Sakti dengan Tenaga Dalam?

14 November 2008
By

http://i127.photobucket.com/albums/p159/blackinjpn/shakti.gifSulit melukiskan, bagaimana seorang pemuda muslim yang taat, mengarungi kehidupan dunia di masa sekarang ini, tanpa bekal kekuatan lahir dan batin.

Kekuatan batin berproses dari akar iman, lalu tumbuh menjadi pohon ketakwaan, dan akhirnya berbuah amal shalih. Kekuatan lahir tentu dengan mengoptimalisasikan potensi diri pada fisik kita yang telah dianugerahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Menjaga dan merawat pisik adalah amanah yang harus senantiasa diperhatikan setiap hamba Allah subhanahu wa ta’ala yang taat.
Kekuatan batin tanpa kekuatan lahir  ibarat berperang tanpa senjata. Kekuatan lahir tanpa kekuatan batin ibarat senjata tak bertuan.

Mukmin dan Kekuatan Fisik

Rasanya sudah amat klasik, bila kita mengatakan bahwa mukmin yang kuat itu lebih baik, dan lebih dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’alaketimbang mukmin yang lemah. Haditsnya pun sudah amat populer,

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai oleh Allah dari mukmin yang lemah. Meski masing-masing tetap memiliki kebaikan.”

Namun persoalannya, betapa masih sangat sedikit seorang mukmin yang peduli akan kekuatan tubuhnya. Padahal pembinaan fisik merupakan sebuah tuntutan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada kita, agar kita senantiasa siap membela agama-Nya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala,

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu mengge-tarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya.” (Al-Anfaal : 60)

Yah, kebanyakan kita melatih fisik melalui olah raga -yang 90%-nya merupakan permainan, dengan tujuan semata-mata untuk bikin sehat badan, atau bahkan sekadar refreshing menghindari kejenuhan rutinitas. Sedikit di antara kita yang betul-betul sadar, bahwa kesehatan dan kebugaran tubuh adalah sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’aladi satu sisi, dan untuk semakin mampu membela agama Allah subhanahu wa ta’ala di sisi lain.

Saat ini, sejenis pola pikir ‘sufi modern’ menyusup pada sebagian kaum muslimin, tanpa mereka sadari. Eh, apa itu? Ya, sejenis ketawakalan yang salah letak, sehingga berkonotasi melecehkan ke-Mahamulia-an Allah subhanahu wa ta’ala. Mereka beranggapan, asalkan iman kita kuat, rajin beribadah, maka saat diperlukan,  tubuh kita pasti menjadi kuat dengan sendirinya. Begitu pula, bila suatu saat kita terpanggil berjihad, tanpa melatih fisik pun, Allah subhanahu wa ta’alaakan memberi kekuatan kepada kita.

Padahal kita tahu, saat sakit kita diizinkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan, dan menggantinya di luar bulan Ramadhan saat kita sudah sehat. Begitu pula, saat sakit, sebagian gerakan shalat yang tak mampu kita lakukan -seperti berdiri tegak– dapat kita tinggalkan. Itu artinya, sakit dan kelemahan fisik adalah kondisi terpaksa, dan itu tergolong sebagai ‘kendala’ dalam ibadah. Seseorang tak mungkin membiarkan dirinya sakit, dan berkeyakinan bahwa ia pasti akan kuat dan mendadak sehat saat datang waktu shalat. Karena bila itu benar, tak ada lagi pengecualian bagi orang yang sakit, untuk tidak berpuasa, atau shalat sambil duduk atau berbaring.

Maka, kita wajib berusaha untuk tetap sehat, agar beribadah secara sempurna. Kita juga wajib berusaha untuk tetap sehat dan kuat, agar mampu membela agama Allah subhanahu wa ta’ala, berjihad mengorbankan harta dan nyawa di jalan Allah subhanahu wa ta’ala.

Upaya Yang Salah Jurusan
Tidak seperti kata pepatah, ‘banyak jalan menuju Roma’, untuk menuju keridhaan Allah subhanahu wa ta’ala hanya ada satu jalan -meski itu beruas-ruas–, yaitu jalan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu wa sallam. Beribadah tanpa mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu wa sallam, tidak akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Meskipun hati berniat tulus dan ikhlas karena Allah subhanahu wa ta’ala. Ini yang harus dicatat baik-baik, agar dapat dibedakan antara ibadah dengan ‘kebaikan’ menurut pandangan orang-orang di luar Islam. Dalam Islam, amalan harus dilaksanakan ikhlas karena Allah subhanahu wa ta’ala, dan benar sesuatu aturan dan tata cara yang diajarkan Rasulullah shallallahu wa sallam. Dua makna itulah inti sari dua kalimat syahadat.

Untuk menjadi kuat, kita bisa membongkar segala wujud karunia Allah subhanahu wa ta’ala di luar dan di dalam diri kita, dengan cara-cara yang halal dan diperbolehkan, lalu mengolahnya menjadi sumber kekuatan pada jasmani dan rohani kita.
Bila kita ingin sehat melalui manajemen pola makan, maka kita wajib mengonsumsi makanan sehat dan halal.
Bila ingin memiliki kebugaran dan kekuatan tubuh yang lebih melalui media ‘olah tubuh’, maka kita pun wajib menggunakan cara-cara yang halal dan dibenarkan dalam syariat.

Musibahnya, tak semua orang tahu cara yang benar untuk menjadi sehat dan kuat. Sebagian memilih cara yang keliru berat, namun niat dan tujuannya -setidaknya menurut pendapatnya sendiri-  tetaplah baik. Mereka ingin berjuang di jalan Allah subhanahu wa ta’ala, ingin membela kebenaran, ingin menjadi muslim yang taat. Tapi, cara setanlah yang mereka pilih. Untuk menjadi sehat dan kuat,  mereka memilih berlatih ilmu kanuragan,  bela diri “tenaga dalam”, dan ilmu-ilmu kedigdayaan.

Yang saya maksud dengan bela diri “tenaga dalam” adalah sejenis ilmu bela diri yang mempelajari dan melatih diri dengan gerakan-gerakan jurus-jurus bela diri seperti silat dan sejenisnya, namun ditambah dengan pelatihan yang mengharuskan adanya lelaku, meditasi, ‘pengisian’, pembacaan mantra, dan berbagai jenis mediator setan, untuk memperoleh kekuatan gaib.

Sebagian aktivis beladiri menggunakan istilah ‘tenaga dalam’, untuk sejenis inner power yang dimiliki seseorang. Inner power ini baru akan muncul apabila dilatih secara fisik dengan cara-cara tertentu, dalam waktu lama. Misalnya, inner power seorang petinju sehingga ia punya killing punch,  yang bagi orang biasa bisa sangat mematikan, terutama bila mengenai bagian-bagian vital di kepala, ulu hati dan yang lainnya.
Demikian juga kemampuan aktivis beladiri untuk melakukan pemecahan benda-benda keras tertentu, yang semata-mata dilakukan dengan teknik tertentu, cara tertentu, kondisi tertentu, dan melalui pelatihan fisik biasa, termasuk olah nafas.

Bila seperti di atas, maka ‘tenaga dalam’ seperti itu bukanlah hal yang diharamkan dalam Islam. Tapi sangat dianjurkan untuk menggunakan istilah selain ‘tenaga dalam’, karena khawatir orang awam akan sulit membedakan antara ‘tenaga dalam gaib’  dengan ‘tenaga dalam’ dengan arti kekuatan yang dilatih secara fisik. Ini mengingat masyarakat awam banyak yang belum memiliki pengetahuan memadai tentang tauhid, dan tentang hakikat sesungguhnya dari cara mendapatkan tenaga-tenaga seperti itu.

Oke, kembali ke persoalan. Mempelajari tenaga dalam -gaib-atau ilmu-ilmu kedigda-yaan, pernah menjadi episode gelap bukan saja di kalangan para dukun, para pemuja kemusyrikan yang terang-terangan, tapi juga di sebagian pondok pesanrren besar klasik tradisional tanah air, di beberapa pengajian anak-anak dan remaja, atau perguruan-perguruan silat tenaga dalam termasuk yang mengaku berbasis Islam.

Berbagai tayangan sinetron,  terlebih lagi yang berlabel ‘religi’, justru banyak mengajak kalangan muda dan anak-anak untuk berimajinasi secara liar untuk menjadi tokoh-tokoh muslim yang ‘sakti’,  punya ilmu kedigayaan, ‘ilmu putih’, dan berjuang membela kebenaran, membela kaum lemah. Masih sedikit lebih aman, bila yang dibayangkan adalah tokoh-tokoh super seperti Superman, Spiderman dan sejenisnya. Selain itu murni tokoh khayalan, ada pernik-pernik teknologi dan visi ilmu pengetahuan -meski kebablasan-yang ditonjol-kan. Tapi bila tokoh yang dibayangkan itu adalah sosok seperti Sunan Kalijaga,  Jaka Tingkir dan sejenisnya, runyamlah akibatnya.

Kenapa? Karena ilmu-ilmu gaib sesat yang mengatasnamakan ‘Islam’ seperti itu tak sulit dicari atau dipelajari. Orang yang berhasil mempelajari sebagian daripadanya, tak sadar bila telah terjebak dalam kemusyrikan dan menjadi pengikut setan. Label ‘putih’ dan ‘Islam’, seolah-olah dipandang sebagai legalitas, bahwa hal itu sah-sah saja. Apalagi banyak media mendu-kungnya, dan masih sedikit para juru dakwah yang tegas-tegas memaparkan segala realita di balik itu.  Sebagai pemuda Islam yang bertauhid, yang menginginkan Surga dan keridhaan Allah subhanahu wa ta’ala,  buatlah benteng sekokoh-kokohnya, agar terhindar dari segala bentuk kemusyrikan tersebut. Jadilah sehat dan kuat, tapi yang dimubahkan oleh Allah subhanahu wa ta’alalebih dari cukup, sehingga kamu tak perlu berkhayal menjadi Jaka Tingkir. (ustadz abu umar basyir)
Sumber : Majalah Elfata http://majalah-elfata.com

Tags: , , , , , , , , , ,

Comments

17 Responses to Sakti dengan Tenaga Dalam?

  1. Harry on 9 December 2008 at 11:54 am

    Menarik juga, jadi nambah wawasan ttg inner power nih.

    Oya, saya juga ada nulis ttg topik serupa di blog saya, martialartist-area.blogspot.com

  2. razul, depok on 8 January 2009 at 11:35 am

    Makhluk Tuhan di Jagad Raya ini hanya terdiri dari:
    1. Malaikat
    2. Jin dan Iblis
    3. Manusia
    4. Hewan/binatang
    Lantas hantu, kuntilanak, gendorowo, nyi roro kidul, serta yang dapat menjadikan orang bisa berjalan di atas air, tahan bacok dan lainnya yang serupa atas bantuan/dipengaruhi siapa dari 4 makhluk diatas..???
    Dipengaruhi malaikat tentu tidak krn malaikat hanya tunduk dan patuh hanya pada Rabbnya
    Dipengaruhi hewan/binatang juga tidak, krn dia tidak punya akal dan kemampuan untuk itu.
    Dipengaruhi manusia juga tidak, kerana manusia mempunyai wujud tidak munkin hilang/terbang.
    Dipengaruhi Jin/Iblis “yaaa!!!” jelas sekali krn dia bisa berjalan diatas air, tinggal didasar laut, dpt terbang, tidak terlihat dapat mengecoh orang, “seperti janjinya pada Allah, dia akan menyesatkan anak cucu adam” . Jadi.. semua tenaga gaib (baca: bukan tenaga dalam)yg dipunyai manusia pada intinya berasal darijin/iblis)

  3. fajr on 6 March 2009 at 4:45 pm

    assalammualaikum

    maaf tau jarangoyang ga ?

  4. Yana on 30 March 2009 at 6:39 pm

    Assalammu’alaikum, wr.wb
    Salam sejahtera,,,,
    Ikut rembuk,, ya,,,
    Betul sekali apa yg d katakan / d uraikan saudaraku di atas, saat ini bnyk sekali aliran ilmu – ilmu tenaga dalam yg yg terjebak sesat,,bejalan dgn kemusryikan yg menjerumjuskan masyarakat k dalam kemusryikan, yg seolah – olah itu ilmu putih yg mengatasnamakan label Islam,,,ajian inilah,, itulah ,d antaranya yg bnyk dan ada d lingkungan kita, misal,, macan terbang , pa mcan, jaran goyang,welut putih,, gelap sewu , panglimunan atau halimunan dll,, dan mengkultuskan suatu benda yg mempunyai kekuatan magis trtentu yg tntu nya orang trsebut mengandalkan dan berlindung kpd kekuatan kodam dan magisnya benda trsebut, dan bnyk lainnya bila disebutkan, krn semua ilmu itu bekerja dgn khodam gaib, yg tentunya bukan dr kekuatan ilahi,,,krn kekuatan itu dtg dr luar tubuh kita yg krn kita dawamkan atau zikirkan atau dgn puasa trtentu,,,”" ALLOH SWT, Berfirman “”Janganlah engkau menyekutukan ALLOH dgn apapun yg kamu seru selain ALLOH dan berlindung kpdnya “”,,, nanti kamu sekalian menjadi sesat,,, kita semua tahu hal itu sangat najis dan tercela d hadapan Alloh Swt,,,justeru hal- hal ini yg tdk d sadari oleh bnyk masyarakat,,, yg nyata mrk sudah terjebak dlm kemusryikan,,,dan mrk tdk menyadarinya dan di anggap sesuatu ilmu yg wajar atau biasa dan seolah – olah sah2 saja,,, krn ke-awam-an mereka,, dan bahkan sdh msk k dlm jaringan yg pemikiranya Intelektual,,,, ini hal yg sangat menghawatirkan bg kita semua,,,dan benar jelas beda sekali dgn yg mas jelaskan yaitu “”INNER POWER”" tadi,,,yaitu melatih sumber tenaga diri sendiri atau TENAGA DALAM ATAU TENAGA INTI yg sudah ada di persiapkan TUHAN” melalui latihan penafasan dan olah nafas,,, dgn rajin berlatih dgn cara tertentu sehingga tenaga diri yg tadinya biasa akan luar biasa dan bukan mengandalkan kekuatan sumber-sumber lain dari luar diri sendiri,,,krn ini jg pengalaman saya pribadi belajar ilmu khodam ini dan itu,,percaya kekuatan benda2, sebenarnya itulah yg nyata cara kerja Dajal yg dapat masuk ke segala lapisan untuk itu mari kita sama-sama lebih mensosialisasikannya melalui berbagai cara di antaranya media ini,Radio, TV, Buku, ceramah, pedekatan dan facfe to face dll…
    dan saya juga mendukung pada mas ini,,, ok’

  5. zstar on 30 March 2009 at 9:47 pm

    mao tanya nih siapa aja yg jawab dah,
    Dl sy pernah belajar TD pernapasan +zikir dr buku,TAPI SY MALAH RAJIM IBADAH,ini sy cerita benar peribadi sy,sy pernah ke setrum listrik kereta di atas gerbong tp ga apa2 cuma rambut sy terbakar,sy pernah di serempet motor,tapi sy cm bilang jatuh,dia terjatuh,di tengah lapangan sy prnah mao di keroyok berpuluh2 orang sy berdoa lgsug hujan lebat,pengeroyok pd lari [neduh] kadang2 sy tau besok akan ada kejadian apa,pertanyaan sy ALLAH,yg menolong sy,tp melaui apa.?

  6. zstar on 30 March 2009 at 10:05 pm

    Lanjutin sy hanya membaca komentar RAZUL katanya malaikat,hanya patuh pd robbnya,lalu apakah kejadian yg sy alami bisa di katakan ini KEAJAIBAN berarti bukan malaikat yg membamtu sy (ALLAH yg menolong sy tp melalui perantara siapa apa MALAIKAT /ZIN/dr KEKUATAN APA..?(orang sakit pasti ALLAH yg menolong kesembuhanya melalu OBAT)tp kadang2 orng2 bilang sy sembuh karna Obat/Dokter(Sirik/Tidak) Karna kalo sy kurangin latian TD pernapasan+zikir sy tinggalkan,berkurang juga kemampuan2/keajaiban2 yg sy alami,

  7. yan cjntg on 30 March 2009 at 11:30 pm

    Oh ya saudaraku,,boleh sy ikut bicara ,, maaf kita sharing aja ok,,,, yg anda alami itu,,, adalah smua kuasa
    ALLAh SWT /TUHAN,,, krn TUHAN belaskasih-NYA, tiada terbatas ruang , waktu serta keadaan, dan tanpa henti pd stiap detak jantung dan napas kita,, dan bahkan pd smua mahluk tnpa kecuali,,, itulah ALLAH SWT,,, jd Tng DLM pernapasan itu ada di dlm diri anda sndiri nmun keaktifan nya msih lemah dan jk rjin mengolahnya mk akan berpendar mnjd suatu kekuatan diri, yg jk sy jelaskan berupa benteng- cahaya yg melindungi anda, yg akan menolak hal-hal yg negatip yg mencelakan anda,yg sjak lahir sdh di persiapkan untuk kpentingan tiap-tiap manusia,, apapun yg d cari di bumi ini smua ada, untuk kpentingan manusia,,,, nmun memlih dlm suatu keilmuan pun hrs hati2,,, krn bisa2 anda trsesat masuk k dlm kesyirikan dan kemusryikan,,, krn sy dahulu pun prnah belajar sprti anda, sampai2 dlm satu hari itu di Dawamkan /Zikir 10.000 slama kira2 9-12 bulan,,, memng hasilnya luarbiasa,,, dan saat itu sy dpt merasakan getaran2 energi yg masuk melalui tubuh sy yg luar biasa smpai sy pun prnah mampu pengobatan, mengobati tenung, santet dll nmun itu smua adalah kekuatan khodam jd sngat tipis skali prbedaan antara pengaruh kerja Dazal atau bukan krn siapapun dpt d pengaruhi trmasuk pemuka2 agama, kita sdh tahu hal ini,,, d sinilah kita hrs hati2,, stlh sy menyadari kekeliruan, sy mulai pencarian “”kebenaran hakiki dan kesadaran hakiki”",,, sy tinggalkan ilmu itu smua,, sy hnya bersandar pd kekuatan ALLAH SWT, inti nya janganlah kita meminta pertolongan dan peprlindungan kpd selain ALLAH SWT, itu sdh jlas2 musyrik tdk dpt d tawar lg,,,,, nmun ada cr dan tehnik tertentu yg dpt membedakan antara krja DAZAL atau bukan kita pasti mengetahuinya,,,, salah satu yg “”Pertama anda lepaskan dan tinggal ilmu yg sdh d jlaskan oleh saudara2 kita ttg berilmu yg menyesatkan,dan jgn prnh mempercayai nya apalagi menyesalinya ntuk melepaskan,, itulah dasar pokok awal “”Penjernihan pikiran dan NURANI dr pengaruh2 pencucian otak dan dokrin yg di lakukan DAZAL,, slma kita msih prcy slm itu pula pngaruh nya bkrja,,,jk anda bersandar pd KUASA ALLAH SWT,, mk kejahatan apapun dr DAZAL tdk akan mngalahkan anda berlindung kpd ALLAH SWT,,, sy dpt buktikan, ,,krn sy bicara tnpa bukti2 namanya pembohong,,, krn kekuatan DAZAL hnya sesaat,,ttg kjadian yg anda alami ksetrum,tbrak motor,dll itu anugrah ALLAH SWT atau DAZAl nnti sy jlaskan, mmng kematian anda bukan cr sprti itu, sbab misi anda yg d persiapkan ALLAH msih pnjng,, krn jk d jlaskan Firman ALLAH SWT, sy lupa surat nya “‘Sesungguhny AL-QUR’AN d peruntukkan bg orang2 yg brpikir”" krn orang2 yg berpikirlah yg jd pemenang”" jd jlas AL-QUR’AN itu butuh kajian bukan skdar di baca,,,salah satunya saudara sy ini yg brpikir k arah sana krn atas ijin dan gerak nya ALLAH SWT/TUHAN,,, jd misi anda msih pnjang,,, mmngenai pengalaman2 yg luar biasa tntu sy bnyk skali,,, namun jk sy uraikan sy kira trlalu pnjang dan brlebihan,,,ok saudaraku,, sy kira itu dahulu keterangan singkatnya,,, smg bermanfaat,,, Wassalamm,,,,,,,,,,,

  8. yana cjntg on 31 March 2009 at 12:01 am

    Maaf kpd ZSTAR,,, jk anda untuk mempercayai sesuatu jgn katanya tp anda cari “”kebenaran yg sesungguh nya/kebenaran hakiki”" ia jk katanya benar,,! jk katanya salah,,! anda jg ikut trbawa salah,,,, maaf ya,,,, “”coba jernihkan pikiran dan nurani anda krn d dlm kejernihan ada ketenangan, dan ada pentunjuk jln terang,,,, Trmasuk pnyembuhan sakit,, Semua itu dr ALLAH SWT, namun hukum alam ini kan,,! hukum sebab akibat,,! sakit ada sebabnya tnt hukumnya ada penyebuhnya yaitu obat td sbagai media dr kuasa ALLAH SWT,,, krn jk hal-hal yg nyata jk smua pnyebuhan tnpa obat nnti d katakan adalah sihir,,, jd ALLAH SWT mnjadikan hukum alam ini hukum sebab akibat yg sejalan dgn akal pikirnya manusia,,,, ttg malaikat jgn brpendapat dulu jk tdk tahu “MALAIKAT itu apa,,, krn mlaikat itu ada d dlm diri kita sndiri,,, ok salam,,,,,

  9. zstar on 31 March 2009 at 9:18 am

    Maaf ya yana tapi kayanya jawabanya kurang berbobot rada2 kurang pas dari judul blog di atas, ada lg ga jawaban dari yg laennya..? Oh ya yana jangan tersinggung ya di blog ini kan kita tuker komemtar.okeh

  10. yana cjntng on 7 April 2009 at 9:20 am

    oh zstar maaf,, jd yg mana dulu yg hrs sy jwb,,, krn pertanyaan anda bnyk ,, tnt tdk donk,” knp sy msti mrah,, sy orgnya humoris, tegas,, n care,,,,begcu ok,,,,,

  11. Zstar on 7 April 2009 at 12:55 pm

    Oceh yana,blog di atas CARA membangkitkan TD lewat napas,atau SAKTI dgm TD,yg sy tanyakan keajaiban sy dr allah melalu apa..? Maiaikat atau JIN itu pertanyaan sy.bukan malaikat itu apa.anda jg hr bedakan saya dgn anda,sy blajar TD dr napas+zikir panpa puasa tanpa batasan bkn untuk kesaktian. Anda belajar sy bisa tebak Pasti pake puasa karna zikirnya ada itungan tertentu(ribuan kali)sudah pasti keajaiban yg anda miliki memang di kehendaki,memang di dlm dr kt ada malaikat ROQIB,ATIB,hanya mencatat Baik,Buruk

  12. Zstar on 7 April 2009 at 1:10 pm

    Oceh yana,blog diatas SAKTI dgn TD,Keajaiban yg sy dapat dr allah melalui perantara apa MAILAIKAT atau ZIN,Itu pertanyaan saya,bukan MALAIKAT itu apa.anda harus bis bedakan,sy bljr TD dr pernapasan+zikir tanpa puasa+batasan hitungan tertentu dan bukan untuk kesaktian hanya ingin tau apa itu TD ,Anda belajar sy bisa tebak pernapasan+puasa karna zikir anda ada hitungan batasan(ribuan kali) jd keajaiban yg anda dapat memang di ingini pd diri anda,sy jg tau malaikat di diri itu ada ROQIB,ATIB catatan Baik Buruk

  13. Dhani on 16 December 2009 at 5:13 am

    Saya mau belajar tenaga dalam kalimat syahadat..di mana letak perguruannya di surabaya???

  14. dhani on 22 January 2010 at 12:14 pm

    razul dan rana jangan asal bicara..perdalami dulu agama kalian..emang malaikat hanya tunduk dan patuh terhadap perintah tuhan…trus klau bisah berjalan di atas air,,terbang dan ilmu sebagainya tuh semuanya bukan dr jin..tinggal niat dan cara kita melakukannya…u tahu khan sunang bonang..dia bsh berjalan di atas air…menurut u itu dari jin…y tidak mungkin…krn sunan bonang itu utusan tuhan…itu berasal dari tuhan yang menyuruh malaikatnya…dan semua ilmu itu dari tuhan…klau u blng semua dr jin berarti u tidak percaya adanya tuhan..anda berdua hrs belajar kepada ulama besar…dan q bicara kayak gini krn q belajar banyak pd ulama…emang banyak yang tersesat…jd banyak yang dibantu opleh jin…tp tidak semuanya tinggal niat kita…klau anda berdua blng semua muslihat jin…berarti para nabi,syeh abdul qodir al-jailani wali songo, jaka tingkir dan lain2 itu bantuan jin???y g lah…semua itu dapat keistimewaan dr tuhan melalui malaikat..khan malaikat mau di suruh apapun oleh tuhan termasuk membantu manusia…ok kalian perdalam agama dan jangan mentafsirkan Al-qur’an sembarangan..klau klian blm mengerti dlm asal bicara…

  15. M.Hakim, purworejo on 28 October 2010 at 5:07 pm

    Intinya, kalo emang itu jelas perbuatan kemusyrikan ya harus ditinggalkan secepatnya seperti orang lari tunggang-langgang karena dosanya gak diampuni oleh Allah swt, dan gak boleh dibikin remeng-remeng kaya bukan kemusyrikan karena ntar keblinger dibisiki oleh setan kaya ke jalan amalan baik gitu loh,… padahal jalan nukik ke jurang jahannam, nangudzubillah…..

  16. arsyad, Kerep on 28 October 2010 at 5:18 pm

    Yang namanya syirik atau kemusyrikan gak ada tolerasi sama sekali harus tegas kita brantas dan kita tinggalkan jauh-jauh dalam kehidupan kita baik dengan rasa berat maupun ringan, dari jenis tenaga dalam, prana, cakra, aura, gendam, pelet, pengasihan, pesugihan, tolak bencana, kekebalan, buang sial, santet, teluh, undang rejeki, puter giling, selama tidak diajarkan dalam al-quran dan sunah nabi. Karena kalo kita ampe berani-berani ndeketin tuh …. kemusrikan , ancamannya maha dahsyat ….. yaitu bakal pecirit seumur-umur di neraka jahannam. Hi ngeriii….. Makanya ayo rame-rame kita tingalkan segala bentuk kemusyrikan tanpa kecuali, tanpa tolah-toleh, tanpa grundal-grundel, tanpa tapi-tapi. Ok!… kirim komen ke emailku arsyadzain@yahoo.com

  17. adnan on 28 October 2010 at 5:32 pm

    Betul kata mas Arsyad, aku setuju banget deh, sampe-sampe ku pikir gila betul ya,…. orang-orang yang pada tega-teganya bikin iklan kemusyrikan yang marak di media masa, koran, tabloid, radio, bahkan TV, nawarin jasa-jasa kemusyrikan yang kadang-kadang dibungkus kulit agama Islam dengan kata -kata insya Allah segala. Padahal ujung-ujungnya bikin otak orang jadi jebol imannya dan bodol ibadahnya, yang ntar nantinye ambrol tuh jerohannya di neraka jahannam. Amit-amit deh dengan berbagai penawaran kemusyrikan dimana aja kita jumpai,,….. Moga isyaf tuh orang-orang menjual imannya hanya tuk dapet beberapa recehan rupiah…. dan hentikanlah bikin iklan konyol kemusyrikan kalo gak ntar di akhirat pasti nyeseeeeell bangeeeet…. ampe matanya copot bailk lagi, copot baik lagi, nangis darah sekalipun ka gak diampuni… Ok bro kita tinggalkan segala kemusyrikan apapun bentuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Ads