Mengaku nabi ditangkap, eh yang mengaku Jibril malah keluar

1 November 2007
By

BIASA PERTEMUAN DI JL KALIURANG ; ’Nabi’ Al-Qiyadah Sering ke Yogya

http://swaramuslim.net/images/uploads/islam/sekte/Ahmad_Musaddiq1.jpg PRIA yang mengaku ‘rasul’ dan selanjutnya mendirikan aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah, yakni
Abussalam alias Ahmad Mushaddeq sebenarnya sering ke Yogya. Pensiunan pegawai Dinas Olah Raga Pemprop DKI Jakarta ini biasa menemui pengikutnya dalam pengajian di sebuah tempat kawasan Jalan Kaliurang. ”Saya pernah bertemu pimpinan Al-Qiyadah Al-Islamiyah Mushaddeq saat pengajian di Jl Kaliurang,” kata Mgn, salah satu pengikutnya yang kini diamankan di Mapolres Klaten.

Mereka biasa mengadakan pertemuan kelompok di Jl Kaliurang, biasanya berangkat sebanyak 20 orang dengan bus. Mereka juga mengadakan pertemuan kelompok di tempat anggota secara bergiliran. Untuk komunikasi mereka sering menggunakan layanan SMS. Mgn mengaku menjadi pengikut Al-Qiyadah sejak 10 * Bersambung hal 27 kol 6 Januari 2006. Ia meyakini isi Kitab Suci Alquran, namun untuk salat dan zakat hukumnya tidak wajib. Selama mengikuti aliran itu ia hanya mengerjakan salat sekali sebanyak maksimal 11 rekaat pada malam hari antara pukul 23.00 hingga pukul 03.00 dinihari. Ia juga tidak mengenal zakat, melainkan hanya sedekah, yang dilakukan setiap pertemuan seminggu sekali dengan kelompoknya. Hasil sedekah untuk membeli peralatan tulis dan kebutuhan kelompok.

lia eden

Ia juga mengakui adanya Nabi Muhammad, namun bukan sebagai nabi terakhir. Menurutnya, nabi sekarang adalah Mushaddeq, dan mungkin nantinya masih akan dibangkitkan nabi yang lain. Menurut Ketua Umum PBNU KH A Hasyim Muzadi, fenomena suburnya aliran sesat seperti dua tahun belakangan ini pernah terjadi sebelum G30S PKI meletus di tahun 1965. Aliran-aliran yang menelikung dari ajaran murni, seperti Islam, dilihat dari berbagai doktrin yang diajarkan pimpinannya, mulai dari salat 2 bahasa, pelecehan Alquran, dan yang paling berat aliran Al-Qiyadah yang pemimpinnya Ahmad Mushaddeq mengaku nabi. ”Ini mengingatkan kita pada aliran sesat prolog G30S PKI pada tahun 1964-1965. Saya tidak katakan ini ada hubungan, tapi Indonesia sudah dua kali ini terlanda maraknya aliran sesat,” katanya. Kiai Hasyim juga melihat, aparat sepertinya juga kesulitan membedakan sesuatu yang sesat dan pemikiran bebas yang mengacu pada HAM. Data menyebutkan sejak 2001 hingga 2007, sedikitnya ada 250 aliran sesat yang berkembang di Indonesia. 50 Di antaranya tumbuh subur di Jawa Barat. Pada sisi lain Kiai Hasyim secara sarkastis memberikan komentar atas aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah pimpinan Ahmad Mushaddeq serta pengakuan Lia Aminuddin sebagai Malaikat Jibril. Menurutnya, ada yang unik, orang yang mengaku ‘rasul’ keok dan menyerah. Sementara yang gembar-gembor malaikat Jibril bisa tersedu sedan. ”Ya lucu, nabi kok menyerah dan malaikat Jibril kok nangis,” cetus Kiai Hasyim mengundang tawa wartawan.

”Yang menarik lagi dari aliran sesat yang ada di Indonesia ini, pada saat orang yang mengaku nabi ditangkap, eh yang mengaku Jibril malah keluar,” cetusnya. Soal wacana membentuk agama baru, Hasyim mengatakan, itu adalah hak asasi ketuhanan. ”Saya kira terlalu berlebihan kalau harus membentuk agama baru, kalau mereka bisa diluruskan ya diluruskan saja jangan malah membuat agama baru,” katanya. PBNU sendiri, demikian Kiai Hasyim Muzadi, siap membantu orang yang ikut-ikutan aliran sesat kembali ke jalan yang benar. ”Tapi kalau untuk pemimpin-pemimpinnya ya itu diserahkan kepada hukum. (Sit/Edi/Fie)-f

sumber: [Kedaulatan rakyat ] kr.co.id

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Comments

13 Responses to Mengaku nabi ditangkap, eh yang mengaku Jibril malah keluar

  1. heri on 9 November 2007 at 7:33 am

    Andai negeri ini adalah negri islam, tentu orang2 spt mereka sudah dipenggal…

  2. andhika on 10 November 2007 at 11:33 am

    walah….

    pengen tahu apakah si mushadeq bener2 nabi???

    tanya aja lia eden…dia khan jibrilnya…
    tanya apa “jibril”dah ngirim “wahyu pada “nabi” baru

  3. mantan-mahasiswa on 10 November 2007 at 6:20 pm

    bukan negeri islam Bang Heri tapi negara islam.. kalo negeri islam tok mah ga jamin

  4. manusia biasa on 28 November 2007 at 12:14 pm

    walah kog repot!
    klo dia nabi kan pasti punya mukjizat…
    naaah…dia tuh bisa apa????
    paling2 cm bisa makan tidur doang..apalagi br kali ini ada nabi pensiunan pns…hue he..he..:-p
    pake’ logika aja bos!!!

  5. iyung on 20 April 2008 at 10:58 pm

    masalah keyakinan kita tidak bisa diadilih, ini kembali pada orangnya masing2 apakah ada ketenangan didalam keyakinan yang ia anut atau tidak. maka disinilah keyakinan harus diuji secara ilmiah dalam arti kita harus melihat sumbernya, yaitu dari kitab sucinya.

  6. Emma on 18 June 2008 at 11:05 am

    emang boleh punya keyakinan sendiri sendiri tp yang gak boleh itu adalah mengutak ngatik keyakinan orang lain…
    kalo mushadeq bisa ngaku nabi, berarti aku bisa juga dunk…hehehehe…
    trus ada yang ngaku malaikat, setauku malaikat itu gak makan n gak minum, gimana kalo kita praktekkan aja ke lia itu…gak usah dikasih makan selama 1 tahun penuh….kuat ga????

  7. Dono. on 7 August 2008 at 4:02 pm

    Ass.wr.wb,
    Sudah jelas salah,mengaku nabi atau mengaku jibril a.s.
    Ini diluar pengertian islam.

    Wassalam.Dono.

  8. joee on 15 December 2008 at 6:58 pm

    alah maoiiiiiiiiiiiii zaman kek gimi masih ada ja orng yg ,emgaku nadi????emang jaman dah mau berakhair..dan bodoh tolol bagi yang mengikut nya ajaran sesat orng kek gitu gk pnya pkran untuk mikair mana yg baik mana yg buruk…..dan hukum di indonesai pun hukum yg tolol.hkum nya lemah dasar para pengtur negara tidak becus..brengsek semua………………………………

  9. Just E on 15 October 2009 at 12:51 pm

    Alaah…… ngaku Nabi dan Ngaku malaikat……
    bodoh banget sih, Nabi itukan seorang manusia yang profesinya sebagai pengingat kepada manusia, pengajar dan dalam beberapa kasus beliau adalah seorang khalifah jika di butuhkan contoh seperti: Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi daud, Nabi Sulaiman, Nabi Zulkifli, Nabi Muhammad. Tidak ada yang spesial dari mereka kecuali bahwa mereka itu adalah suriteladan bagi kita untuk di contohi sesuai dengan kebutuhan pribadi kita selebihnya mereka mirip kita kok manusia biasa dan saudara kita bagi yang beragama Islam, Allah SWT sendiri dalam penciptaan para Nabi dan kita umat Islam juga tidak dibeda-bedakan; sama-sama dari tanah dan sama-sama dari sebagian roh Allah, cuman memang ada manusia yang lupa terhadap intisari inherennya sehinnga mereka jauh dari hidayah dan inayah Allah, maka dari itu Allah menurunkan Al Qur’an melalui nabi Muhammad agar seluruh manusia bisa mengatur diri mereka sendiri melalui aturan-aturan yang tertulis di wahyu tersebut, tentunya bagi yang ikhlas mengikutinya. Jadi pemikiran orang-orang yang mengaku bahwa mereka seorang nabi baru atau malaikat itu merupakan suatu keangkuhan seseorang yang timbul karena rasa rakus manusia yang ingin diakui sebagai seseorang yang spesial tanpa mengindahkan rukun Iman ke 4 yaitu Iman kepada kitab-kitab Allah dalam arti bukan terhadap objeknya saja tetapi kepada isi daripada kitabnya dan jelas tertulis dalam Al Qur’an surah Al Ahzab ayat 40 : ” Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasullullah dan penutup nabi-nabi. Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu”
    Ayat diatas cukup menjelaskan bagaimana status dari Nabi Muhammad dan sudah seharusnya bagi umat Islam harus mengakui dan Mengimani ayat tersebut, perihal pengakuan jelmaan malaikat saya percaya bahwa kita manusia lebih memiliki 1 derajat lebih tinggi dari mereka, Allah sendiri memilih kita untuk menjadi arbiter untuk dunia ini sesuai yang tertera dalam Al Qur’an surah Al Fatir ayat 39 jadi Alhamdulillah saya selalu bangga menjadi Manusia muslim yang taat ketimbang menjadi makhluk lain karena itu berarti Allah memandang saya siap untuk mnjalankan profesi yang gunung-gunung sendiripu menolak. Amin

  10. evi rozana on 15 October 2009 at 1:34 pm

    Ada – ada…….. aja ……………mungkin dunia dah mo kiamat kali yach …………..

  11. Al-Asror on 6 November 2009 at 9:32 pm

    semua orang yang mengaku nabi itu tak lain udah di jadikan boneka mainan ama orang yahudi.
    klo emang ada yang ngaku nabi, Q tunggu adu argumennya di_
    PP. Al-Asror As-Salafiyah
    Kramat Ujung Piring Bangkalan Madura.

  12. chopie on 3 December 2009 at 12:50 pm

    weLeh2…..
    nabI y6 ke 26…..

    K_ga6 pRcye W Ho…

    maNk.Nye puw_na KLebhan pE…..?!

    Lo bSA ba6ee2 duNk…

    byAr W jDie Nabi Jga g2…

    Hwahahahaha…..

    boRo2 yE w JdY nabI..
    ShoLat je BoLonK2.

  13. Hidayat Fu on 12 May 2011 at 11:11 pm

    zaman sudah mau ending mesti ada saja yang aneh2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Ads