<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[mÂ²]  Sepi Ing Pamrih - Rame Ing gawe ! &#187; Hangat</title>
	<atom:link href="http://mbah-marijan.org/category/hangat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mbah-marijan.org</link>
	<description>Kliping Berita- Ngeblog - belajar bareng</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2009 01:52:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Ayat-Ayat Allah Swt dalam Gempa  Sumatera 17.16 ,17.58</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/10/06/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-sumatera-17-16-17-58/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/10/06/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-sumatera-17-16-17-58/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 08:30:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ayat ayat allah]]></category>
		<category><![CDATA[gemap sumatra]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[gempa sumbar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=657</guid>
		<description><![CDATA[Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52. Adalah ketetapan Allah Swt jika bencana ini bertepatan dengan beberapa momentum besar bangsa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border: 0px initial initial;" title="awan-allah2" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/10/awan-allah2.jpg" alt="awan-allah2" width="640" height="480" /></p>
<p>Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.</p>
<p><span id="more-657"></span></p>
<p>Adalah ketetapan Allah Swt jika bencana ini bertepatan dengan beberapa momentum besar bangsa Indonesia, dulu dan sekarang:</p>
<p><em>Pertama,</em> tanggal 1 Oktober merupakan hari pelantikan anggota DPR dan DPD periode 2009-2014 yang menuai kontroversi. Acara seremonial yang sebenarnya bisa dilaksanakan dengan amat sederhana itu ternyata memboroskan uang rakyat lebih dari 70 miliar rupiah. Hal ini dilakukan di tengah berbagai musibah yang mengguncang bangsa ini. Dan kenyataan ini membuktikan jika para pejabat itu tidak memiliki empati sama sekali terhadap nasib rakyat yang kian hari kian susah.</p>
<p>Bukan mustahil, banyak kaum <em>mustadh’afin</em> yang berdoa kepada Allah Swt agar menunjukkan kebesaran-Nya kepada para pejabat negara ini agar mau bersikap amanah dan tidak bertindak bagaikan segerombolan perampok terhadap uang umat.</p>
<p>Satu lagi, siapa pun yang berkunjung ke Gedung DPR di saat hari pelantikan tersebut akan mencium aroma kematian di mana-mana. Entah mengapa, pihak panitia begitu royal menyebar rangkaian bunga Melati di setiap sudut gedung tersebut. Bunga Melati memang bunga yang biasanya mengiringi acara-acara sakral di negeri ini, seperti pesta perkawinan dan sebagainya. Namun agaknya mereka lupa jika bunga Melati juga biasa dipakai dalam acara-acara berkabung atau kematian.</p>
<p><em>Kedua</em>, 44 tahun lalu, tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965 merupakan tonggak bersejarah bagi perjalanan bangsa dan negara ini. Pada tanggal itulah awal dari kejatuhan Soekarno dan berkuasanya Jenderal Suharto. Pergantian kekuasaan yang di Barat dikenal dengan sebutan <em>Coup de’ Etat</em> Jenderal Suharto ini, telah membunuh Indonesia yang mandiri dan revolusioner di zaman Soekarno, anti kepada neo kolonialisme dan neo imperialisme (Nekolim), menjadi Indonesia yang terjajah kembali. Suharto telah membawa kembali bangsa ini ke mulut para pelayan Dajjal, agen-agen Yahudi Internasional, yang berkumpul di Washington.</p>
<p><strong>Gempa dan Ayat-Ayat Allah Swt</strong></p>
<p>Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.</p>
<p>“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayatayat Allah Swt tersebut:</p>
<p>17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16):<em> “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”</em></p>
<p>17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): <em>“Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”</em></p>
<p>8.52 (QS. Al Anfaal: 52): <em>(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”</em></p>
<p>Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya. Ini tentu sangat menarik.</p>
<p>Gaya hidup bermewah-mewah seolah disimbolisasikan dengan acara pelantikan anggota DPR yang memang WAH. Kedurhakaan bisa jadi disimbolkan oleh tidak ditunaikannya amanah umat selama ini oleh para penguasa, namun juga tidak tertutup kemungkinan kedurhakaan kita sendiri yang masih banyak yang lalai dengan ayat-ayat Allah atau malah menjadikan agama Allah sekadar sebagai komoditas untuk meraih kehidupan duniawi dengan segala kelezatannya (yang sebenarnya menipu).</p>
<p>Dan yang terakhir, terkait dengan “Fir’aun dan para pengikutnya”, percaya atau tidak, para pemimpin dunia sekarang ini yang tergabung dalam kelompok Globalis (mencita-citakan<em> The New World Order</em>) seperti Dinasti Bush, Dinasti Rotschild, Dinasti Rockefeller, Dinasti Windsor, dan para tokoh Luciferian lainnya yang tergabung dalam Bilderberg Group, Bohemian Groove, Freemasonry, Trilateral Commission (ada lima tokoh Indonesia sebagai anggotanya), sesungguhnya masih memiliki ikatan darah dengan Firaun Mesir (!).</p>
<p>David Icke yang dengan tekun selama bertahun-tahun menelisik garis darah Firaun ke masa sekarang, dalam bukunya “The Biggest Secret”, menemukan bukti jika darah Firaun memang menaliri tokoh-tokoh Luciferian sekarang ini seperti yang telah disebutkan di atas. Bagi yang ingin menelusuri gais darah Fir’aun tersebut hingga ke Dinasti Bush, silakan cari di <em><a title='Original Link: http://www.davidicke.com/'  href="http://mbah-marijan.org/?MzW_0kNo">www.davidicke.com</a></em> (Piso-Bush Genealogy), dan ada pula di New England Historical Genealogy Society.</p>
<p><em>Nah</em>, bukan rahasia lagi jika sekarang Indonesia berada di bawah cengkeraman kaum NeoLib. Kelompok ini satu kubu dengan IMF, World Bank, Trilateral Commission, Round Table, dan kelompok-kelompok elit dunia lainnya yang bekerja menciptakan The New World Order. Padahal jelas-jelas, kubu The New World Order memiliki garis darah dengan Firaun. Kelompok Globalis-Luciferian inilah yang mungkin dimaksudkan Allah Swt dalam QS. Al Anfaal ayat 52 di atas. Dan bagi pendukung pasangan ini, mungkin bisa disebut sebagai <em>“…pengikut-pengikutnya.”</em></p>
<p>Dengan adanya berbagai “kebetulan” yang Allah Swt sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah Swt jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah Swt itu akan mengubah kita semua agar lebih taat pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Atau malah kita semua sama sekali tidak perduli, bahkan menertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraiys menertawakan dakwah Rasulullah Saw? Semua berpulang kepada diri kita masing-masing. <em>Wallahu’alam bishawab</em>. (Ridyasmara) <a title='Original Link: http://eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-di-sumatera.htm'  href="http://mbah-marijan.org/?N2rvNlmC" target="_blank">SUmber</a></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=657&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/10/06/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-sumatera-17-16-17-58/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerhana Bentuk Kubah Masjid</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/23/gerhana-bentuk-kubah-masjid/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/23/gerhana-bentuk-kubah-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 07:33:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[mirip kubah]]></category>
		<category><![CDATA[mirip kubah masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[INILAH.COM, Jakarta â€“ Foto yang dikeluarkan oleh kantor berita China Xinhua menunjukkan gerhana matahari total di China membentuk kubah masjid. Foto itu diambil di wilayah Ningxia Hui. Gerhana matahari telah menyebabkan ilmuwan, mahasiswa dan pengamat alam berkumpul di ruang terbuka di China untuk mengabadikan momen langka itu. Menurut tradisi China, gerhana matahari karena sang surya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div><strong><img class="alignnone size-full wp-image-644" title="China Eclipse" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/07/5abffed14029bca1b8d0f751762c.jpeg" alt="China Eclipse" width="300" height="428" /></strong></div>
<div></div>
<div><strong>INILAH.COM, Jakarta â€“ Foto yang dikeluarkan oleh kantor berita China Xinhua menunjukkan gerhana matahari total di China membentuk kubah masjid. Foto itu diambil di wilayah Ningxia Hui.</strong></div>
</div>
<p>Gerhana matahari telah menyebabkan ilmuwan, mahasiswa dan pengamat alam berkumpul di ruang terbuka di China untuk mengabadikan momen langka itu.</p>
<p><span id="more-643"></span></p>
<p>Menurut tradisi China, gerhana matahari karena sang surya dimakan oleh anjing surga. Supaya matahari tidak lenyap, masyarakat China membuat suara gaduh untuk mengusir anjing itu dan menyelamatkan matahari, kata Bill Yeung, presiden Hong Kong Astronomical Society.</p>
<p>â€œDalam cerita China kuno, kami memiliki cerita sama dengan di India di mana gerhana matahari bukan sesuatu yang baik,â€ katanya.</p>
<p>Kota Shanghai di China disebut sebagai tempat terbaik untuk melihat gerhana matahari. Tak pelak turis dari seluruh penjuru dunia datang untuk melihat fenomena itu, di mana korona matahari yang merupakan atmosfer terluar matahari menjadi kelihatan.</p>
<p>â€œKamu tidak akan bisa mencari kata yang tepat untuk mengungkapkannya,â€ kata Charles Fulco guru astronomi di New York seperti dikutip CNN. â€œKamu akan ketagihan dan ingin melihat lagiâ€.[ito]</p>
<p>sumber :<a title='Original Link: http://inilah.com'  href="http://mbah-marijan.org/?jyolXshU" target="_self"> inilah.com</a></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=643&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/23/gerhana-bentuk-kubah-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efek Domino Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 14:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[bom]]></category>
		<category><![CDATA[JW. Marriot dan Ritz Carlton]]></category>
		<category><![CDATA[kpu]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu damai 2009]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sby]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Tepat hari Jumâ€™at. Hari, di mana umat Islam biasanya akan melaksanakan shalat Jumâ€™at, dan hari itu selalu mempunyai konotasi dengan umat Islam. Tiba-tiba terjadi ledakan di dua hotel bertarap internasional, yaitu JW. Marriot dan Ritz Carlton, kedua hotel itu pusatnya di AS. Tentu, yang menjadi teka-teki, bagaimana &#8216;teroris&#8217; dapat masuk di hotel itu, yang memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-631 alignleft" title="bom_mariot" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/07/bom_mariot-150x150.jpg" alt="bom_mariot" width="150" height="150" />Tepat hari Jumâ€™at. Hari, di mana umat Islam biasanya akan melaksanakan shalat Jumâ€™at, dan hari itu selalu mempunyai konotasi dengan umat Islam. Tiba-tiba terjadi ledakan di dua hotel bertarap internasional, yaitu JW. Marriot dan Ritz Carlton, kedua hotel itu pusatnya di AS.</p>
<p>Tentu, yang menjadi teka-teki, bagaimana &#8216;teroris&#8217; dapat masuk di hotel itu, yang memiliki sistem penjagaan dan keamanan yang sangat ketat, dan berlapis-lapis. Bahkan, JW. Marriot sudah pernah mengalami pengeboman sebelumnya, tapi masih bisa &#8216;ditembus&#8217; oleh para pengebom teroris?</p>
<p><span id="more-630"></span></p>
<p>Ledakan ini momentumnya usai pemilihan presiden, yang sekarang belum selesai penghitungannya oleh KPU. Tentu, ledakan di JW.Marriot dan Ritz Carlton ini membuyarkan perhatian masyarakat yang ingin mendapatkan hasil akhir penghitungan KPU, dan peristiwa ini akan mempunyai efek domino.</p>
<p>Ada dua peristiwa penting akhir-akhir ini, yang menjadi pusat perhatian masyarakt luas, dan ingin mendapat kejelasan. Pertama, masyarakat ingin mendapat hasil akhir tentang penghitungan suara pilpres. KPU sampai hari ini belum dapat memberikan hasil yang sifatnya final, khususnya tentang hasil penghitungan suara pilpres.Persoalan pemilihan umum kali ini, betul-betul menjadi salah satu persoalan yang sangat serius, karena mempunyai implikasi terhadap legitimasi sistem demokrasi.</p>
<p>Karena, diawali dengan adanya ketidak beresan alias â€˜amburadulnyaâ€™ daftar pemilih tetap (DPT), yang sampai menjelang pemilu, belum berhasil diperbaiki. Meskipun, ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang berdasarkan keputusan MK itu, dibolehkan warga negara dengan menggunakan KTP dan Paspor untuk memilih, dan itupun sudah sangat terlambat, karena hanya satu hari menjelang pemilihan presiden. Sehingga, keputusan MK itu, tidak banyak mempengaruhi bagi para pemilih yang akan menggunakan haknya.</p>
<p>Memang, dari hasil â€˜quick countâ€™ lembaga-lembag survei dan KPU, semuanya menempatkan pasangan SBY-BoedionoÂ  mendapatkan dukungan suara mayoritas. LSI pasangan SBY-Boediono 60,85 persen, sedangkan LRI 61.11 persen, dan KPU 61.66 persen. Sedangkan pasangan Mega-Prabowo dari LSI 26,56 persen, LRI 27,02 persen, dan KPU 28, 57 persen. Kemudian, pasangan JK-Win dari LSI 12,59 persen, LRI 11,87 persen, dan KPU 9,77 persen. Dari hasil sementara itu, sudah dapat dipastikan, pilpres ini akan hanya berlangsung satu putaran. Seperti, skenario sebelumnya yang menggunakan berbagai gerakan yang disebut â€˜gerakan satu putaranâ€™, dan mengiklankan diberbagai media, dan sekarang dibuktikan oleh lembaga survei dan KPU.</p>
<p>Tapi, dari sumber lainnya, yang sekarang juga menjadi perhatian masyarakat, yaitu hasil dari IFES, yang sudah dipublikasikan berbagai media, menyebutkan hasil pilpres 2009 ini, pasangan SBY-Boediono mendapat 47, 32 persen, pasangan Mega-Prabowo mendapat 32.15 persen, sedang pasangan JK-Win mendapat 20, 53 persen. Maka, kalau benar hasil penghitungan yang dilakukan IFES ini, sejatinya pemilu harus berlangsung dua putaran. Rakyat menginginkan siapapun yang menjadi pemenangnya, tidak masalah,tapi asas pemilihan yang jujur, adil, bebas, dan rahasia, haruslah menjadi pegangan utama semua yang terlibat dalam proses politik ini. (Detik News, 15/7/2008)</p>
<p>Belakangan ini, perhatian masyarakat juga tertuju kepada KPK, di mana dari pernyataan berbagai tokoh penggiat dibidang kemasyarakatan, mempunyai kecurigaan bahwa KPK eksistensinya akan â€˜dihabisiâ€™, karena KPK ini telah banyak memakan korban. Banyak pejabat dan keluarga pejabat, yang masuk â€˜buiâ€™ akibat perbuatan mereka, melakukan â€˜korupsiâ€™ alias mencuri uang rakyat, yang jumlahnya sangat besar. Nampaknya, banyak kalangan yang tidak siap menerima keberadaan KPK sekarang ini, yang terus memakan korban, terutama mereka yang terlibat dalam pencurian uang negara.</p>
<p>Maka, sekarang ini muncul gerakan dari berbagai tokoh dan kalangan LSM, yang melakukan pembelaan terhadap eksistensi KPK, yang belakangan ini menghadapi persoalan sulit,sejak ketuanya Antasari Azhar, ditahan, akibat peristiwa pembunuhan Nazaruddin Syamsudin beberapa waktu yang lalu. Tapi, yang pasti, undang-undang Tipikor, sampai hari ini belum selesai, dan masa bakti DPR periode 2004-2009, sudah akan habis. Jika undang-undang Tipikor ini tidak selesai dibahas, KPK akan menjadi macan â€˜ompongâ€™, dan tidak bergigi lagi.</p>
<p>Ditengah-tengah situasi yang belum pasti dan tidak menentu sebagai akibat hasil pilpres, dan mencuatnya soal KPK belakangan ini, terjadi ledakanÂ  bom di hotel JW.Marriot dan Ritz Carlton, yang menghentakkan kesadaran dan perhatian masyarakat, dan sekarang mengalihkan seluruh perhatian masyarakat ke arah peristiwa pemboman di dua tempat itu.</p>
<p>Lalu, Presiden SBY di Istana Merdeka, Jumâ€™at, pukul 14.31, memberikan keterangan pers, yang menyatakan: â€œAda kegiatan kelompok teroris yang melatih menembak dengan foto SBY jadi sasaranâ€, kata SBY. Lebih lanjut, SBY menunjukkan sebuah foto dan tampak dua orang memaki seragam dan topeng hitam tengah membidikkan senjata kearah foto dia. â€œIni untuk pertama kalinya saya pertunjukkan foto-foto ituâ€, tambah SBY. â€œIni laporan intelijen, bukan fitnah bukan isu. Ada rekaman videonya, ada fotonya. Saya mendapatkan laporan beberapa saat laluâ€, tambahnya pula. Dan, masalah teroris akan menjadi topik berita dan menghiasi halaman-halaman depan media. Tidak lagi masalah-masalah politik, dan pasti akan ada yangÂ  menjadi &#8216;tersangka&#8217;,dan sebagai pelaku maupun dalangnya.</p>
<p>Dengan peristiwa yang terjadi di Hotel JW.Marriot dan Ritz Carlton ini, pasti akan menutup semua perdebatan tentang hasil pemilu, yang sampai hari iniÂ  belum â€˜clearâ€™, termasuk belum adanya pengakuan dari fihak Mega-Prabowo. Peristiwa pilpres dan KPK yang belakangan ini, banyak mendapatkan perhatian masyarakat, dan pasti akan terkubur dengan peristiwa â€˜bomâ€™ yang meledak di dua tempat itu. Dan, yang tinggal nantinya hanya kata : â€˜Lanjutkanâ€™, untuk Pak SBY. Apalagi, Presiden AS, Barack Obama sudah memberikan ucapan selamat kepada Presiden SBY atas kemenangannya dalam pemilihan presiden kali ini. <a title='Original Link: http://eramuslim.com/editorial/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton.htm'  href="http://mbah-marijan.org/?Gq4K9fbC">Wallahu â€˜alam.</a></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=630&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/20/efek-domino-bom-di-jw-marriot-dan-ritz-carlton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dapatkah Capres Melaksanakan Amanah Umat Islam?</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 09:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[bambang yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[bambang yudoyono]]></category>
		<category><![CDATA[BKMT (Badan Kontak Majelis Taâ€™lim)]]></category>
		<category><![CDATA[jk-wiranto]]></category>
		<category><![CDATA[jkwin]]></category>
		<category><![CDATA[jkwiranto]]></category>
		<category><![CDATA[KH.Abdurrachman al-Habsy]]></category>
		<category><![CDATA[KH.Hasyim Muzadi]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Dzikir Nurussalam]]></category>
		<category><![CDATA[mega-prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[mega-pro]]></category>
		<category><![CDATA[megaprabowo]]></category>
		<category><![CDATA[megapro]]></category>
		<category><![CDATA[ormas islam]]></category>
		<category><![CDATA[partai islam]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[presiden sby]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.Din Syamsuddin]]></category>
		<category><![CDATA[sby]]></category>
		<category><![CDATA[sby-berbudi]]></category>
		<category><![CDATA[sby-boediono]]></category>
		<category><![CDATA[sby-boediyono]]></category>
		<category><![CDATA[sby-jk]]></category>
		<category><![CDATA[sbyberbudi]]></category>
		<category><![CDATA[sbyjk]]></category>
		<category><![CDATA[sny-berbudi]]></category>
		<category><![CDATA[susilo]]></category>
		<category><![CDATA[Zaenuddin MZ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=611</guid>
		<description><![CDATA[Mega, SBY, dan JK, ketiganya berlomba mendapatkan dukungan umat Islam. Mereka menggalang tokoh-tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam dan berbasis umat Islam. Tujuannya mendapatkan suara pada pilpres, Juli nanti. Para tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam sudah tergalang, dan ada yang memberikan dukungan kepada Mega, SBY, dan JK. Siapa diantara mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mega, SBY, dan JK, ketiganya berlomba mendapatkan dukungan umat Islam. Mereka menggalang tokoh-tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam dan berbasis umat Islam. Tujuannya mendapatkan suara pada pilpres, Juli nanti. Para tokoh umat Islam, Ormas Islam, dan Partai-Partai Islam sudah tergalang, dan ada yang memberikan dukungan kepada Mega, SBY, dan JK. Siapa diantara mereka yang akan sungguh-sungguh melaksanakan amanah yang sudah diberikan umat Islam?</p>
<p style="text-align: justify;">Mega, Ketua Umum PDIP, melalui suaminya Taufiq Kemas, berusaha menyakinkan umat Islam, dan membentuk wadah organisasi, Baitul Muslimin (Bamus), yang belum lama dideklarasikan di Jakarta. Bamus didirikan oleh PDIP, tujuannya menjadi sarana penggalangan dukungan bagi kalangan Islam. Selama ini, PDIP, partai yang memiliki karakter ideologi nasionalis-sekuler. Mega-Pro, juga mendekati sejumlah ulama, diantaranya Zaenuddin MZ, ulama Betawi, yang pernah mendapatkan julukan â€˜daâ€™i sejuta umatâ€™.</p>
<p style="text-align: justify;">SBY, mendirikan kelompok-kelompok Majelis Dzikir, seperti Majelis Dzikir Nurussalam, dan hampir di tiap propinsi ada model Majelis Dzikir, yang apiliasinya kepda SBY. SBY terkadang menyelenggarakan acara dengan kelompok Majelis Dzikir di rumahnya Cikeas. SBY, juga memiliki tokoh ulama, yang sangat dipercaya, KH.Abdurrachman al-Habsy dan KH.Syech Ali Akbar Marbun. SBY, didukung partai-partai Islam dan berbasis umat Islam, seperti PKS, PAN, PPP, dan PKB, ditambah 25 partai kecil, diantaranya partai Kristen PDS.</p>
<p style="text-align: justify;">JK, mendapat dukungan dari NU, Muhammadiyah, BKMT (Badan Kontak Majelis Taâ€™lim), para ulama seperti KH.Hasyim Muzadi, Prof.Din Syamsuddin, dan para ulama di pondok pesantren. Sejak mendeklarasikan sebagai calon presiden (capres), JK melakukan penggalangan tokoh ulama, kiai di pondok pesantren, di berbagai daerah di pulau jawa dan luar jawa. Langkah penggalangan itu terus berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu, bertambah dekatnya pilpres, intensitas pendekatan yang dilakukan para capres bertambah meningkat, karena mereka menginginkan dukungan dari simpul-simpul umat. Merekan berusaha menjelaskan segala hal, yang menjadi tujuan, cita-cita, serta komitement mereka terhadap Islam dan umat Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, para tokoh ulama, ormas Islam, dan ketua partai-partai Islam, sebagian memberikan dukungan dan komitment kepada capres-capres yang ada, lebih banyak hanya dipengaruhi faktor elektabilitas atau peluang yang paling tinggi kemungkinan menangnya atau mendapat dukungan rakyat. Para tokoh ulama, ormas Islam, dan ketua partai-partai Islam berbasis umat Islam, mereka mendukung terhadap capres-capres itu, tidak didasarkan dengan pemahaman yang mendalam atas karakter, ideologi, komitmentnya kepada Islam dan umat Islam dari para capres.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandangan Kaidah Syar&#8217;iyah DSP (Dewan Syariah Pusat) PKS Dr.Surahman HIdayat :</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan dari kalangan partai-partai Islam dan partai berbasis umat Islam, Â khususnya PKS terhadap tokoh capres dan cawapres, seperti terhadap SBY-Boediono, menggunakan kaidah dasar atau dalil syar&#8217;i, ketika memilih capres dan cawapres, yaitu memilih mana yang memiliki maslahat (masholih) yang lebih besar. Pilihan itu, di taâ€™wilkan seperti jihad bersama pemimpin yang fajir, kefujurannya merugikan dirinya, sedangkan kemaslahatan jihad melumpuhkan musuh dakwah adalah untuk kemaslahatan umum. Hal ini, juga ditaâ€™wilkan seperti jangan tinggalkan shalat berjamaah bersama seorang pemimpin (imam), meski ia seorang yang tidak baik (fajir). Karena bagi maâ€™mum tetap berpahala shalat berjamaah, tidak ada ruginya. Sebab, kefajiran pribadi pemimpin dalam hal shalat berjamaah dapat menjad pengurang pahala pribadinya, sedangkan kemaslahatan serta pahala shalat berjamaah tetap didapat maâ€™mum, tanpa berkurang.</p>
<p style="text-align: justify;">http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&amp;id=7427</p>
<p style="text-align: justify;">http://www.dakwatuna.com/2009/menimbang-manfaat-yang-lebih-besar-fiqih-muwazanat/</p>
<p style="text-align: justify;">Para fuqaha, membuat kategorisasi antara kebaikan yang terbatas (al-khairul qashir) dengan kebaikan yang berdampak luas (al-khairul mutaâ€™addi). Konteknya, kemaslahatan umum yang luas (al-khairul mutaâ€™addi) yang harus lebih dipertimbangkan, sedangkan kemaslahatan terbatas (al-khairul qashir),hanya lebih bersifat pribadi. Seperti, masalah penggunaan masalah jilbab (kerudung), bagi seseorang itu bersifat pribadi? Lalu, jika tidak terpenuhi keduanya, maka lebih mengutamakan yang memiliki dampak yang bersifat umum dan luas (al-khairul muta&#8217;addi).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dalam perspektif masa depan umat Islam di Indonesia, kepemimpinan Indonesia yang akan datang,diharapkan mereka yang dapat menjaga amanah dari umat. Umat tidak lagi hanya sekadar menjadi pendorong â€˜mobil mogokâ€™, dan ketika mobil jalan, umat Islam ditinggalkan lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mega, SBY, dan JK, ketiganya sudah melakukan pendekatan dan penggalangan terhadap umat Islam, melalui tokoh ulama, ormas Islam, dan partai-partai Islam dan berbasis umat Islam. Sementara itu, sebagian ulama, tokoh ormas Islam, dan partai-partai Islam dan berbasis Islam, memberikan dukungan kepada masing-masing pilihannya. Siapa diantara mereka yang layak, dan benar-benar akan melaksanakan amanah umat?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">****</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kami redaksi menyampaikan terima kasih atas perhatian kepada pembaca yang telah mengeluarkan pendapat dan pandangannya.Kami mengharapkan pendapat dan pendangannya, yang benar-benar bermanfaat bagi masa depan umat Islam. Selanjutnya, rubrik dialog sebalumnya kami tutup, dan mohon maaf. Redaksi</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber :Â <a title='Original Link: http://www.eramuslim.com/dialog/dapatkah-mereka-melaksanakan-amanah-umat.htm'  href="http://mbah-marijan.org/?8GR8ownn">http://www.eramuslim.com/dialog/dapatkah-mereka-melaksanakan-amanah-umat.htm</a></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=611&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/dapatkah-capres-melaksanakan-amanah-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jawaban Terakhir: Pemakaman Michael Jackson</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/jawaban-terakhir-pemakaman-michael-jackson/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/jawaban-terakhir-pemakaman-michael-jackson/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 09:14:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[apakah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[jacko]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Jackson]]></category>
		<category><![CDATA[MichaelJackson]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Michael Jackson]]></category>
		<category><![CDATA[Yehovah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu rumor besar yang mengiringi kematian raja musik pop dunia, Michael Jackson adalah: apakah Jackoâ€”begitu panggilannyaâ€”seorang Muslim? Jacko sendiri semasa hidupnya tak pernah mengeluarkan pernyataan di depan publik bahwa ia seorang Muslim. Ketika mengumumkan kematian adiknya, Jermaine Jacksonâ€”yang memang seorang Muslimâ€”mengakhirinya dengan ucapan, â€œSemoga Allah senantiasa bersamamu, Michael.â€ Tapi itu saja sama sekali belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-616 alignleft" title="mother_by_nariscuss" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/07/mother_by_nariscuss-150x150.jpg" alt="mother_by_nariscuss" width="150" height="150" />Salah satu rumor besar yang mengiringi kematian raja musik pop dunia, Michael Jackson adalah: apakah Jackoâ€”begitu panggilannyaâ€”seorang Muslim? Jacko sendiri semasa hidupnya tak pernah mengeluarkan pernyataan di depan publik bahwa ia seorang Muslim.</p>
<p>Ketika mengumumkan kematian adiknya, Jermaine Jacksonâ€”yang memang seorang Muslimâ€”mengakhirinya dengan ucapan, â€œSemoga Allah senantiasa bersamamu, Michael.â€ Tapi itu saja sama sekali belum cukup untuk menunjukkan bahwa Jacko adalah Muslim. Tahun 2007, Jermaine mencoba mengajak Jacko untuk memeluk Islam.</p>
<p><span id="more-608"></span></p>
<p>Jadi selama tidak ada pernyataan atau dokumentasi yang bisa dijadikan sebagai bukti bahwa ia seorang Muslim, hal terakhir yang bisa dilihat adalah pemakamannya yang akan diselenggarakan akhir pekan ini, yang rencananya akan dilakukan di Neverland, sebuah kebun binatang dan dunia fantasi milik Jacko pribadi yang berlokasi di Los Angeles.</p>
<p>Seperti diketahui bahwa keluarga Jackson adalah para pemeluk Kristen Yehovah dan saat ini anggota keluarga Jackson tengah sibuk menginginkan pemakaman Jacko menurut keyakinan mereka. Sejauh ini, semua prosesi pra-pemakaman Jacko tidak seperti cara-cara orang Islam. Secara umum, kremasi dan otopsi dalam Islam selalu dilakukan dengan segera pada seorang Muslim yang meninggal, biasanya hanya satu atau dua hari setelah meninggal.</p>
<p>Sedangkan dalam keyakinan Yehovah, pemakaman biasanya dilakukan dengan sangat sederhana dan singkat. Jadi hampir tidak ada bedanya dengan pemakaman seorang Muslim. Namun, satu-satunya hal yang kuat dalam pemakaman Jacko adalah, apakah akan ada pengumandangan adzan? Hal ini lah yang akan menjadi bukti dan petunjuk terakhir apakah Jacko benar-benar memeluk Islam ataukah tidak.</p>
<p>Prosesi pemakaman Jackson mungkin akan dilaksanakan secara Islam atau menurut keyakinan Yehovah atau gabungan keduanya. Jika karir artis Michael Jackson masih tetap berlangsung dan dapat dijual, opsi ketiga tampaknya tak akan menjadi sebuah kejutan sama sekali.</p>
<p>sumber :<a title='Original Link: http://eramuslim.com/berita/dunia/jawaban-terakhir-pemakaman-michael-jackson.htm'  href="http://mbah-marijan.org/?TpHZKQVW" target="_self">eramuslim</a></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=608&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/07/08/jawaban-terakhir-pemakaman-michael-jackson/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Innalillahi, Ahmadinejad Menghina Dua Sahabat Rasul!</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/06/24/innalillahi-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/06/24/innalillahi-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 01:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmadinejad]]></category>
		<category><![CDATA[MEnghina dua sahabat rosul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah eforia kemenangannya dalam pemilu Iran yang baru saja digelar, Ahmadinejad sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang terang-terangan menghina dua orang sahabat Rasulullah Muhammad saw. Kecaman dan hinaan Ahmadinejad ituâ€”lebih gila lagiâ€”disampaikan dalam sebuah acara televisi secara langsung di Shabaka 3, saluran televisi Iran, hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilu Iran. Seperti yang diketahui, Iran yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-593 alignleft" title="iran_by_hamidir" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2009/06/iran_by_hamidir.jpg" alt="iran_by_hamidir" width="300" height="225" />Di tengah <em>eforia </em>kemenangannya dalam pemilu Iran yang baru saja digelar, Ahmadinejad sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang terang-terangan menghina dua orang sahabat Rasulullah Muhammad saw.</p>
<p>Kecaman dan hinaan Ahmadinejad ituâ€”<em>lebih gila lagi</em>â€”disampaikan dalam sebuah acara televisi secara langsung di Shabaka 3, saluran televisi Iran, hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilu Iran.</p>
<p>Seperti yang diketahui, Iran yang berbasis <em>Syiah </em>iniâ€”salah satu aliran Islam yang dianggap menyimpangâ€”sudah sejak lama mempersempit ruang gerak para jamaah ahli <em>Sunnah </em>(kaum <em>Sunni</em>). Di bawah kepemimpinan Ahmadinejad, bahkan para jamaah Sunni mengalami penderitaan yang belum pernah dialami sejak Revolusi Rafidi Khomeini.</p>
<p>Dalam acara itu, Ahmadinejad dengan lugas mengatakan bahwa Talhah dan Zubair adalah dua orang pengkhianat. â€œTalhah dan Zubair adalah dua orang sahabat Rasul, tapi setelah kepergian Rasul, mereka berdua kembali kepada ajaran sebelumnya dan mengikuti Muawiyah!â€<span id="more-592"></span></p>
<p>Padahal dalam sejarah, Talhah dan Zubair, dua orang sahabat Rasul itu, tak pernah bertempur dengan Muawiyah, karena keduanya meninggal lama sebelum peperangan Jamal di tahun ke-36 kekhalifahan Islam di mana Muawiyah menjadi rajanya.</p>
<p>Pernyataan Ahmadinejad ini sudah jelas kemana arahnya, yaitu membuat sebuah perbandingan atas sahabat Rasul dulu dengan kejadian politik saat ini di Iranâ€”berkaitan dengan rivalnya Mousavi. Sebelumnya, Ahmadinejad sudah sangat sering menghina sekitar 15 juta penganut Sunni di Iran. Bahkan, pendahulu Ahmadinejad, Rafidi menghina dan menganggap remeh alias menyepelekan 90% Muslim seluruh dunia.</p>
<p>Namun demikian, masih banyak juga pihak atau pengagum Rafidi dan pengingkar sahabat Rasul lainnya seperti Ahmadinejad ini. Mereka adalah orang yang tidak menyadari gerakan Syiah atau mereka yang tak mau memahami rejim 12 Imam ini yang merupakan musuh terbuka terhadap para sahabat Rasul. (sa/alqimmah/sunni-news/ayandenews)</p>
<p><em><span class="entry"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">sumber: <a rel="#someid0" title='Original Link: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/innalillahi-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul.htm'  href="http://mbah-marijan.org/?ZNUYzAdf">http://www.eramuslim.com/berita/dunia/innalillahi-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul.htm</a></span></span></em></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Mahmud Ahamadinejad dikecam di mana-mana</span></strong></span></p>
<p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Media internet dan milis di Timur Tengah ramai mengomentari masalah hinaan Ahmadinejad Presiden Iran terhadap dua sahabat Nabi Muhammad shallallahu â€˜alaihi wa sallam itu. Karena sama sekali penjelekan terhadap sahabat Nabi itu tidak layak bagi siapapun, apalagi penghujatnya seorang presiden. Sedangkan dua sahabat yang dijelekkan itu telah diyakini oleh Ahli Sunnah, termasuk dijamin (diberi khabar gembira) masuk surga oleh Nabi Muhammad shallallahu â€˜alaihi wa sallam.</span></p>
<p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Di antara kecaman yang bertubi-tubi terhadap Ahmadinejad akibat hinaannya terhadap Thalhah dan Zubair alaihimas salam itu, ada kecaman yang sopan dari Dr Auni anggota Majelis Syura Saudi Arabia yang disampaikan lewat situs islamtoday.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Dr Sharif Hatim bin Arif Al-Auni anggota Majlis Syura Saudi mengkritik hinaan yang dilakukan Presiden Iran Mahmud Ahamdinejad terhadap dua shahabat besar, Thalhah bin Ubaidillah dan Zubair bin Al-Awwam radhiyallahu â€˜anhuma. Auni berkata kepadanya, sesungguhnya engkau telah menjelekkan symbol semilyar Muslim Ahlis Sunnah dengan penjelekan yang memuncak dengan perkataan kacaumu terhadap dua orang besar symbol Islam bagi mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Dr Auni mengatakan dalam penjelasan lewat <em>alislam alyaum</em> (islamtoday) satu naskah diantaranya: <span style="background: yellow none repeat scroll 0pt 0pt;">Sesungguhnya tidak layak pada tokoh politik besar dalam tarap Kepala Negara untuk berbuat demikian, karena akan lebih banyak merugikan daripada menguntungkan, dan menambah nyala api golonganisme di wilayah itu sampai pada tarap baru yang belum pernah terjadi sebelumnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Dr Auni meminta, Ahmadinejad mesti harus mengajukan permintaan maaf secara resmi dari apa yang telah terlanjur darinya mengenai hak dua sahabat besar. Dan dia (Dr Aun) berkata: Surat ini walaupun surat khusus dariku, tetapi tuntutan untuk minta maaf itu adalah sebenarnya tuntutan ratusan juta dari Ahlus Sunnah di dunia dari orang yang memperolah keburukan ini darimu yang terhormat. Di samping adanya tuntutan dari umumnya Ahlis Sunnah, maka juga tuntutan pribadi-pribadi dari orang yang menyepakatiku mengenai keyakinan dari keluarga Nabi shallallahu â€˜alaihi wa sallam, yaitu sungguh saya merasakan sakit sekali karena kekacauan ucapanmu yang mulia terhadap dua symbol yang besar ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Dikutip dari situs islamtoday, 21 Jumadil tsaniyah 1430.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 26.95pt;"><span style="font-size: 9pt; font-family: Verdana;">Teks dari Dr Auni sebagai berikut: </span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong></strong></span></p>
<p style="text-align: right;" dir="rtl"><span style="color: #000000;"><strong>ÙØ®Ø§Ù…Ø© Ø§Ù„Ø±Ø¦ÙŠØ³ Ù…Ø­Ù…ÙˆØ¯ Ø£Ø­Ù…Ø¯ÙŠ Ù†Ø¬Ø§Ø¯ ÙˆÙÙ‚Ù‡ Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØªØ¹Ø§Ù„Ù‰<br />
Ø±Ø¦ÙŠØ³ Ø¬Ù…Ù‡ÙˆØ±ÙŠØ© Ø¥ÙŠØ±Ø§Ù† Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…ÙŠØ©<br />
Ø§Ù„Ø³Ù„Ø§Ù… Ø¹Ù„ÙŠÙƒÙ… ÙˆØ±Ø­Ù…Ø© Ø§Ù„Ù„Ù‡ ÙˆØ¨Ø±ÙƒØ§ØªÙ‡</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>Ù„Ù‚Ø¯ Ø§Ø³ØªÙ…Ø¹ Ø§Ù„Ø¹Ø§Ù„Ù… Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…ÙŠ Ù„Ø®Ø·Ø§Ø¨ÙƒÙ… Ø§Ù„Ø£ÙˆÙ„ ÙˆØ§Ù„Ø«Ø§Ù†ÙŠ Ø§Ù„Ø°ÙŠ ØªØ¹Ø±Ø¶ØªÙ… ÙÙŠÙ‡ Ù„Ø´Ø®ØµÙŠØªÙŠÙ† Ø¹Ø¸ÙŠÙ…ØªÙŠÙ† ÙÙŠ Ø§Ù„ØªØ§Ø±ÙŠØ® Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…ÙŠ ,ÙˆÙ‡Ù…Ø§ Ø´Ø®ØµÙŠØªØ§ Ø§Ù„ØµØ­Ø§Ø¨ÙŠÙŠÙ† Ø§Ù„Ø¬Ù„ÙŠÙ„ÙŠÙ† :Ø·Ù„Ø­Ø© Ø¨Ù† Ø¹Ø¨ÙŠØ¯ Ø§Ù„Ù„Ù‡ ÙˆØ§Ù„Ø²Ø¨ÙŠØ± Ø¨Ù† Ø§Ù„Ø¹ÙˆØ§Ù… Ø±Ø¶ÙŠ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù†Ù‡Ù…Ø§ ,ÙˆÙ‡Ù…Ø§ Ø¹Ù†Ø¯ Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© (Ø¹Ù„Ù‰ Ø§Ù„Ø£Ù‚Ù„) Ù…Ù† Ø³Ø§Ø¯Ø© Ø§Ù„Ø£Ù…Ø© Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…ÙŠØ© ÙˆØ§Ø«Ù†Ø§Ù† Ù…Ù† Ø§Ù„Ø¹Ø´Ø±Ø© Ø§Ù„Ù…Ø¨Ø´Ø±ÙŠÙ† Ø¨Ø§Ù„Ø¬Ù†Ø© .ÙˆÙ‚Ø¯ Ø§Ø¹ØªØ±Ù ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ… ÙÙŠ Ø®Ø·Ø§Ø¨ÙƒÙ… Ø§Ù„Ø«Ø§Ù†ÙŠ Ø£Ù†Ù‡Ù…Ø§ ÙƒØ§Ù†Ø§ Ù‚Ø¯ Ù‚Ø¯Ù…Ø§ Ø®Ø¯Ù…Ø§Øª Ø¬Ù„ÙŠÙ„Ø© Ù„Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù… Ø¨Ø­Ø¶Ø±Ø© Ø§Ù„Ù†Ø¨ÙŠ ØµÙ„Ù‰ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù„ÙŠÙ‡ ÙˆØ³Ù„Ù… ÙˆÙÙŠ Ø­ÙŠØ§ØªÙ‡ , ÙˆÙ„ÙƒÙ†ÙƒÙ… ÙˆÙ„Ù„Ø£Ø³Ù Ø§Ù„Ø´Ø¯ÙŠØ¯ Ø¹Ø¯ØªÙ… Ø¹Ù„Ù‰ Ù‡Ø°Ø§ Ø§Ù„Ø«Ù†Ø§Ø¡ Ø¨Ø§Ù„Ù†Ù‚Ø¶ ,Ø¹Ù†Ø¯Ù…Ø§ ÙˆØµÙØªÙ…ÙˆÙ‡Ù…Ø§ Ø¨Ø£Ù†Ù‡Ù…Ø§ Ù‚Ø¯ Ù†ÙƒØ«Ø§ Ø§Ù„Ø¹Ù‡Ø¯ Ø¨Ø³Ø¨Ø¨ Ù…Ø§ Ø­ØµÙ„ ÙÙŠ Ù…ÙˆÙ‚Ø¹Ø© Ø§Ù„Ø¬Ù…Ù„ ,ÙˆØ£Ù†Ù‡Ù…Ø§ Ø¨Ø°Ù„Ùƒ Ù‚Ø¯ ÙÙ‚Ø¯ Ø§Ù„Ù…Ù…ÙŠØ²Ø§Øª Ø§Ù„ØªÙŠ Ø§Ø³ØªØ­Ù‚Ø§Ù‡Ø§ Ø¨Ø¬Ù‡Ø§Ø¯Ù‡Ù…Ø§ ÙˆØ¨Ø°Ù„Ù‡Ù…Ø§ Ù…Ø¹ Ø±Ø³ÙˆÙ„ Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØµÙ„Ù‰ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù„ÙŠÙ‡ ÙˆØ³Ù„Ù… .ÙØ¨ØºØ¶ Ø§Ù„Ù†Ø¸Ø± Ø¹Ù† Ø§Ù„Ø±ÙˆØ§ÙŠØ§Øª Ø§Ù„ØªØ§Ø±ÙŠØ®ÙŠØ© Ø§Ù„Ù…Ù„ÙÙ‚Ø© Ø£Ùˆ Ø§Ù„Ù…Ø¬ØªØ²Ø£Ø© Ø§Ù„ØªÙŠ ØªØ¹Ø²Ø² Ø±Ø£ÙŠÙƒÙ… Ù‡Ø°Ø§ Ø­Ø³Ø¨ ÙˆØ¬Ù‡Ø© Ù†Ø¸Ø± Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© ,ÙˆØ¨ØºØ¶ Ø§Ù„Ù†Ø¸Ø± Ø¹Ù† Ø§Ù„ØªÙØ³ÙŠØ±Ø§Øª Ø§Ù„Ø¨Ø¹ÙŠØ¯Ø© Ù„Ù„Ø­ÙˆØ§Ø¯Ø« Ø§Ù„Ø«Ø§Ø¨ØªØ© ÙÙŠ Ø§Ù„ØªØ§Ø±ÙŠØ® ,ÙˆØ¨ØºØ¶ Ø§Ù„Ù†Ø¸Ø± Ø¹Ù† Ø§Ù„Ù„ØºØ© Ø§Ù„Ù…ØªØ·Ø±ÙØ© Ø§Ù„ØªÙŠ ÙƒØªØ¨Øª Ù‡Ø°Ø§ Ø§Ù„Ù…ÙˆØ¶ÙˆØ¹ ÙÙŠ Ø§Ù„ÙƒØªØ¨ Ø§Ù„Ø¯ÙŠÙ†ÙŠØ© ÙˆØ§Ù„ØªØ§Ø±ÙŠØ®ÙŠØ© Ù„Ø¯Ù‰ Ø§Ù„Ø´ÙŠØ¹Ø© ÙˆØ§Ù„ØªÙŠ ØªØ¨Ù„Øº Ø­Ø¯Ø§ ØºØ§Ù„ÙŠØ§ Ù…Ù† Ø§Ù„ØªØ·Ø±Ù , ÙˆØ­Ø³Ø¨ ÙˆØ¬Ù‡Ø© Ù†Ø¸Ø± Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© Ø£ÙŠØ¶Ø§ ,Ø¨ØºØ¶ Ø§Ù„Ù†Ø¸Ø± Ø¹Ù† Ø°Ù„Ùƒ ÙƒÙ„Ù‡ ÙˆØ¹Ù† Ø§Ù„Ù…Ù†Ø§Ù‚Ø´Ø§Øª Ø§Ù„Ø·ÙˆÙŠÙ„Ø© Ù„Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© Ù„Ù‡ ,ÙÙ„Ù… ÙŠÙƒÙ† Ù…Ù† Ø§Ù„Ù…Ù†ØªØ¸Ø± Ù…Ù†ÙƒÙ… ,ÙˆØ£Ù†ØªÙ… Ø±Ø¦ÙŠØ³ Ø¯ÙˆÙ„Ø© ,Ø£Ù† ØªØ³ÙŠØ¦ÙˆØ§ Ø¥Ù„Ù‰ Ù…Ø´Ø§Ø¹Ø± Ù…Ù„ÙŠØ§Ø± Ù…Ø³Ù„Ù… Ù…Ù† Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© Ù‡Ø°Ù‡ Ø§Ù„Ø¥Ø³Ø§Ø¡Ø© Ø§Ù„Ø¨Ø§Ù„ØºØ© Ø¨ØªØ¹Ø±Ø¶ÙƒÙ… Ù„Ø§Ø«Ù†ÙŠÙ† Ù…Ù† ÙƒØ¨Ø§Ø± Ø±Ù…ÙˆØ² Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù… Ø¹Ù†Ø¯Ù‡Ù…, ÙˆÙ„Ø§ ÙŠÙ„ÙŠÙ‚ Ø¨Ø±Ø¬Ù„ Ø³ÙŠØ§Ø³Ø© ÙƒØ¨ÙŠØ± ÙÙŠ Ù…Ø³ØªÙˆÙ‰ Ø±Ø¦ÙŠØ³ Ø¯ÙˆÙ„Ø© Ø£Ù† ÙŠÙØ¹Ù„ Ø°Ù„Ùƒ Ø›Ù„Ø£Ù†Ù‡ Ø³ÙŠØ®Ø³Ø± Ø¨Ø°Ù„Ùƒ Ø£ÙƒØ«Ø± Ù…Ù…Ø§ ÙŠØ±Ø¨Ø­ ,ÙˆÙŠØ²ÙŠØ¯ Ù…Ù† Ø§Ù„Ù†Ø§Ø± Ø§Ù„Ø·Ø§Ø¦ÙÙŠØ© ÙÙŠ Ø§Ù„Ù…Ù†Ø·Ù‚Ø© Ø§Ø´ØªØ¹Ø§Ù„Ø§ ,ÙˆÙŠØµÙ„ Ø¨Ù‡Ø§ Ù…Ø³ØªÙˆÙ‰ Ø¬Ø¯ÙŠØ¯Ø§ ,Ù„Ù… ÙŠÙƒÙ†</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>Ù‚Ø¯ ÙˆØµÙ„ Ø¥Ù„ÙŠÙ‡ Ø³Ø§Ø¨Ù‚Ø§ ,ÙÙ‚Ø¯ ÙƒØ§Ù† Ø³Ø§Ø¨Ù‚Ø§ ÙŠÙ‚ÙˆØ¯Ù‡ ØµØ±Ø§Ø­Ø© Ø¨Ø¹Ø¶ Ø±Ø¬Ø§Ù„ Ø§Ù„Ø¯ÙŠÙ† ÙˆØ­Ø¯Ù‡Ù… , ÙØ£ØµØ¨Ø­ Ø¨Ø®Ø·Ø§Ø¨ÙƒÙ… Ù‡Ø°Ø§ ÙŠÙ‚ÙˆØ¯Ù‡ Ø§Ù„Ø³ÙŠØ§Ø³ÙŠÙˆÙ† ØµØ±Ø§Ø­Ø© Ø£ÙŠØ¶Ø§ ,Ø¨Ù„ ÙŠÙ‚ÙˆØ¯Ù‡ Ø±Ø¦ÙŠØ³ Ø¯ÙˆÙ„Ø© Ù…Ø«Ù„ ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ….</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>ÙˆÙ…Ø¹ Ø£Ù†ÙŠ Ù„Ø§ Ø£Ø³Ù…Ø­ Ù„Ù†ÙØ³ÙŠ Ù‡Ù†Ø§ Ø£Ù† Ø£Ù†Ø§Ù‚Ø´ÙƒÙ… ÙÙŠ Ù‚Ù†Ø§Ø¹ØªÙƒÙ… Ø§Ù„Ø®Ø§ØµØ© Ø§Ù„ØªÙŠ ÙŠÙˆØ§ÙÙ‚ÙƒÙ… Ø¹Ù„ÙŠÙ‡Ø§ Ø¹Ø¯Ø¯ ÙƒØ¨ÙŠØ± Ù…Ù† Ø£Ø¨Ù†Ø§Ø¡ Ø£Ù…ØªÙƒÙ… Ø§Ù„Ø¹Ø¸ÙŠÙ…Ø© ,ÙˆÙŠØ®Ø§Ù„ÙÙƒÙ… ÙÙŠÙ‡Ø§ Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© ÙƒÙ„Ù‡Ù… ,ÙˆÙ‡Ù… Ø§Ù„ØºØ§Ù„Ø¨ÙŠØ© Ø§Ù„ÙƒØ¨Ø±Ù‰ Ù…Ù† Ø§Ù„Ù…Ø³Ù„Ù…ÙŠÙ† Ø›Ø¥Ù„Ø§ Ø£Ù† Ø§Ù„Ù…Ù†ØªØ¸Ø± Ù…Ù† ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ… Ø£Ù† ØªØ¹ØªØ°Ø±ÙˆØ§ Ù„Ù„Ø¹Ø§Ù„Ù… Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…ÙŠ Ø¹Ù† Ù‡Ø°Ù‡ Ø§Ù„Ø¥Ø³Ø§Ø¡Ø© , ÙØ§Ù„Ù‚Ù†Ø§Ø¹Ø§Øª Ø§Ù„Ø®Ø§ØµØ© Ù„Ø§ ØªØ¬ÙŠØ² Ø§Ù„Ø¥Ø³Ø§Ø¡Ø© Ù„Ù…Ø´Ø§Ø¹Ø± Ù…Ø¦Ø§Øª Ø§Ù„Ù…Ù„Ø§ÙŠÙŠÙ† Ù…Ù† Ø§Ù„Ù…Ø³Ù„Ù…ÙŠÙ† ,ÙˆØ¥Ø°Ø§ ÙƒØ§Ù† Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØªØ¹Ø§Ù„Ù‰ Ù‚Ø¯ Ù†Ù‡Ø§Ù†Ø§ Ø£Ù† Ù†Ø³Ø¨ Ø§Ù„Ø£ÙˆØ«Ø§Ù† Ø§Ù„ØªÙŠ ÙƒØ§Ù† ÙŠØ¹Ø¨Ø¯Ù‡Ø§ Ø§Ù„Ù…Ø´Ø±ÙƒÙˆÙ† Ù„ÙƒÙŠ Ù„Ø§ ÙŠØ¤Ø¯ÙŠ Ø°Ù„Ùƒ Ø¥Ù„Ù‰ Ù…ÙØ³Ø¯Ø© Ø£Ø¹Ø¸Ù…, ÙˆØ°Ù„Ùƒ ÙÙŠ Ù‚ÙˆÙ„Ù‡ ØªØ¹Ø§Ù„Ù‰ (ÙˆÙ„Ø§ ØªØ³Ø¨ÙˆØ§ Ø§Ù„Ø°ÙŠÙ† ÙŠØ¯Ø¹ÙˆÙ† Ù…Ù† Ø¯ÙˆÙ† Ø§Ù„Ù„Ù‡ ÙÙŠØ³Ø¨ÙˆØ§ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ø¯ÙˆØ§ Ø¨ØºÙŠØ± Ø¹Ù„Ù… ) ÙÙ…Ù† Ø¨Ø§Ø¨ Ø£ÙˆÙ„Ù‰ Ø£Ù† ÙŠÙƒÙˆÙ† Ù…Ù…Ø§ ÙŠÙ†Ù‡Ø§Ù†Ø§ Ø¹Ù†Ù‡ Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØªØ¹Ø§Ù„Ù‰ Ø£Ù† Ù†Ø¹Ù„Ù† Ø¨Ø´ØªÙ… Ø£ØµØ­Ø§Ø¨ Ø±Ø³ÙˆÙ„ Ø§Ù„Ù„Ù‡ ØµÙ„Ù‰ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù„ÙŠÙ‡ ÙˆØ³Ù„Ù… ÙˆØ±Ø¶ÙŠ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù†Ù‡Ù… Ø£Ø¬Ù…Ø¹ÙŠÙ† Ù„Ù„Ø³Ø¨Ø¨ Ù†ÙØ³Ù‡ , ÙˆÙ‡Ùˆ Ø£Ù† Ø´ØªÙ…Ù‡Ù… Ø³ÙŠØ²ÙŠØ¯ Ù…Ù† Ù†Ø§Ø± Ø§Ù„Ø·Ø§Ø¦ÙÙŠØ© Ø§Ø´ØªØ¹Ø§Ù„Ø§ ÙÙŠ Ø§Ù„Ù…Ù†Ø·Ù‚Ø© ÙˆØ³ÙŠØ³Ø¦ Ø¥Ù„Ù‰ Ù…Ø´Ø§Ø¹Ø± Ù…Ù„ÙŠØ§Ø± Ù…Ø³Ù„Ù… .</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>ÙˆÙ‡Ø°Ø§ Ø§Ù„Ø®Ø·Ø§Ø¨ ÙˆØ¥Ù† ÙƒØ§Ù† Ø®Ø·Ø§Ø¨Ø§ Ø®Ø§ØµØ§ Ù…Ù†ÙŠ ,Ù„ÙƒÙ† Ø§Ù„Ù…Ø·Ø§Ù„Ø¨Ø© Ø¨Ø§Ù„Ø§Ø¹ØªØ°Ø§Ø± Ù‡ÙŠ ÙÙŠ Ø§Ù„Ø­Ù‚ÙŠÙ‚Ø© Ù…Ø·Ù„Ø¨ Ù…Ø¦Ø§Øª Ø§Ù„Ù…Ù„Ø§ÙŠÙŠÙ† Ù…Ù† Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© ÙÙŠ Ø§Ù„Ø¹Ø§Ù„Ù… Ù…Ù…Ù† Ø³Ø§Ø¡Ù‡Ù… Ù‡Ø°Ø§ Ø§Ù„ØªÙ†Ø§ÙˆÙ„ Ù…Ù† ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ… ,ÙˆØ£Ø¶ÙŠÙ Ø¥Ù„Ù‰ ÙƒÙˆÙ†Ù‡ Ù…Ø·Ù„Ø¨Ø§ Ù…Ù† Ø¹Ù…ÙˆÙ… Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© ÙÙ‡Ùˆ Ø£ÙŠØ¶Ø§ Ù…Ø·Ù„Ø¨ ÙŠØ®ØµÙ†ÙŠ ÙˆÙŠØ®Øµ Ù…Ù† ÙŠÙˆØ§ÙÙ‚Ù†ÙŠ Ø§Ù„Ø§Ø¹ØªÙ‚Ø§Ø¯ Ù…Ù† Ø¢Ù„ Ø¨ÙŠØª Ø§Ù„Ù†Ø¨ÙŠ ØµÙ„Ù‰ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù„ÙŠÙ‡ ÙˆØ³Ù„Ù… , ÙˆÙ‡Ùˆ Ø£Ù†ÙŠ ØªØ£Ù„Ù…Øª ÙƒØ«ÙŠØ±Ø§ Ù„ØªØ¹Ø±Ø¶ ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ… Ù„Ù‡Ø°ÙŠÙ† Ø§Ù„Ø±Ù…Ø²ÙŠÙ† Ø§Ù„ÙƒØ¨ÙŠØ±ÙŠÙ† , ÙˆØ£ÙˆÙ…Ù† Ø£Ù† Ø¬Ø¯ÙŠ Ø£Ù…ÙŠØ± Ø§Ù„Ù…Ø¤Ù…Ù†ÙŠÙ† Ø¹Ù„ÙŠ Ø¨Ù† Ø£Ø¨ÙŠ Ø·Ø§Ù„Ø¨ Ø±Ø¶ÙŠ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù†Ù‡ Ù„Ùˆ ÙƒØ§Ù† Ù…ÙˆØ¬ÙˆØ¯Ø§ Ù„ØªØ£Ù„Ù… Ø£ÙƒØ«Ø± Ù…Ù†ÙŠ , Ù„Ø¹Ø¸ÙŠÙ… Ù…Ø­Ø¨ØªÙ‡ Ù„Ù‡Ù…Ø§ ,ÙˆÙ„Ø¹Ù„Ù…Ù‡ Ø¨Ø­Ù‚ÙŠÙ‚Ø© Ù…Ø§ Ø­ØµÙ„ Ù…Ù…Ø§ Ù„Ø§ ÙŠØ·Ø¹Ù† ÙÙŠ Ø¯ÙŠÙ† Ù‡Ø°ÙŠÙ† Ø§Ù„Ø³ÙŠØ¯ÙŠÙ† Ø§Ù„Ø¬Ù„ÙŠÙ„ÙŠÙ† ÙˆÙ„Ø§ ÙŠØ¨Ø·Ù„ Ø¬Ù‡Ø§Ø¯Ù‡Ù…Ø§ ÙˆØ¨Ø°Ù„Ù‡Ù…Ø§ Ø§Ù„Ø¹Ø¸ÙŠÙ…ÙŠÙ† Ù„ØªÙˆØ·ÙŠØ¯ Ø£Ø±ÙƒØ§Ù† Ø§Ù„Ø¯ÙŠÙ† ÙˆÙ†ØµØ±Ø© Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…. ÙˆÙ„Ø§ Ø£ØªØµÙˆØ± ÙƒÙŠÙ ÙŠØ­ØªÙ…Ù„ ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ… Ø¥ÙŠØ°Ø§Ø¡ Ø¬Ø¯ÙŠ Ø£Ø¨ÙŠ Ø§Ù„Ø³Ø¨Ø·ÙŠÙ†</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>Ø±Ø¶ÙŠ Ø§Ù„Ù„Ù‡ Ø¹Ù†Ù‡ (ÙˆÙ„Ùˆ Ø§Ø­ØªÙ…Ø§Ù„Ø§) ,ÙˆØ¥ÙŠØ°Ø§Ø¡ Ù…Ø´Ø§Ø¹Ø± Ø¹Ø´Ø±Ø§Øª Ø§Ù„Ø£Ù„ÙˆÙ Ù…Ù† Ø°Ø±ÙŠØªÙ‡ Ù…Ù† Ø£Ù‡Ù„ Ø§Ù„Ø³Ù†Ø© ) ÙŠÙ‚ÙŠÙ†Ø§ ).</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>ÙØ®Ø§Ù…Ø© Ø§Ù„Ø±Ø¦ÙŠØ³ Ù„ÙŠØªÙƒÙ… ØªÙ‚ÙˆØ¯ÙˆÙ† Ø£Ù…ØªÙƒÙ… Ø§Ù„Ø¹Ø¸ÙŠÙ…Ø© Ø¥Ù„Ù‰ ØªØ¬Ø§ÙˆØ² Ø§Ù„ØªØ£Ø²Ù…Ø§Øª Ø§Ù„ØªØ§Ø±ÙŠØ®ÙŠØ© Ø§Ù„Ù‚Ø¯ÙŠÙ…Ø© Ø¥Ù„Ù‰ Ø§Ù†ÙØ±Ø§Ø¬ Ø¹Ù‚Ù„Ø§Ù†ÙŠ Ù…ØµÙ„Ø­ÙŠ ,ÙŠØ¨Ø¯Ø¯ Ø§Ù„Ø£ÙˆÙ‡Ø§Ù… Ø§Ù„ØªØ§Ø±ÙŠØ®ÙŠØ© ÙˆÙŠØ²ÙŠÙ„ Ø§Ù„Ø§Ø­ØªÙ‚Ø§Ù† Ø§Ù„Ø°ÙŠ Ø®Ù„ÙØªÙ‡ Ù„Ø¹ØµØ±Ù†Ø§ Ø§Ù„Ø­Ø§Ø¶Ø± .ÙˆØ®Ø·Ø§Ø¨ÙƒÙ… Ø§Ù„Ø£Ø®ÙŠØ± Ø¨Ø®Ù„Ø§Ù Ø°Ù„Ùƒ ØªÙ…Ø§Ù…Ø§ ,ÙÙ‡Ù„ ØªÙÙƒØ±ÙˆÙ† Ù…Ù„ÙŠØ§ ÙÙŠ Ø¥Ø¹Ø§Ø¯Ø© Ø§Ù„Ù†Ø¸Ø± ÙÙŠÙ‡ ØŸ</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>ÙˆÙÙ‚ Ø§Ù„Ù„Ù‡ ÙØ®Ø§Ù…ØªÙƒÙ… Ø¥Ù„Ù‰ Ù…Ø§ ÙÙŠÙ‡ Ø®ÙŠØ± Ø¨Ù„Ø§Ø¯ÙƒÙ… ÙˆØ´Ø¹Ø¨ÙƒÙ… ,ÙˆØ£Ù† ÙŠØ¹ÙŠÙ†ÙƒÙ… Ù…Ø¹ Ø¨Ù‚ÙŠØ© Ù‚Ø§Ø¯Ø© Ø§Ù„Ø¹Ø§Ù„Ù… Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù…ÙŠ Ø¹Ù„Ù‰ ØªÙˆØ­ÙŠØ¯ Ø§Ù„ØµÙ ÙˆÙ†ØµØ±Ø© Ø§Ù„Ø¥Ø³Ù„Ø§Ù… ÙˆØ§Ù„Ù…Ø³Ù„Ù…ÙŠÙ† .</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>ÙˆØ§Ù„Ø³Ù„Ø§Ù… Ø¹Ù„ÙŠÙƒÙ… ÙˆØ±Ø­Ù…Ø© Ø§Ù„Ù„Ù‡ ÙˆØ¨Ø±ÙƒØ§ØªÙ‡ ØŒØŒØŒ<br />
ÙˆÙƒØªØ¨</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>Ø¯/Ø§Ù„Ø´Ø±ÙŠÙ Ø­Ø§ØªÙ… Ø¨Ù† Ø¹Ø§Ø±Ù Ø§Ù„Ø¹ÙˆÙ†ÙŠ</strong></span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong>Ø¹Ø¶Ùˆ Ù…Ø¬Ù„Ø³ Ø§Ù„Ø´ÙˆØ±Ù‰ Ø§Ù„Ø³Ø¹ÙˆØ¯ÙŠ<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="color: #000000;"><em>sumber: <a rel="#someid1" title='Original Link: http://www.nahimunkar.com/innalillahi-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul/'  href="http://mbah-marijan.org/?xvkTzWAm">ustadz hartono ahmad jaiz</a></em></span></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=592&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/06/24/innalillahi-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perokok Rawan Terkena Virus Influensa A-H1N1</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/05/27/perokok-rawan-terkena-virus-influensa-a-h1n1/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/05/27/perokok-rawan-terkena-virus-influensa-a-h1n1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 10:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>piko_jogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dawuhe Simbah]]></category>
		<category><![CDATA[Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2009/05/27/perokok-rawan-terkena-virus-influensa-a-h1n1/</guid>
		<description><![CDATA[HONGKONG, KOMPAS.com â€” Berkaitan dengan kemunculan influenza A-H1N1 baru-baru ini, juru bicara Departemen Kesehatan Hongkong, Senin (25/5), mendesak perokok agar menghentikan kebiasaan itu sebagai salah satu langkah pencegahan terbaik terhadap influenza. &#8220;Penelitian memperlihatkan risiko lebih tinggi terhadap infeksi influenza di kalangan perokok ketika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok,&#8221; katanya. &#8220;Juga, angka kematian akibat influenza [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HONGKONG, KOMPAS.com</strong> â€” Berkaitan dengan kemunculan influenza A-H1N1 baru-baru ini, juru bicara Departemen Kesehatan Hongkong, Senin (25/5), mendesak perokok agar menghentikan kebiasaan itu sebagai salah satu langkah pencegahan terbaik terhadap influenza.</p>
<p>&#8220;Penelitian memperlihatkan risiko lebih tinggi terhadap infeksi influenza di kalangan perokok ketika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Juga, angka kematian akibat influenza di kalangan perokok lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bukan perokok,&#8221; kata juru bicara tersebut.</p>
<p>Penerapan gaya hidup sehat dan dipeliharanya kesehatan pribadi yang baik juga menjadi langkah efektif guna mencegah influenza, katanya.</p>
<p>Mulai 27 Mei, Departemen Kesehatan Hongkong berencana melancarkan serangkaian pameran keliling mengenai upaya berhenti merokok di berbagai wilayah guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak berbahaya akibat merokok dan menambah pengetahuan mereka tentang cara berhenti merokok.</p>
<p>Pengunjung pameran keliling tersebut akan memperoleh pengertian lebih baik tentang bahaya merokok dan perokok pasif, cara efektif untuk berhenti merokok, serta saran dan saluran yang tersedia agar orang dapat berhenti merokok.</p>
<p><strong>Sumber: Kompas.com</strong></p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=573&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/05/27/perokok-rawan-terkena-virus-influensa-a-h1n1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk menghormati perjuangan R.A Kartini</title>
		<link>http://mbah-marijan.org/2009/04/21/untuk-menghormati-perjuangan-ra-kartini/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://mbah-marijan.org/2009/04/21/untuk-menghormati-perjuangan-ra-kartini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 05:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simbah blog</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mbah-marijan.org/2009/04/21/untuk-menghormati-perjuangan-ra-kartini/</guid>
		<description><![CDATA[Kyai Sholeh Darat, sempat tertegun ketika Kartini muda yang baru berusia belasan tahun bertanya dengan nada protes kepadanya, â€œKyai, perkenankanlah saya menanyakan bagaimana hukumnya apabila ada seorang berilmu, namun dia menyembunyikan ilmunya?â€ â€œMengapa Raden Ajeng bertanya demikian?â€, Sang kyai balik bertanya. â€œKyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><img align="left" alt="NGB09254.JPG" id="image485" style="width: 109px; height: 145px" src="http://mbah-marijan.org/wp-content/uploads/2008/04/NGB09254.thumbnail.JPG" /> Kyai Sholeh Darat, sempat tertegun ketika Kartini muda yang baru berusia belasan tahun bertanya dengan nada protes kepadanya, â€œKyai, perkenankanlah saya menanyakan bagaimana hukumnya apabila ada seorang berilmu, namun dia menyembunyikan ilmunya?â€ â€œMengapa Raden Ajeng bertanya demikian?â€, Sang kyai balik bertanya. â€œKyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, dan induk Al-Qurâ€™an yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan buatan rasa syukur hatiku kepada ALLOH. Namun aku heran tak habis-habisnya, mengapa selama ini ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al-Qurâ€™an dalam bahasa Jawa. Bukankah Al-Qurâ€™an itu justru kitab pimpinan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?â€ jawab Kartini.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><span id="more-565"></span></p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Tergugah oleh pertanyaan Kartini inilah, Kyai Sholeh menerjemahkan Al-Qurâ€™an ke dalam bahasa Jawa dengan judul Faizhur Rahman Fit Tafsiril Qurâ€™an. Terjemahan ini terdiri dari 13 juz, mulai dari surat Al-Fatihah sampai surat Ibrahim, dihadiahkan kepada Kartini pada hari pernikahannya.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Dialah Kartini, seorang pahlawan yang banyak di-salah-tafsir-kan sejarahnya. Baru sekian abad berselang R.A. Kartini merangkai pemikirannya tentang wanita, kini kaum wanita sepeninggalnya terbata-bata membaca sejarahnya yang tak lagi utuh. Apa yang dulu dibangun Kartini, kini diuraikan orang-orang yang mengaku pewaris perjuangannya. Apa yang dulu tak pernah dikatakan, kini dengan seenaknya sendiri orang menisbatkan kepadanya. Terlalu banyak kezaliman dilakukan orang terhadap R.A. Kartini.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Sedangkan bukti paling autentik tentang cita-cita yang sebenarnya ada pada surat-surat yang dikirimnya (dikumpulkan menjadi sebuah buku Door Duisternis Tot Licht</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">PERGOLAKAN PEMIKIRAN KARTINI</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Pada mulanya Kartini sangat kecewa dengan ajaran Islam dan adat istiadat Jawa. Keduanya dianggap sebagai penghambat kemajuan. kritiknya terhadap tradisi Jawa tampak dalam ungkapan berikut: â€œSesungguhnya adat sopan santun kami orang Jawa amatlah rumit. Adikku harus merangkak, bila hendak berlalu dihadapanku. Kalau adikku duduk di kursi, saat aku lalu, haruslah segera ia turun duduk di tanah, dengan menundukkan kepala, sampai aku tidak kelihatan lagi. Adik-adikku tidak boleh ber-kamu dan ber-engkau kepadaku. Mereka hanya boleh menegur aku dengan bahasa kromo inggil. Tiap kalimat yang diucapkan haruslah selalu diakhiri dengan sembah&#8230;.â€ (Surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Bahkan lebih lanjut dia katakan: â€œPeduli apa aku dengan segala tata cara itu, segala peraturan-peraturan semua itu bikinan manusia, dan menyiksa diriku saja.â€</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Sementara terhadap ajaran Islam, agama yang dipegang dengan teguh, Kartini pernah mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan dengan guru ngajinya. Kepada Stella, ia menulis: â€œMengenai agamaku Islam, Stella, aku harus menceritakan apa? Agama Islam melarang umatnya mendiskusikan dengan umat lain. Lagi pula sebenarnya agamaku Islam karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, kalau aku tidak mengerti, tidak boleh memahaminya? Al-Qurâ€™an terlalu suci, tidak boleh diterjemahkan ke dalam bahasa apapun. Di sini tidak ada orang yang mengerti bahasa Arab. Di sini orang diajar membaca Al-Qurâ€™an tetapi tidak mengerti apa yang dibacanya. Kupikir pekerjaan gilakah, orang diajar membaca tetapi tidak diajar makna yang dibacanya.â€ (Surat Kartini kepada Stella, 6 November, 1890).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Kekecewaan Kartini semakin berkepanjangan kepada Islam lantaran guru-guru mengajinya yang tidak mampu menjelaskan hakekat Islam. Al-Qurâ€™an tidak lebih hafalan-hafalan yang tidak dimengerti maksudnya. Kepada Abendanon, ia pernah menulis: â€œDan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yang aku tidak tahu apa perlunya dan manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Al-Qurâ€™an, belajar menghafalkan perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yang tidak aku mengerti artinya. Katakanlah kepadaku apa artinya, nanti aku akan mempelajari apa saja. Aku berdosa, kitab yang mulia itu terlalu suci sehingga kami tidak boleh mengerti apa artinya.â€ (Kepada EE. Abendanon, 15 Agustus 1902).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">ALLOH Shubhanahu wata&#8217;ala mengaruniakan hidayah-NYA kepada siapa saja yang dikehendaki.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Sejarah hidup Kartini mulai berubah sejak bertemu dengan ulama besar, Kyai Sholeh Darat, dalam pengajian keluarga di rumah pamannya di Demak. Sejak peristiwa itulah nada surat-suratnya mulai berubah . Keyakinannya mulai tumbuh dan semakin tebal, sementara kritik-kritiknya kepada budaya Eropa dan ajaran Kristen mulai bermunculan. Terlebih-lebih sejak ia mendapat hadiah pernikahan berupa terjemah Al-Qurâ€™an dalam bahasa Jawa dari Kyai Sholeh. Pernikahan R.A. Kartini telah menjadi titik awal perubahan besar persepsinya tentang Islam.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Pandangan kritis Kartini tertuju kepada peradaban Barat yang selama itu menjadi kiblat orang Jawa yang keblinger. Ia mulai cerdas mencermati kerusakan peradaban Eropa. Kepada Abendanon, ia menulis: â€œSudah lewat masanya , tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?â€ (Surat untuk EE. Abendanon, 27 Oktober 1902).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">â€œKami sekali-kali tidak hendak menjadikan murid-murid kami menjadi orang-orang setengah Eropa, atau orang Jawa yang kebarat-baratan.â€ (Kepada Ny. Abendanon, 10 Juli 1902).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">HAKIKAT PERJUANGAN KARTINI</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Kartini tidak pernah mengajarkan emansipasi wanita yang didefinisikan sebagai wanita harus keluar berkarier menjadi pesaing para pria di berbagai lapangan kehidupan, untuk kemudian membiarkan anak-anak dan rumah-tangganya terbengkelai.â€œKami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.â€ (Kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Memang banyak anggapan yang menghinakan wanita Ada yang menganggap wanita itu manusia kelas dua, sehingga tidak diberi kesempatan mengenyampendidikan dan pengajaran. Wajar jika Kartini mengangkat hal itu untuk diperhatikan. Akan tetapi bukan persamaan dalam segala hal antara lelaki dan wanita &#8211; emansipasi, kata orang &#8211; yang dituntut Kartini. Lihatlah ungkapannya yang sangat jelas:</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">â€œ&#8230;bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan lelaki dalam perjuangan hidupnyaâ€, tetapi, â€œ&#8230;agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tanggannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tamaâ€.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">KARTINI MENENTANG MISSIONARIS</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Entah ini rekayasa sebuah kekuatan misi dunia atau bukan, yang jelas teman-teman Kartini yang berpolemik lewat surat itu ternyata para missionaris Kristen dan agen-agen gerakan feminisme Yahudi.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Dr. Adriani misalnya, salah seorang teman surat-menyurat Kartini yang dikenalnya lewat Ny. Abendanon, ia adalah seorang ahli bahasa dan pendeta yang bertugas menyebarkan ajaran kristen kepada suku Toraja Sul-Sel.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Ny. Abendanon dan suaminya Mr. J.H.Abendanon, seorang direktur Departemen Pendidikan, Agama dan Kerajinan yang bertugas melaksanakan politik etis di Indonesia. Dia banyak berkonsultasi dengan Dr. Snouck Hurgronye (yang menyamar dengan nama palsu Abdul Ghafar), musuh besar umat Islam yang menyarankan pembaratan golongan Islam terutama santrinya (sekulerisasi).Stella, teman Kartin yang didapat setelah menawarkan diri sebagai sahabat pena untuk wanita Eropa, ternyata seorang wanita Yahudi di Belanda. Stella adalah seorang anggota militan Pergerakan Feminis di Belanda.</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Yang tak kalah gencarnya dalam upaya mengkristenkan Kartini adalah Ny. Van Kol (Nellie Van Kol) yang sempat ditutrkannya kepada Dr. Andriani: â€œNyonya Van Kol banyak menceritakan kepada kami tentang Yesus yang tuan muliakan itu, tentang rasul-rasul Petrus dan Paulus, dan kami senang mendengar semua ituâ€ (Surat kartini kepada Dr. Andriani, 5 Juli 1902).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">Ny. Van Kol ternyata gagal mengkristenkan Kartini. Walaupun Kartini sempat terpengaruh dengan nilai-nilai kristiani, namun dia segera sadar dengan misi Kristenisasi yang telah melingkupi bangsanya. Inilah puncak kesadaran agama, pribadi Kartini:</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">â€œDan saya menjawab, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) kecuali ALLOH. Kami mengatakan bahwa kami beriman kepada ALLOH dan kami tetap beriman kepada-NYA. Kami ingin mengabdi kepada ALLOH dan bukan kepada manusia. Jika sebaliknya tentulah kami sudah memuja orang dan bukan ALLOH.â€ (Surat kepada Ny. Abendanon, 12 oktober 1902).</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">â€œKesusahan kami hanya dapat kami keluhkan kepada ALLOH. Tidak ada yang dapat membantu kami dan hanya Dialah yang dapat menyembuhkan&#8230;. Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu hamba ALLOH.â€ (Surat kartini kepada Ny. Abendanon, 1 Agustus 1903)</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">â€œMoga-moga kami mendapat rahmat, dan bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai.â€ (Kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1802)</p>
<div align="left"></div>
<p align="left">â€œALLOH Pelindung orang-orang yang beriman, Dia mengeluarkan mereka dari KEGELAPAN pada CAHAYA. Dan orang-orang kafir, pelindung-pelindungnya adalah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.â€ (Qs. Al-Baqoroh(Sapi betina) 2, 257). Fb</p>
<img src="http://mbah-marijan.org/?ak_action=api_record_view&id=565&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mbah-marijan.org/2009/04/21/untuk-menghormati-perjuangan-ra-kartini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
