MASIH PERCAYA MBAH …?
Posted on July 20, 2006 - Filed Under 1Woro Woro, Ruqyah, Sesaji
Warga Cilacap Digemparkan Ikan Misterius yang Terdampar di Pantai”“Sambil mendorong, saya bilang ke mbah penguasa laut selatan, kalau ikan mau diambil, silahkan kembali ke laut. Tetapi kalau nanti balik lagi dan dia pingin bersama saya, nanti akan saya urus,” ceritanya
Lihat di Detik.com
Tentu pasti ada penjelasan yang logis tentang keberadaan ikan tersebut, dan sebaiknya hal tersebut dapat diwaspadai, karena ikan dan hewan lainnya hidup dengan naluri, yang apabila terdampar setelah di lepaskan ke laut tetap kembali terdampar lagi, pasti mengikuti nalurinya untuk survive dan bukan karena disuruh oleh mbah penguasa laut, sesungguhnya hanya ALLAH yang dapat menyuruh makhlukNya untuk tunduk.
Kalau mbah penguasa yang di ajak bicara oleh orang tersebut ada, pastilah mbah tersebut makhluk pilihan ALLAH yang cukup mulia (karena bisa menguasai laut, walaupun sesungguhnya penguasa alam semesta hanyalah ALLAH tanpa perlu menunjuk perwakilan2 ataupun menteri2 ataupun mbah2), tetapi pada dasarnya hanya manusia yang merupakan paling sempurna sebagai ciptaan ALLAH.
Kenapa selalu mbah2 tersebut lebih diperhatikan dan populer daripada peringatan2 ALLAH.
my nouva di the_untold_stories@yahoogroups.com

Tambahan
BENDA-BENDA YANG DIANGGAP KERAMAT
Benda-benda keramat dalam istilah bahasa Arab disebut Tamimah.Definisi benda-benda keramat adalah benda-benda pusaka yang dipercaya memiliki kekuatan ghoib yang dapat membantu menyelesaikan segala persoalan hidup.Benda-benda keramat banyak sekali bentuk dan jenisnya seperti : Keris,pedang,tombak,badik,batu mulia,batu kristal,besi kuning, jenglot (dipercaya sebagai tubuh orang sakti yang mati) dan lain sebagainya.
Namun benda-benda keramat tidak saja berbentuk benda mati makhluk hidup pun ada yang dikeramatkan seperti : kerbau putih,burung pelatuk bawang,ayam cemani, dan lain sebagainya.
Agar tuahnya tetap ada maka biasanya dilakukan penjamasan atau ritual perawatan dan pembersihan.Ritual jamasan pusaka merupakan salah satu momen penting bagi seseorang yang memiliki benda-benda pusaka. Dalam ritual tersebut, barang-barang pusaka seperti keris, tombak, pedang, dan benda-benda lain yang dianggap berkekuatan di luar nalar dibersihkan dengan minyak wangi tertentu.
Seorang kolektor keris dan benda-benda keramat St Sukirno menjelaskan, tujuan jamasan tersebut agar bebas dari sengkala (marabahaya) karena setiap pusaka diakui memiliki kekuatan di luar nalar yang dapat membahayakan pemiliknya jika tidak dirawat.Pada masa kini benda-benda keramat oleh para ahli syirik itu diilmiahkan dengan istilah-istilah “keren” seperti “radiasi positif,medan energi” agar dapat diterima oleh masyarakat banyak.
Dari semua penjabaran diatas sesungguhnya semua benda-benda keramat itu seperti mengkultuskan atau membawa keris,besi kuning,batu akik,batu mulia dan sejenisnya sebagai pengusir atau penangkal mara bahaya, jika ia meyakini bahwa benda-benda tersebut sebagai sarana tertolak atau tertangkalnya bala hal itu termasuk syirik akbar dan juga bagi orang yang membawa dan meyakini kekuatannya maka hidupnya tidak akan pernah bisa tenang.
Diriwayatkan dari Imam Ahmad pula dari Uqbah bin Amir dalam hadits marfu : “Barang siapa menggantungkan tamimah, semoga Allah tidak mengabulkan keinginannya; dan barang siapa menggantungkan wadaah, semoga Allah tidak memberi ketenangan pada dirinya.” Disebutkan dalam riwayat lain:” Barang siapa menggantungkan tamimah, maka dia telah berbuat syirik”
Imran bin Hushain radiallahu anhu menuturkan, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melihat seorang laki-laki terdapat di tangannya gelang kuningan, maka beliau bertanya: “ Apakah ini? ”Orang itu menjawab: “ Penangkal sakit .” Nabi pun bersabda: “ Lepaskan itu karena dia hanya akan menambah kelemahan pada dirimu; sebab jika kamu mati sedang gelang itu masih ada pada tubuhmu, kamu tidak akan beruntung selama-lamanya .”( HR. Imam Ahmad dengan sanad yang bisa diterima ).
Ketika keris,batu akik diyakini memiliki daya magic karena telah dibuat atau “diisi” oleh empu,dukun atau orang pintar, maka menjadikan akik itu sebagai jimat pembawa keberuntungan berarti telah menjadikannya sebagai sekutu selain Allah.
Ketika bambu kuning,besi kuning atau potongan tulisan arab yang maknanya tidak jelas diletakkan di atas pintu rumah, agar”si kolor ijo” atau “setan belang” tidak bisa masuk rumah, maka berarti telah mempertuhankan benda-benda keramat itu, dan ini adalah bantuk kesyirikan yang sangat nyata terhadap Allah SWT.
Demikian pula apabila Al-Qur’an Stambul (Al-Qur’an berukuran sangat kecil yang tulisannya tidak bisa dibaca kecuali dengan mikroskop) dijadikan jimat untuk menolak marabahaya, maka pelakunya pun sudah terjerumus pada lingkaran syetan yaitu syirik.
Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu (sebagai tamimah), niscaya Allah menjadikan dia selalu bergantung kepada tamimah itu”. ( HR.Imam Ahmad dan at-Tirmizi ).
Sedangkan jika mereka yang memakai,mengagungkan dan mengkultuskan benda-benda keramat dengan memujanya (dengan cara dijamas,diberi bunga-bunga) sebagai sarana ikhtiar mendekatkan diri dan meminta pertolongan dari Allah melalui perantara benda-benda keramat itu tetaplah merupakan kesyirikan yang nyata sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Ingatlah, hanya kepunyaan Allahlah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.” ( Az-Zumar: 3 ).
Jadi tidak ada alasan sama sekali dalam Islam kita menyimpan,menggunakan,mengagungkan benda-benda keramat karena hukumnya sudah sangat jelas dan jika ada seseorang entah dia kiai,ustadz,paranormal,dukun,romo,Gus-gusan,Ki-kian atau apapun namanya mencoba menghalalkan benda-benda keramat maka dia berada pada kesesatan yang nyata,mereka seseungguhnya syaitan dalam bentuk manusia.
Janganlah kita tertipu dengan cara mereka mencoba mengilmiahkan benda-benda keramat itu yang sering mereka katakan memiliki radiasi positif,energi positif,yoni,tuah dan istilah-istilah lainnya karena sudah jelas hukum dalam syari’ah Islam. Ruqyah-online.com
KOMENTAR BARU
Allohu Akbar..kita bersama-sama babat habis ke syirikan dan ke-musyrikan
saya setuju, sepakat, semua hal tentang kesyirikan, justru karena itu saya punya persoalan, saya diwarisi (eh ngak sih, kerennya saya ditinggali) keris oleh Bapak saya, memang keris tersebut nggak pernah saya rawat, saya simpa aja seperti menyimpan buku gitu lho.aya harus bagaimana terhadap warisan leluhur tersebut, harus saya apakan, bikinannya memang bagus, kalau dibuang eman-eman, kalau diberikan orang, wah tambah berat, wong benda pembuat syirik khok diberikan orang, malah kita lebih syirik dari tersebut (itu kata anak saya, pak wong benda pembuat syirik khok diberikan pada orang, jangan dibuang nanti ditemu orang, harus dimusnahkan, itu kata anak saya), nasehatnya dong, saya tunggu, terimakasih.
bener dihancurin saja……..takutnya ada isinya (baca=jin-nya) tau2 repot. walaupun itu amanah..tapi kan manusia ga boleh saling tolong-menolong kepada kemungkaran dan kemusyrikan walaupun itu dr orang yang amat kita cintai dan sayangi. Walaupun orang-tua adalah tempat ketaatan setelah Alloh dan RasulNya.
Allohu a’lam bi showab
Ukuran syirik itu bukan pada benda yang kita miliki tapi dari dalam diri, dari dalam hati ini… bagaimana kita menata hati agar tidak men-Tuhankan benda atau pekerjaan kita… coba simak percakapan ini :
“Apakah Allah Tuhanmu?” “Ya, sejauh aku mengingatNya.” “Mengapa demikian?” “Karena waktu aku melupakanNya, maka Tuhanku mungkin berganti menjadi apa yang mengejar-ngejarku atau kukejar-kejar saat itu.” menurut saya hati inilah yang harus dijaga..
syirik adalah perbuatan dosa yang sangat besar,dan mungkin tidak bisa di ampuni oleh ALLAH SWT, Kita punya hati, kita punya mulut mintalah sama ALLH SWT, bila kita punya hajat, punya keinginan, punya kehendak,karena pada dasarnya segala apa yang ada di atas langit, dan di atas bumi adalah kepunyaan ALLAH SWT semata.
jgn smdh itu bilang syirik
bila melihat org memakai cicin atw pernak-pernik lainya.marih kita meliahat hati kita sediri dulu
dan dekatkan hatimu dan drimu serta jiwa ke ALLAH swt.ingat dgn rukun IMAN. dan kita do’akan bgi mrk yg hoby klenik, utk lebih dekat kpd ALLAH
n tdk terjerumus ke arah yg sesat
Kalau menurut saya sih kita punya benda pusaka sik tidak masalah yang penting kita tidak menduakan ALLAH, karena pada dasarnya semua makluk yang ada didunia adalah ciptaan ALLAH termasuk manusia, syetan, jin dan makluk lainnya yang penting kita jangan memohon atau meminta
karena dengan meminta kepada benda pusaka/jimat itu syirik
asww,saya kebetulan kolektor batu akik juga.saya akui memang ada tarikan kuat untuk menjadikan batu2 tsb jadi tamimah.tapi memang kembali kepada NIAT kita sendiri.dan niat ada didalam hati masing2;saya yakin Allah itu MAHA TAHU.jadi bagi yg punya barang2 seperti ini,sering2lah melakukan introspeksi serta Istighfar supaya selalu diingatkan oleh DIA jalan yg yg lurus.manusia tidak ada yg sempurna.wallahualam bisshowab.wass.
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Memang Benar Jika Smakin Berusaha Mendekat Kepada Allah.Itu Seperti Nyala Lilin yang mengundang segala sesuatunya kepada cahaya tersebut. Begitu juga dgn keimanan kita semakin berusaha meninggikan semakin kita diuji.
Selalu ingat “Aku berlindung dari godaan syetan yang terkutuk”…Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…Insyaallah kita semua dijaga dan diberi jalan yang lurus…amin
Ass. Wr. Wb.
Salam kenal, maaf saya ingin share ttg benda pusaka. kebetulan sekali saya jg mendapat titipan benda pusaka dari Eyang berupa Keris ada 4buah, dan saya ingin sekali mengkoleksi keris2 peninggalan leluhur kita karna itu merupakan hasil karya seni yg tdk ternilai. mungkin bila ada yg ingin membuang, saya bersedia merawatnya dan Saya kira ukuran syirik/musryik itu tergantung dari sisi mana kita melihatnya.
Dlm artian kita menghormati hasil karyanya bukan menyembah keris tersebut. tp jika kita nantinya mendewakan benda2 tersebut itu yg jadi salah. jadi semua itu tergantung dari sudut mana kita memandangnya. terima kasih. PGST
mbah cara usir jenglot dalam kepala gimana nih,nyata betul dalam diriku,sudah 9 tahun tuh jenglot ngga keluar,berisik terus didalam kepala
mbah,kalau usir jenglot secara kristen gimana mbah..mbah minta nomor telpon mbah”!aku kurang ngerti cara usir jenglot,santet,vodo,jin,sihir dan mantra,dalam pala,berisik terus,bukan penangkal lagi mbah,tapi usir tuh jenglot,sihir,mantra,vodo,santet dalam pala susah banget..mbah minta nomor telponnya dong,tolong kirim ke email ku..boleh kan!mbah baik deh!
mbah salam sehat buat mbah, mbah bisa tollongin aku ya! mbah cara atasi suntet berisik dikepala gimana ya mbah?…ma kasih mbah yang hebat