Kaji Alquran, Hasilkan ’Banyugeni’
Posted on February 13, 2008 - Filed Under Techno

BAHAN bakar air? Kedengarannya aneh. Maka wajar jika menimbulkan pertanyaan. Namun jika umat Islam memahami makna-makna yang terkandung di dalam Alquran, sebenarnya hal itu bukanlah sebuah kemustahilan.
Seperti disebut Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori, berasal dari mencerna apa yang termaktub di
dalam surat At-Thur (6) yang mengatakan perhatikan laut yang berapi, surat Al-Anbiya’ (30)….. Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu hidup serta At-Takwir (6) ”Dan apabila laut dipanaskan” inilah kehadiran bahan bakar air dimulai. ”Tentu dengan melakukan penelitian dan pengembangan yang cukup panjang. Saat ini telah diketemukan teknologi yang mampu memproduksi bahan bakar dengan bahan baku air (hidrofuel). Produk ini hasil penelitian UMY,” jelas Khoiruddin, Selasa (12/2).
Tentu bukan tanpa alasan bagi UMY dengan kajian dan melakukan penelitian tersebut. Tak semata-mata beratnya beban pemerintah yang terus mengalami defisit anggaran dan tingginya subsidi pemerintah untuk BBM yang terus menanjak. Apalagi untuk tahun 2007 lalu, tambah Khoiruddin, sudah mencapai Rp 50,64 triliun. Ketika bahan bakar dari minyak bumi dan batubara bukan hanya makin sulit diperoleh namun menyisakan emisi gas yang berbahaya bagi kesehatan, pelbagai alternatif harus dilakukan. ”Fakta ini menimbulkan kesadaran peneliti UMY untuk melakukan eksplorasi terhadap sumber bahan bakar baru,” kata Khoiruddin didampingi Ketua BHK UMY, Achmad Ma’ruf SE MSi.
Rabu (13/2) hari ini, kehadiran banyugeni akan dikenalkan lewat soft-launching yang akan dihadiri Bupati Bantul Idham Samawi.
Banyugeni
Perjalanan panjang yang dilakukan tim peneliti Drs Purwanto, Ir Bledug Kusuma Prasadja MT, Ir Tony K Haryadi MT, Ir Lilik Utari MS dan Dra Nike Triwahyuningsih MP ini kini menghadirkan hidrofuel. Dan ini sebenarnya, bisa menjadi jawab atas ‘tantangan’ Presiden SBY akan kehadiran bahan bakar air, beberapa waktu lalu. ”Produk hidrofuel hasil penelitian UMY ini telah dipatenkan dengan nama banyugeni,” kata Ma’ruf.
Produk hidrofuel ini memiliki varian berupa hidro-kerosene (setara minyak tanah), hidro-diesel (setara solar), hidro-premium (setara bensin) dan hidro-avtur (setara bahan bakar jet). Ke depan, sebut Ma’ruf, akan dikembangkan produk lain yang memiliki keunggulan lebih dari varian yang ada saat ini. ”Produk ini sudah diuji PT CoreLab Indonesia, sebuah laboratorium internasional yang independen. Hasilnya, ke-4 varian banyugeni telah memenuhi standar Ditjen Migas,” tambah Ma’ruf.
Hasil ujicoba menunjukkan jika hidro-kerosene dapat langsung digunakan untuk menyalakan kompor minyak tanah, lampu minyak atau petromak. Hidro-diesel dapat langsung digunakan pada mesin diesel atau mobil dengan bahan bakar solar. Sementara, hidro-premium dapat langsung digunakan pada mobil, motor dan mesin berbahan bakar bensin serta pesawat aeromodeling. Sementara, hidro-avtur telah diujicobakan pula pada mesin berbahan bakar jet (jet-fuel), misal untuk pesawat aeromodeling.
Penelitian ini memang akan terus dikembangkan. Tidak hanya pada level laboratorium namun menurut Kepala BHK UMY juga level industri. ”Sehingga akan dapat memenuhi kebutuhan energi sektor transportasi, sektor industri dan sektor rumahtangga dengan harga murah,” kata Ma’ruf. Apalagi bahan bakar ini juga bisa dikatakan tidak merusak.
Seperti pengujian terhadap hidro-kerosene memperlihatkan bahwa bahan bakar rakyat tersebut selain tidak korosif, tidak beracun dan tidak beremisi bahkan tidak meninggalkan asap jelaga yang berlebihan. Seperti dalam pengujian untuk hidro-premium hasilnya menunjukkan sangat tidak korosif atau tidak menyebabkan karat, skala copper strip corrosion 1a. Juga tidak meninggalkan residu karena hanya 0,5%vol dari maksimal 2,0%vol yang diizinkan. ”Selain itu kandungan bahan pencemar dari emisi bahan bakar ini sangat rendah. Antara lain kandungan sulfur hanya 0,03%wt dari maksimal 0,05%wt yang diizinkan. Sedang kandungan timbale (Pb) hampir nol dari maksimal 0,013 yang diizinkan,” jelas Ma’ruf.
Ma’ruf dan juga Khoiruddin mengakui, implikasi produk ini sangat luas. Pengurangan beban biaya produksi semua sektor dan secara langsung bisa menghemat anggaran untuk subsidi BBM. ”Yang paling penting, ini bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan kelompok apalagi golongan,” jelas Khoiruddin Bashori. (Fsy)-z
sumber : http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=152402&actmenu=35
Comments
19 Responses to “Kaji Alquran, Hasilkan ’Banyugeni’”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
KOMENTAR BARU
sugeng tepangan mbah
UMY harus hati2, mengatakan bahwa ini sebuah penemuan punya implikasi luas. Kalau ini sebuah penemuan, seharusnya dia bisa publikasikan ke jurnal-jurnal ilmiah berbobot internasional terlebih dahulu. Menghubungkannya dengan al-qur’an juga punya implikasi luas. Jadi hati-hatilah dan bekerjalah dengan menggunakan standar penelitian yang baik. Semoga diketemukan sebuah energi alternatif untuk bangsa ini dan seluruh dunia
Subhanallah
semoga dapat terus dikembangkan
agar benar2 bisa diproduksi massal asli Indonesia
yang akan bermanfaat bagi Umat
semoga riset2 kaum muslim semakin berkembang pesat
alhamdulillah semoga bermanfaat bagi umat…
gmana klo UMY menjual saham ke masyarakat yang nantinya dana tersebut digunakan untuk membuat hidrofuel secara masal?
tentunya dengan pengelolaan secara profesional.
Saya kira banyugeni itu sebuah misteri yang belum jelas kebenarannya. Karena yang dikenalkan adalah sebuah hasil bukan produk yang belum dijelaskan secara ilmiah. Dan saya kira secara ilmiah pun tidak akan dapat dijelaskan. Jika itu benar, maka hal itu akan merubah semua tatanan ilmu di dunia pendidikan tinggi.
Untuk seluruh DOSEN UMY…apakah kampus UMY bisa mengadakan seminar tentang banyugeni dan menghadirkan para peneliti2 banyugeni???…Mahasiswa UMY butuh penjelasan secara ilmiah.
KAPAN?
DIMANA?
ditunggu kabarnya.
ide yang sangat bagus.
Semua berharap pihak kampus UMY bisa memfasilitasi seminar tentang banyugeni…from Enginering Faculty UMY-Student .
Aku percaya, banyugeni itu bisa dibuat, sudah ditemukan pula oleh Amrik, 2007. Cepatlah banyugeni itu dibuat massal, lalu digratiskan pada rakyat DIY. setuju ?
http://www.youtube.com/watch?v=BtmK3hwYO6U&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v=lRh4vwLJAiU&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v=P9LhJ0AqIAI&NR=1
ass
1. hati2 mengartikan Al qur’an…jangan asal caplok,,ntar malu sendiri……di Al quran tertulis bukan air bisa berubah menjadi energi,,,tetapi air bisa dialikan dan menjadi energi (misal PLTA)
2. memalukan dan cenderung kebohongan publik…
3. di haidst, kalau orang marah (api) maka wudlulah (air) jadi air dan api bertolak belakang…..
4. penelitian tentang air,,adalah merubah air menjadi H2 (gas), sedangkan banyugeni merubah menjadi cairan energi….jelas tidak masuk akal
5. ada unsur jin didalamnya,,,pasti…..
6. itu seperti penipuan investasi mengatasnamakan Al quran dan kyai,,,,hati,,hati semuanya
wassalam
Ass…
makasih atas komentarnya……(terutama yang telah tersilaukan oleh kebohongan………seorang kyai penipu)
1. ini memang seperti dana revolosi,,,or bisnis investasi…kebohongan publik atau seperti jemanni (50% nyata 50% boong)
2. Mas-mas telah terhipnotis dengan euforia energi terbarukan….
3. mohon mas2 download tentang H2 terbaru dariJepang or Amerika…..hal tersebut memang mungkin dilakukan,,tetapi biaya kemasannya dan pembuatannya sangat mahal sehingga tidak ekonomis
4. air memang bisa dicampur dengan bensin (seperti di Palu)..tetapi fungsi air bukan merubah/meningkatkan energi,,,,,fungsi air hanya sebagai pengahalus bahanbakar fosil
5. dan saya tau persis bahwa keempat orang dosen tersebut tidak melakukan penelitian,,,,tetapi hanya nyantol aja…..dan beliau 4 tidak tau isinya alat yang dibuat pak joko (= blue energi). jadi beliau berempat babarblas ora melakukan penelitian…..coba tanya aja ke salah satu (dari kekempatnya)…selalu mengtasnamakan masih rahasia…..(persis seperti menjanjikan dana revolosi)
jadi cenderung duplikasi
6. sebelum ke UMY, oleh pak joko sudah ditawarkan ke ITB dan UGM, kemudian UGM membuat tim untuk menganalisis alat tersebut. akhirnya ahli2 energi UGM merekomendasikan ke pak rektor UGM-”hati2 pak ini tidak masuk akal, mungkin penipuan”
7. alat tersebut baru ada merek dagangnya saja (depperdagangan nganjuk),,,,dan sudah lebih dari 3bulan dijanjikan dipatenkan…….Kata orang dalam HAKI, alat tersebut tidak memiliki kaidah2 metopen…
8. memang rektor UMY, mungkin telah kepincut,,,dan maaf mungkin tersilaukan….yang namanya menteri aja bisa tersilakan apalagi cuma rektor…….
Handoko
Wassalam
makasih semau masukannya
1. secara teori bisa air menjadi H2,,,tetapi secara percobaan baru dilakukan di Jerman sekitar tahun 2005 dan masih skala Laboratorium
2. saya sudah ketemu langsung peneliti dari UMY tersebut, dan ternyata beliau sama sekali tidak tau,,,,,,,,yang tau hanya pak JOKO (dari nganjuk)
……
3. bukan saya ndak percaya sama UMY,,,,atau bahkan berpikiran sempit,,,,,,,,,saya juga memahami ini berdasar diskusi ilmiah dengan teman2 yang punya latar belakang energi……saya hanya mencoba meluruskan mas/mbak…..agar tidak terlibat euforia,,,,ntar kecewa looo…….
4. kasihan al Quran,,,,,kalau diterjemahkan salah,,,,maka Al qur an dikira salah,,kan kasihan…….
wassalam
AgusW, tolong hati2 untuk menggunakan gambar (video) sebagai proof, karena banyak trik yang dapat dilakukan untuk membuat video. Yang jelas belum ada proof ilmiah atas “air sebagai sumber energi”.
Anda kelihatannya bagian dari UMY, jadi, dorong terus agar UMY segera memproduksi banyugeni untuk masyarakat, tidak sekedar launching. Masyarakat membutuhkan banyugeni yang nyata bukan sekedar anginsurga. tks
saya setuju mas jliteng,,,
1. itu memang anginsurga mas…
belum ada launcing alat di UMY…… ..
hanya launching informasi aja,,,semacam press conference…..
2. Alat tersebut sama sekali tidak ada di laboratorium UMY,,,,coba cari aja sampai blusukan,,ngak ada,,,,
3. itu hanya sedikit hiperbola,,kayaknya UMY diboongin oleh penemunya untuk mengeruk/investasi aspal (asli tapi palsu)
4. di UMY sendiri 95% menolak penelitian itu,,,,(karena tidak masuk akal,,dan cenderung boong),,,,yang setuju hanya empat(yang satu sudah mundur) ,,,,he,,he tinggal tiga peneliti itu dan pak rektor yang tersilaukan
5. emang jujur terjadi miss manajeman di UMY tentang penelitian itu,,,
6. maaf semuanya kawan,,,,kawan
Kalo masih dirahasiakan, ngapain dipublikasikan.
Hi Semua…
wah, thanks yaa.. untung saya baca comment2 ini. Emang keparat tuh si tukang tipu pembuat banyugeni. Saya orang ekonomi, kerja di bursa saham, terus terang buta deh soal unsur kimiawi. pas denger banyugeni, saya awalnya antusias sekaligus bangga bgt, apalagi sampe dimuat di Jakarta Post segala ( yang notabene harusnya lebih bagus dong verifikasi info nya dibandingkan koran-koran merah)
Udah git, mereka bahkan claim bakal mau mass produce segala. Gimana gak happy, Minyak udah segitu tinggi harganya, subsidi makin naik, khan gak bgs buat kita semuanya, gak hanya indonesia aja tapi udah seluruh dunia kena dampak negatif.
Tiap hari saya tunggu-tunggu mana nih kelajutan si banyugeni…Ehhh..ternyata…another scam…sedih deh…Wah..wah..indonesia..indonesia..pake bawa2 nama Alquran lagi..aduuhhh..pusing guee…
UMY buru buru bikin formal news conference dong or apa gitu. Mereka punya tanggung jawab moral tuh ke masyarakat luas. Jangan diem aja pas udah tau ini cuma hoax aja…
thanks
Menurut saya,dikemudian hari ada beberapa kemungkinan energi alternatif yang bisa dijadikan pemikiran:
1.Bahan bakar yang berasal dari mineral (masih termasuk tidak dapat diperbaharui)
2. energi angin
3. Energi surya
2.Bahan bakar yang berasal dari mikroorganisme yang telah direkayasa sifatnya mejadi penghasil bahan bakar.Karena sudah ditemukan juga saat ini bakteri yang dapat mendegradasi minyak untuk membersihkan pantai yang tercemar oleh tumpahan minyak.selain itu bakteri yang menghasilkan gas metana kan juga sudah terbukti bisa menjadi energi alternatif. tuh tai kebo kan bisa buat masak, itu kan berkat bakteri penghasil metana.makanya jangan sia-siakan tuh septik tank yang ada dibelakang rumah.bisa jadi nanti itu jadi spbu pribadi.he…he…he….
Untung2 saya baca comments di sini. Semakin jelas bhw banyugeni (=blue energy) dengan JOKO-nya hanya mencari sensasi dengan trik ala pesulap. Terimakasih bwt Handoko atas comments-nya yg memperjelas kenyataan pahit ini. Yang saya herankan kalo sudah jelas tdk masuk akal, kenapa pihak UMY tidak segera meralat atau meng-counter atau memberikan verifikasi thd hal ini. Ato dah terlanjur malu ya. Kasian dong presiden kita. Tp saya akan sangat hormat dan kagum bila ternyata UMY segera meluncurkan tulisan/formula-2 secara ilmiah.
Hanya Allah Maha Mengetahui…
ini saya g taw yang mana yang benar. masing2 ngaku paling benar, baik yang dukung banyu geni ataupun yang nolak..
terus sya mau ikut kubu yang mana ya enaknya??