Empat Mata, Tayangan Tak Layak Tonton Versi MUI

26 September 2007
By

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/0/03/EmpatMata.jpg
Tayangan Empat Mata di Trans7 yang dipandu komedian Tukul Arwana tidak layak ditonton masyarakat. Hal ini berdasarkan penilaian Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada paruh pertama di bulan Ramadan

Selain Empat Mata, tayangan tidak layak tonton versi MUI lainnya ada 16, yakni:

1. Sinetron Cowok Ideal yang ditayangkan Senin 17 September pukul 09.00 WIB oleh SCTV.

2. Cinta Lama Bersemi Kembali, pada Jumat 14 September pukul 13.00 WIB di SCTV.

3. Legenda Buta Kala, pada Jumat 14 September pukul 20.15 di TPI.

4. Stasiun Ramadan, saat sahur di RCTI pukul 03.00 WIB-04.30. Acara tersebut dipenuhi percandaan yang berbentuk olok-olok dan sebutan-sebutan yang merendahkan manusia dan aksi yang melecehkan bentuk fisik seperti gigi tongos Tukul yang dieksploitasi.

5. Sinetron Ramadan Keluargaku Harapanku yang ditayangkan Indosiar menjelang magrib.

6. Stardut yang ditayangkan Indosiar usai tarawih tiap hari Jumat.

7. Sinema Lost in Singapore pukul 7.30-8.30 tiap hari Sabtu di Lativi.

8. Film Warkop DKI setiap Sabtu dan Rabu pagi di Lativi.

9. Empat Mata Sahur di Trans7.

10. Ngerumpi pukul 09.00 WIB.

11. Gosip Pagi di Trans7.

12. Kayamath di antv.

13. Seleb Dance pukul 21.00 WIB.

14. Silat Lidah pukul 20.00 di antv.

15. MTV Ampuh pukul 10 pagi pada tayangan penyanyi Dewi Sandra dengan lagunya Cinta Lama yang memperlihatkan bagian dada dan adegan pelukan.

16. Saatnya Kita Sahur, TransTV. Terlihat penampilan Olga Syahputra yang terlalu vulgar berperan sebagai wanita.

Lengkap lihat detik.com

Tags: , , , , , , , , , ,

Comments

4 Responses to Empat Mata, Tayangan Tak Layak Tonton Versi MUI

  1. deep on 29 September 2007 at 9:06 am

    hehehe.. masih kurang tuh… sinetron produksi indonesia juga gak layak tonton.. mending nonton bolang atau surat sahabat..

  2. Bastion, Serang on 11 October 2007 at 9:07 am

    ‘tul tuh apa kata “deep”, semua sinetron produksi Indonesia harus ditinjau ulang. Soale banyak banget yang mengekspose keserakahan dan kejahatan di luar batas kemanusiaan.
    Masa’ ada orang mau mati malah pada rebutan hartanya??? Edan gak tuh… Bener2 bejat banget khan..??

  3. gleen on 30 October 2007 at 11:21 am

    abdi teh hayang nempouk tayang anu halal , naon nu urang temouk nu halal?

  4. heri setiawan on 30 October 2007 at 2:21 pm

    Hehe… emang sebagian besar ndak layak tampil di depan masyarakat… tutup buku aja gih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Ads