SIMBAH.ORG      Gratisan.com   Peduli.org       Jogjawebcenter.com    msuyanto.com

[m²] Sepi Ing Pamrih - Rame Ing gawe !

Kliping Berita- Ngeblog - belajar bareng

Bencana Membawa Sukses Bisnis

Posted on August 14, 2006 - Filed Under Hikmah

Bencana dapat pula menjadi pelajaran yang dapat
membawa kesuksesan bisnis. Salah satu yang dapat
mengambil pelajaran dari bencana adalah Soichiro
Honda. Pada 1922, ia sudah harus keluar dari sekolah
untuk bergumul dengan penderitaan. Ia hanya mengenyam
pendidikan selama delapan tahun. Anak yang baru
berusia 15 tahun dari kota kecil, merasa bangga dengan
memperbaiki 10 mobil pada saat ramai. Ia diangkat
sebagai asisten mekanik, tetapi pekerjaannya
kadang-kadang sebagai baby-sitter anak laki-laki
pemilik bengkel tersebut.

Honda bermimpi untuk menjadi ahli mekanik mobil dan ia
tidak pernah mendapat kesempatan itu. Ia kemudian
minta izin untuk pulang jika tidak dijadikan mekanik,
kemudian mengemasi tasnya dan keluar dari pekerjaannya
dan meninggalkan kota besar. Ia tidak hanya pasrah
tetapi berusaha dan bekerja keras untuk dapat
menggapai mimpinya. Enam bulan kemudian, setelah
terjadi bencana, bengkelnya membutuhkannya karena
beberapa mekaniknya tidak kembali lagi, ia dipanggil
untuk membantu memperbaiki mobil, akhirnya terbuka
peluang baginya untuk meraih mimpinya tersebut. Iapun
akhirnya melanjutkan sekolah.
Seperti halnya negara lain, Jepang dihantam depresi
besar pada tahun 1930 -an. Pada tahun 1938, Soichiro
Honda masih sekolah, ketika memulai membuka bengkel
dan mengembangkan konsep piston berbentuk cincin. Ia
berencana untuk menawarkan idenya kepada Toyota. Ia
bekerja siang dan malam, bahkan sering tidur di
bengkel. Ia selalu percaya bahwa ia dapat
menyempurnakan rancangan dan memroduksi suatu produk
yang bermanfaat. Untuk memulai usaha menggunakan modal
berupa perhiasan dari istrinya. Ketika rancangan
tersebut dibuat sampel dan ditawarkan kepada Toyota,
piston tersebut tidak memenuhi standar. Para teknisi
menertawakan rancangannya. Meskipun gagal, ia tetap
kukuh pada pendiriannya dan belajar dari kegagalannya.
Setelah dua tahun lebih bertahan dan merancang ulang,
akhirnya memenangkan kontrak dari Toyota. Kemudian
Soichiro Honda membangun pabrik untuk memenuhi
permintaan Toyota. Tetapi pabriknya di bom dua kali
semasa perang sehingga menjadi berantakan. Ia tetap
gigih untuk mewujudkan impiannya untuk mendirikan
pabrik, tetapi sekali lagi pabriknya dihancurkan oleh
gempa bumi yang dahsyat. Ia memang tidak pernah lepas
dari bencana.

Setelah selesai perang, terjadi kekurangan bahan bakar
, memaksa orang-orang untuk berjalan atau menggunakan
sepeda. Honda membuat mesin kecil dan dapat dipasang
di sepeda, tetapi kesulitan material, sehingga tidak
memenuhi permintaan. Honda menulis surat kepada 18.000
pemilik toko sepeda, tetapi hasilnya hanya memperoleh
uang yang sedikit. Meskipun demikian, dengan uang
seadanya tersebut, ia membuat mesin kecil untuk
sepeda. Pada model pertama, memakan tempat agar dapat
bekerja secara baik, maka ia mengembangkan dan
mengadaptasi terus-menerus sampai akhirnya
menghasilkan mesin yang kecil. The Super Cub menjadi
kenyataan dan meraih sukses. Sukses di Jepang, Honda
mulai mengekspor ke Eropa dan Amerika

Pada 1970-an terjadi kelangkaan bahan bakar, maka di
Amerika berpindah dari kendaraan besar ke kendaraan
yang lebih kecil. Honda dengan cepat menangkap tren
ini. Sekarang, Honda Corporation mempunyai karyawan
lebih dari 100.000 orang di Amerika dan Jepang,
membawahi 43 perusahaan di 28 negara, yang merupakan
salah satu perusahaan kendaraan terbesar di dunia dan
menjadi perusahaan peringkat 26 yang paling
mengagumkan dunia pada tahun 2003. ”Yang dilihat orang
pada kesuksesan saya hanya 1%, tetapi apa yang tidak
mereka lihat 99%, yaitu kegagalan-kegagalan saya” kata
Soichiro Honda. Bencana membawanya pada kesuksesan
dalam dunia bisnis. Barang siapa bersabar dan
mengembalikan bahwa kita milik Allah jika ditimpa
musibah, maka Allah kelak akan meletakkan pada surga
yang paling Allah sukali.

[ www.msuyanto.com]

Comments

4 Responses to “Bencana Membawa Sukses Bisnis”

  1. pecandu on August 15th, 2006 4:00 pm

    mbah…pas sayah mampir…sayah ndak liat da wadah interaktip-nya atawa semacam shout-box…jadi sayah ijin link nya lewat sini sajah yah,mbah
    maap…ndak komen posting-an
    smoga dimaklumi….kalo ndak ya dipahami sajah sudah cukup
    trims lhoh,mbah

  2. simbah on August 16th, 2006 10:38 am

    Oya fasilitas shoutboxnya belum kita aktifkan. Makasih

  3. viqar on August 18th, 2006 4:57 pm

    hhmmm klo bencana sich dimana-mana tetep ada efek positif dan negatifnya… setuju!

  4. aresbanget on August 22nd, 2006 9:18 am

    besok bikin mobil mereknya mm alias mbah maridjan

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.


Tag : Adab Akhlaq Al Qur'an Amal Aqidah Bahasa Arab Bakti Bid'ah Buah Hati Cinta Manajemen Qalbu Manhaj Salaf Maulid Nabi Mug Muhammad bin Abdul Wahab Muslimah Nasrani Poligami Pondok Pesantren Privat Bahasa Arab Pustaka Muslim Riba Sahabat Nabi Salaf Salafy Sekolah Tinggi Islam Shalat Shalawat Nariyah Sunnah Fitrah Syaikh Ibnur TIPS TIPS Tahun Baru Masehi Tauhid Tazkiyatun Nufs Thibbun Nabawiyh Istihadlah Dari Redaksi Demam Berdarah Dunia Muslimah Fatwa Ulama Fiqh Muslimah Habbatus Sauda Haidh Hari Raya Hukum Cadar Idul Adha Iman Info Pengajian Jadwal Kajii Wanita Wisma MTI Witirn Putri Jilbab dan Hijab Kebahagiaan Kecantikan Kegiatan Dakwah Kesehatan Khitan Wanita Kitab Allah Lukisan Malaikat Mandi Junub Manhaj Masa Subur Musik Namimah Nasihat Natal Nikah Nyanyian Parenting Pengajian Umum Pengobatan Nabi aAdab-Adab Muslim Agama Ahmadiyah Agama Syi'ah Agen Pustaka Muslim Alkohol Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Bedah Buku Dauroh Umum Demonstras Utsaimin Syirik Tafsir Al-Quran Takdir Allah Tauhid Tawakal Tayammum WahabPuasa Qurban Ramadhan Rasul Riya Rumah Tangga Salaf Shalat Shalat Ied Sunnah Syirik Syirik Akbai Donasi Dakwah Fatwa Ulama Hak-Hak Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Ibadurrahman Iklan Imam Al Ghazali Imam Syafi'i Istiwa Allah Jaringan Islam Liberal Jual Beli Jujur Khalwat Khawarij Lembaga Dakwah Lowongan K Valentine's Day Vegetarian Wala' dan Baro' Wanita Zodiak