Mobil bertenaga Air Genepax

19 June 2008
By

Di saat orang ramai ramai membicarakan Blue Energy dan membicarkan apakah mungkin air dirubah menjadi bahan bakar.Di jepang, mobil menggunakan air murni sebagai bahan bakarnya. Genepax perusahaan di Osaka Jepang . Teknologi baru yang dipergunakan disebut “Water Energy System (WES),” menghasilkan tenaga penggerak dari bahan air dan elektroda Membrane Electrode Assembly (MEA).

http://www.goodcleantech.com/images/Genepax3.jpg

Tags: , , , , , , , , , ,

Comments

8 Responses to Mobil bertenaga Air Genepax

  1. dogol, Pemalang on 28 July 2008 at 11:08 am

    Wahhh kalau beneran bisa di wujudkan Pertamina bisa gulun tikar doongg…..

  2. sudi on 12 August 2008 at 11:47 am

    Mengapa Mobil bahan Bakar air tidak diluncurkan di jalan-jalan di Indonesia, Atau para penentu kebijakan senang keadaan sekarang sehingga bisa mengambil keuntungan pribadi dari kenaikan harga BBM

  3. sudi on 12 August 2008 at 11:52 am

    Berhentilah memperdebatkan masalah Bahan Bahar Air, Bahan Bakar Apalah namanya, yang paling penting, air dapat menghemat pemakaian bahar bakar minyak, kalau bisa sampai 100%,

  4. aden on 22 September 2008 at 1:53 pm

    Kira-kira berapa harga mobil berbahan bakan AIR atau H2O yang dibuat perusahaan GENEPAX di Jepang jika dirupiahkan. Apakah suadah ada importir yang siap untuk memasarkan produk TER-Inovatif ini.

  5. Mobil Berbahan Bakar Air 100% on 22 September 2008 at 1:57 pm

    Kira-kira berapa harga mobil berbahan bakan AIR atau H2O yang dibuat perusahaan GENEPAX di Jepang jika dirupiahkan. Apakah sudah ada importir yang siap untuk memasarkan produk TER-Inovatif ini di indonesia. Salut buat GENEPAX Jepang. Kita tunggu produknya di Indonesia

  6. http://aden28.blogspot.com on 22 September 2008 at 2:03 pm

    Kira-kira berapa harga mobil berbahan bakan AIR atau H2O yang dibuat perusahaan GENEPAX di Jepang jika dirupiahkan. Apakah sudah ada importir yang siap untuk memasarkan produk TER-Inovatif ini di indonesia. Salut buat GENEPAX Jepang. Kita tunggu produknya di Indonesia. Wlaupun dengan kecepatan maximum hanya 80 km per jam. sukur2 harganya terjangkau. Hehe

  7. rolisman on 25 April 2009 at 12:40 am

    kenapa sampai sekarang mobil ini belum di produksi dengan maksimal…
    sebagai penguragan dari dampak global warning..
    bukankah ini suatu keselamatan yang mesti menyelamatkan bumi dari polusi udara…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Ads