OOT : JATENG-DIY WASPADA
Posted on February 7, 2007 - Filed Under 1Woro Woro, Hangat
Yang namanya bencana alam tak pernah bisa diduga sebelumnya. Orang menyebut istilah siklus lima tahunan atau sepuluh tahunan tetapi sebenarnya sulit dipertanggung jawabkan. Maka lebih baik antisipasi dilakukan cepat dan anggap saja banjir besar akan melanda setiap tahun. Memang lebih baik langkah preventif seperti mencegah penggundulan hutan atau menjaga daerah resapan air. Juga menjaga kebersihan lingkungan termasuk saluran. Yang lebih penting juga proyek-proyek pelebaran atau normalisasi sungai yang kesemuanya akan dapat melindungi masyarakat dari ancaman banjir. Sayang kita sangat kurang intensif dan konsisten dalam hal ini.
(Tajuk Rencana Suara Merdeka)
PERKIRAAN BMG
———— -
Sementara di kawasan tengah pantai utara (Pantura), BMG Stasiun Klimatologi Semarang, memperkirakan, puncak musim hujan terjadi pertengahan bulan ini. BMG, seperti diutarakan oleh Moch. Chaeran dari BMG Semarang, meminta warga waspada karena curah hujan yang tinggi dapat memicu banjir dan tanah longsor.
Berdasarkan pengamatan BMG, awan yang mengandung hujan di Lautan Pasifik dan sekitar garis khatulistiwa akan bergerak ke wilayah Australia dengan melintasi Pulau Jawa. Warga diminta waspada, apalagi banjir dan tanah longsor secara sporadis sudah terjadi di Pekalongan, Kendal, Semarang, Tegal dan Brebes…
http://www.metrotvn ews.com/berita. asp?id=32931
Tegal Siaga Satu
———— —–
Pemkab Tegal menetapkan status siaga satu menyusul masih buruknya kondisi cuaca yang dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya bencana susulan. Status ini ditetapkan lantaran di beberapa daerah masih berpotensi terjadinya banjir dan longsor susulan
http://www.radarteg al.com/index. php?option= com_content&task=view&id=6463&Itemid=5
Di Batang, 8 Kelurahan Rawan Banjir
———— ——— ——— ——
BATANG - Meskipun saat ini banjir yang menyerang beberapa wilayah di Kota Batang sudah mulai surut, namun warga dibeberapa lokasi yang menjadi daerah langganan banjir diminta untuk tetap waspada. Pasalnya, berdasarkan data yang ada, hingga saat ini ada delapan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Batang (Kota Batang-red) termasuk dalam wilayah rawan banjir.
http://www.radarteg al.com/index. php?option= com_content&task=view&id=6434&Itemid=23
Comments
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
KOMENTAR BARU