampang tersinggung.â€ aku Musa panjang lebar.</p>
<p>Sulitnya bersyahadah di khalayak ramai</p>
<p>â€œAku belum mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan syahadah dengan disaksikan khalayak ramai. Meskipun begitu aku telah bersyahadah di hadapan yang Maha Menyaksikan, yakni Allah SWT. Nanti ketika umurku sudah cukup dan dianggap dewasa untuk bepergian sendirian, maka aku berniat untuk melangkah ke mesjid, insya Allah. Hal terpenting saat ini adalah meningkatkan kualitas diri (iman),â€ ujarnya.</p>
<p>Diam-diam Musa bahkan mulai berdakwah dengan mengajak rekan-rekan sepermainannya untuk meninggalkan minum-minuman keras, nonton film porno, menjauhi obat-obatan terkarang dan juga menghilangkan kebiasaan mencuri. Namun tentu saja hal itu tidaklah mudah. Musa mencoba semampu yang ia bisa.</p>
<p>â€œSemuanya demi dan untuk Allah. Aku berharap sepanjang waktu yang ada bisa mengerjakan apa yang Allah maui dari hamba-Nya.â€</p>
<p>Musa, uniknya, tidak mau disebut telah menemukan Islam atau masuk Islam ataupun telah mendapatkan cahaya terang selepas berada dalam kegelapan. Akan tetapi ia ingin dikatakan telah kembali kepada Islam. Semoga Allah menuntunnya kepada jalan yang benar sebagaimana Allah telah tuntun kita semua. Amiin.</p>
<p>Dianggap sudah mati</p>
<p>Peristiwa masuk Islamnya kalangan Yahudi memang sering bikin heboh. Kebanyakan komunitas dan terlebih keluarga si muallaf tidak bisa menerima hal itu. Seperti peristiwa kaburnya seorang gadis Yahudi baru-baru ini di Yaman. Terakhir diketahui sang gadis telah memeluk Islam. Kabarnya di sana peristiwa seperti itu telah puluhan kali terjadi. Untuk kasus seperti itu, maka pihak keluarga si muallaf Yahudi melakukan upacara kematian dan menganggap salah satu anggota keluarganya telah mati, karena keluar dari agama Yahudi.</p>
<p>Maryam Jamilah, penulis buku Islam terkenal dan seorang muallaf Yahudi Amerika yang masuk Islam tahun 1961, pernah mengalami masa-masa sulit selepas berganti keyakinan. Diceritakan kala itu ia dianggap sudah tidak ada lagi oleh anggota keluarganya.</p>
<p>â€œKeluarga saya menyusun opini bahwa saya sudah keluar (dari Yahudi). Saya diperingatkan, dengan memeluk Islam kehidupan saya akan sulit, Karena Islam bukan bagian dari Amerika. Dikatakan mereka, dengan ber-Islam maka saya akan diasingkan dari keluarga dan masyarakat,â€ kisah wanita yang punya nama asli Margaret Marcus itu sebagaimana disitir Islamreligion.</p>
<p>â€œJujur saja, pada masa itu saya belum begitu kuat menghadapi serangan dan tekanan seperti itu. Hingga jatuh sakit. Bahjan saya berencana berhenti dari kuliah. Selama dua tahun saya berada dalam perawatan medis khusus,â€ lanjutnya. Maryam mulai bersentuhan dengan Islam kala baru berumur sepuluh tahun. Satu ketika ia pernah berujar begini.</p>
<p>â€œDelapan tahun di sekolah dasar, lalu empat tahun di sekolah menengah dan satu tahun di akademi. Saya belajar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Latin dan Yunani, Aritmatika, Geometri, Aljabar, Biologi, Sejarah Eropa dan Amerika, Musik dan Seni, akan tetapi saya tidak pernah mengenal siapa Tuhan saya!â€ Begitulah. [zulkarnain jalil, kontributor www.hidayatullah.com di Aceh. Email \n zkarnain03@yahoo.comAlamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya ]</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/07/25/memeluk-islam-setelah-chatting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaji Alquran, Hasilkan â€™Banyugeniâ€™</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 15:43:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Techno]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diy hidrofuel]]></category>
		<category><![CDATA[hasil penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[kaji alqur'am]]></category>
		<category><![CDATA[kaji alqur'an]]></category>
		<category><![CDATA[minyak bumi]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian dan pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan banyugeni]]></category>
		<category><![CDATA[presiden sby]]></category>
		<category><![CDATA[ruf]]></category>
		<category><![CDATA[samawi]]></category>
		<category><![CDATA[umy]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/</guid>
		<description><![CDATA[BAHAN bakar air? Kedengarannya aneh. Maka wajar jika menimbulkan pertanyaan. Namun jika umat Islam memahami makna-makna yang terkandung di dalam Alquran, sebenarnya hal itu bukanlah sebuah kemustahilan. Seperti disebut Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori, berasal dari mencerna apa yang termaktub di dalam surat At-Thur (6) yang mengatakan perhatikan laut yang berapi, surat Al-Anbiyaâ€™ (30)&#8230;.. Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu hidup serta At-Takwir (6) â€Dan apabila laut dipanaskanâ€ inilah kehadiran bahan bakar air dimulai. â€Tentu dengan melakukan penelitian dan pengembangan yang cukup panjang. Saat ini telah diketemukan teknologi yang mampu memproduksi bahan bakar dengan bahan baku air (hidrofuel). Produk ini hasil penelitian UMY,â€ jelas Khoiruddin, Selasa (12/2). Tentu bukan tanpa alasan bagi UMY dengan kajian dan melakukan penelitian tersebut. Tak semata-mata beratnya beban pemerintah yang terus mengalami defisit anggaran dan tingginya subsidi pemerintah untuk BBM yang terus menanjak. Apalagi untuk tahun 2007 lalu, tambah Khoiruddin, sudah mencapai Rp 50,64 triliun. Ketika bahan bakar dari minyak bumi dan batubara bukan hanya makin sulit diperoleh namun menyisakan emisi gas yang berbahaya bagi kesehatan, pelbagai alternatif harus dilakukan. â€Fakta ini menimbulkan kesadaran peneliti UMY untuk melakukan eksplorasi terhadap sumber bahan bakar baru,â€ kata Khoiruddin didampingi Ketua BHK UMY, Achmad Maâ€™ruf SE MSi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img id="image462" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/02/air-water-bahan-bakar.jpg" alt="air-water-bahan-bakar.jpg" /></p>
<p>BAHAN bakar air? Kedengarannya aneh. Maka wajar jika menimbulkan pertanyaan. Namun jika umat Islam memahami makna-makna yang terkandung di dalam Alquran, sebenarnya hal itu bukanlah sebuah kemustahilan.<br />
Seperti disebut Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori, berasal dari mencerna apa yang termaktub di<br />
dalam surat At-Thur (6) yang mengatakan perhatikan laut yang berapi, surat Al-Anbiyaâ€™ (30)&#8230;.. Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu hidup serta At-Takwir (6) â€Dan apabila laut dipanaskanâ€ inilah kehadiran bahan bakar air dimulai. â€Tentu dengan melakukan penelitian dan pengembangan yang cukup panjang. Saat ini telah diketemukan teknologi yang mampu memproduksi bahan bakar dengan bahan baku air (hidrofuel). Produk ini hasil penelitian UMY,â€ jelas Khoiruddin, Selasa (12/2).<br />
<span id="more-463"></span></p>
<p>Tentu bukan tanpa alasan bagi UMY dengan kajian dan melakukan penelitian tersebut. Tak semata-mata beratnya beban pemerintah yang terus mengalami defisit anggaran dan tingginya subsidi pemerintah untuk BBM yang terus menanjak. Apalagi untuk tahun 2007 lalu, tambah Khoiruddin, sudah mencapai Rp 50,64 triliun.  Ketika bahan bakar dari minyak bumi dan batubara bukan hanya makin sulit diperoleh namun menyisakan emisi gas yang berbahaya bagi kesehatan, pelbagai alternatif harus dilakukan. â€Fakta ini menimbulkan kesadaran peneliti UMY untuk melakukan eksplorasi terhadap sumber bahan bakar baru,â€ kata Khoiruddin didampingi Ketua BHK UMY, Achmad Maâ€™ruf SE MSi.<br />
Rabu (13/2) hari ini, kehadiran banyugeni akan dikenalkan lewat soft-launching yang akan dihadiri Bupati Bantul Idham Samawi.</p>
<p>Banyugeni<br />
Perjalanan panjang yang dilakukan tim peneliti Drs Purwanto, Ir Bledug Kusuma Prasadja MT, Ir Tony K Haryadi MT, Ir Lilik Utari MS dan Dra Nike Triwahyuningsih MP ini kini menghadirkan hidrofuel. Dan ini sebenarnya, bisa menjadi jawab atas â€˜tantanganâ€™ Presiden SBY akan kehadiran bahan bakar air, beberapa waktu lalu.  â€Produk hidrofuel hasil penelitian UMY ini telah dipatenkan dengan nama banyugeni,â€ kata Maâ€™ruf.</p>
<p>Produk hidrofuel ini memiliki varian berupa hidro-kerosene (setara minyak tanah), hidro-diesel (setara solar), hidro-premium (setara bensin) dan hidro-avtur (setara bahan bakar jet). Ke depan, sebut Maâ€™ruf, akan dikembangkan produk lain yang memiliki keunggulan lebih dari varian yang ada saat ini. â€Produk ini sudah diuji PT CoreLab Indonesia, sebuah laboratorium internasional yang independen. Hasilnya, ke-4 varian banyugeni telah memenuhi standar Ditjen Migas,â€ tambah Maâ€™ruf.</p>
<p>Hasil ujicoba menunjukkan jika hidro-kerosene dapat langsung digunakan untuk menyalakan kompor minyak tanah, lampu minyak atau petromak. Hidro-diesel dapat langsung digunakan pada mesin diesel atau mobil dengan bahan bakar solar. Sementara, hidro-premium dapat langsung digunakan pada mobil, motor dan mesin berbahan bakar bensin serta pesawat aeromodeling. Sementara, hidro-avtur telah diujicobakan pula pada mesin berbahan bakar jet (jet-fuel), misal untuk pesawat aeromodeling.</p>
<p>Penelitian ini memang akan terus dikembangkan. Tidak hanya pada level laboratorium namun menurut Kepala BHK UMY juga level industri. â€Sehingga akan dapat memenuhi kebutuhan energi sektor transportasi, sektor industri dan sektor rumahtangga dengan harga murah,â€ kata Maâ€™ruf. Apalagi bahan bakar ini juga bisa dikatakan tidak merusak.</p>
<p>Seperti pengujian terhadap hidro-kerosene memperlihatkan bahwa bahan bakar rakyat tersebut selain tidak korosif, tidak beracun dan tidak beremisi bahkan tidak meninggalkan asap jelaga yang berlebihan. Seperti dalam pengujian untuk hidro-premium hasilnya menunjukkan sangat tidak korosif atau tidak menyebabkan karat, skala copper strip corrosion 1a. Juga tidak meninggalkan residu karena hanya 0,5%vol dari maksimal 2,0%vol yang diizinkan. â€Selain itu kandungan bahan pencemar dari emisi bahan bakar ini sangat rendah. Antara lain kandungan sulfur hanya 0,03%wt dari maksimal 0,05%wt yang diizinkan. Sedang kandungan timbale (Pb) hampir nol dari maksimal 0,013 yang diizinkan,â€ jelas Maâ€™ruf.</p>
<p>Maâ€™ruf dan juga Khoiruddin mengakui, implikasi  produk ini sangat luas. Pengurangan beban biaya produksi semua sektor dan secara langsung bisa menghemat anggaran untuk subsidi BBM. â€Yang paling penting, ini bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan kelompok apalagi golongan,â€ jelas Khoiruddin Bashori. (Fsy)-z<br />
sumber : http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=152402&#038;actmenu=35</p>
<div class="simple_likebuttons_container_small">
      <div class="simple_likebuttons_googleplus">
        <g:plusone size="medium" count="false" href="http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/"></g:plusone>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_twitter simple_likebuttons_twitter_s">
        <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-count="none" data-url="http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/" data-lang="en">Tweet</a>
      </div>
    
      <div class="simple_likebuttons_facebook">
        <div id="fb-root"></div>
        <script>(function(d, s, id) {
          var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
          if (d.getElementById(id)) {return;}
          js = d.createElement(s); js.id = id;
          js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
          fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
        }(document, "script", "facebook-jssdk"));</script>
        <div class="fb-like" data-href="http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/" data-send="false" data-layout="button_count" data-show-faces="false" data-width="90"></div>
      </div>
    </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2008/02/13/kaji-alquran-hasilkan-%e2%80%99banyugeni%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

