Kesaksian ‘RAJA JIN’ Soal Marahnya Nyi Roro Kidul

16 June 2006
By

 Pakar jin mengajak umat tak percaya ramalan menyesatkan. Sebelumnya Permadi menuduh gempa Jogjakarta karena Nyi Roro Kidul marah terhadap pendukung RUU-APP. “Bagaimana Nyi Roro Kidul Marah, wong membersihkan pantainya yang sekarang kotor saja dia tak mampu,

Abu Aqila yang juga pakar ruqyah syariyah meminta umat Islam tak mempercayai ramalan-ramalan dukun atau paranormal sehubungan dengan peristiwa gempa tektonik yang melanda Jogjakarta, Sabtu pekan lalu.

“Hukumnya kufur bagi umat Islam yang mempercayai ramalan dukun atau paranormal,” ujar Abu Aqilah, Jum’at, (2/6) sore ini.

Pernyataan pria yang juga dikenal ahli jin ini menanggapi komentar anggota DPR RI dari FPDI, Permadi, yang mengatakan bahwa gempa yang terjadi di Jogjakarta dan sebagaian Jawa Tengah dianggap berhubungan erat dengan rencana pengesahan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP).

Permadi yang juga paranormal itu mengatakan, gempa yang terjadi di Jogjakarta karena Nyi Roro Kidul alias Ratu Pantai Selatan marah karena semakin anarkisnya para pendukung RUU APP.

“Ratu Kidul juga ngamuk, karena yang pro RUU APP semakin ganas, dan Ratu Kidul nggak boleh pakai kemben lagi, ” ujarnya disampaikan di detik.com, Jum’at (2/6) tadi siang. “Lagian namanya juga paranormal, artinya orang yang ‘tidak normal’, ” ujarnya.

Aktivis Bengkel Rohani itu juga merasa heran bila Permadi menghubungkan gempa Jogjakarta dengan pendukung RUU-APP. “Secara akal aja tidak nyambung, ‘” tambahnya.

Sebaliknya, menurut Abu Aqila, Nyi Roro Kidul tak bisa marah. Yang murka itu pencipta alam, Allah SWT atas banyaknya amalan dan ramalan-ramalan berbau syirik.

“Bagaimana Nyi Roro Kidul Marah, wong membersihkan pantainya yang sekarang kotor saja dia tak mampu, “ujar Abu Aqila saat dimintai pendapat hidayatullah.com.

Yang justru membuat Allah menurunkan musibah itu, ujarnya, bila orang meyakini ramalan paranormal dan alaman-amalan syirik. Misalnya ramalan bahwa sepuluh hari setelah wedhus gembel Merapi akan meletus atau ramalan lain soal murkanya Nyi Roro Kidul. “Kemusyrikan-kemusyrikan seperti inilah yang membuat Allah menurunkan musibah,” tambahnya.

Karenanya, penulis buku “Kesaksian Raja Jin” itu berharap agar umat Islam tak lagi menambah-nambah kemusyrikan lain agar Allah tak kembali menurunkan azabnya lebih besar.

“Tak ada salahnya kita melakukan taubat nasional, terutama para pemimpin kita. Agar bencana tak datang lagi lebih besar di sekitar kita,” ujar Abu Aqilah. [cha/Hidayatullah.com]


Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments

219 Responses to Kesaksian ‘RAJA JIN’ Soal Marahnya Nyi Roro Kidul

  1. Mazz Aank on 24 October 2010 at 11:26 pm

    wkwkwk….))==

    dari comment k’satu ampe comment palin6 ujun6, 6ue bacana seriuzzz ammad, kdan6 manyun, kdan6 cenyum… rada trpesona cieh ama commnt2 tmen2 laen, ada y6 PRO ada y6 CONTRA, cuman 1 y6 6ue bisa comentarin, BHINEKA TUN66AL IKA bn6edzz dach !!!….
    kaya6h baca Nopel Jadul…. xixixixi

    Men6hibur ammad,.. dri se6i entertaint ennich BLOG udh dpet Rate y6 Lumayan BRILIANT,… Aplauszz Dunk !

    tpi y6 jelaz dri sono, yiugh Qt tmbah tin6katkn KeIMANAN qt, Qt ykinin bhw >> LAA HAULAA WALA QUWWATA ILLA BILLAH << 6a6 da 1 pun kekuatan kcuali atas ijin ALLAH. jin, syetan, iblis, dedemit, siluman,lelembut, buto kolor ijo ato mahluk2 apalah, yg seabregh… 6a6 kan bs celakain manusia tnpa seijinNya,

    Smo6a Tulizan di BLOG nich bs jdi Cerminan Reflexi ama diri Qt masin6"… sbrapa Kadar IMAN qt,…OK !?!

    May ALLAH blezz US :)

  2. salikin on 26 October 2010 at 1:53 pm

    mazz Aank…coment y6 mana neh? sy bc n sy cari ka6ak ada tuh…apa mazz cmn n6aran6 doank? maaf ya…

  3. Mazz Aank on 26 October 2010 at 4:00 pm

    bwt myBrada SALIKIN….

    coba baca ‘n’ simak dari dpan,..
    tuch disebelah kiri Tulisan LEAVE a REPLY, klik >> Older Comment,.. and then Brada, bc ajjh comnt tmn2.. :)

    yupp slmat mmbaca :)

  4. salikin on 1 November 2010 at 4:02 pm

    masya Allah…oke Maz Aank…

  5. fuck for roro kidul on 9 November 2010 at 11:55 am

    buat ki bonthot kamulyan…….tepu besar…soooommbooongnya minta ampun…!!! penipu besar lo !!! ojo tepa-tepu… gw baca blognya wes gak waras tenan

  6. Ari, Sby on 23 November 2010 at 9:49 pm

    Dalam Islam, makhluk ciptaan Allah dapat dibedakan antara yang bernyawa dan tak bernyawa. Di antara yang bernyawa adalah jin. Kata jin menurut bahasa (Arab) berasal dari kata ijtinan, yang berarti istitar (tersembunyi).

    Jadi :

    * jin menurut bahasa berarti sesuatu yang tersembunyi dan halus, sedangkan

    * syetan ialah setiap yang durhaka dari golongan jin, manusia atau hewan.

    Dinamakan jin, karena ia tersembunyi wujudnya dari pandangan mata manusia. Itulah sebabnya jin dalam wujud aslinya tidak dapat dilihat mata manusia. Kalau ada manusia yang dapat melihat jin, maka jin yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk yang dapat dilihat mata manusia biasa.

    “Sesungguhnya ua (jin) dan pengikut-pengikutnya melihat kalian (hai manusia) dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.” (QS Al-A’raf 7:27).

    Tentang asal kejadian jin, Allah menjelaskan, kalau manusia pertama diciptakan dari tanah, maka jin diciptakan dari api yang sangat panas sesuai dengan ayat tersebut di atas.

    Dalam ayat lain Allah mempertegas: “Dan Kami telah menciptakan jin dari nyala api.” (QS Ar-Rahman 55:15). Ibnu Abbas, Ikrimah, Mujahid dan Adhdhahak berkata, bahwa yang dimaksud dengan firman Allah: Dari nyala api, ialah dari api murni.

    Dalam riwayat lain dari Ibnu Abbas: Dari bara api. (Ditemukan dalam Tafsir Ibnu Katsir). Dalilnya dari hadits riwayat Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan(diceritakan) kepada kalian.” [yaitu dari air spermatozoa] (HR Muslim di dalam kitab Az-Zuhd dan Ahmad di dalam Al-Musnad).

    Bagaimana wujud api itu, Al-Qur’an tak menjelaskan secara rinci, dan Allah pun tidak mewajibkan kepada kita untuk menelitinya secara detail.

    Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Syetan memperlihatkan wujud (diri)nya ketika aku shalat, namun atas pertolongan Allah, aku dapat mencekiknya hingga kurasakan dingin air liurnya di tanganku. Kalau bukan karena doa saudaraku Nabi Sulaiman, pasti kubunuh dia.” (HR Bukhari).

    Mengubah Bentuk

    Setiap makhluk diberi Allah kekhususan atau keistimewaan tersendiri, di mana salah satu kekhususan jin ialah dapat mengubah bentuk. Misalnya jin kafir (syetan) pernah menampakkan diri dalam wujud orang tua kepada kaum Quraisy sebanyak dua kali. Pertama, ketika suku Quraisy berkonspirasi untuk membunuh Nabi Muhammad SAW di Makkah.
    Kedua, dalam perang Badr pada tahun kedua Hijriah. (QS Al-Anfaal 8:48).

    Apakah Jin Juga Meninggal?

    Jin beranak-pinak dan berkembang-biak (lihat surat Al-Kahfi, 18:50). Tentang apakah jin bisa meninggal atau tidak, ada pendapat bahwa jin hanya berkembang biak, tetapi tidak pernah meninggal. Benar atau tidak, wa Allahu a’lam. Namun menurut hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, di mana Nabi Muhammad SAW berdo’a: “Ya Allah, Engkau tidak mati, sedang jin dan manusia mati…” (HR Bukhari 7383 – Muslim 717).

    Tempat-tempat Jin

    Walaupun banyak perbedaan antara manusia dengan jin, namun persamannya juga ada. Di antaranya sama-sama mendiami bumi. Bahkan jin telah mendiami bumi sebelum adanya manusia dan kemudian tinggal bersama manusia itu di rumah manusia, tidur di ranjang dan amkan bersama manusia.

    Tempat yang paling disenangi jin adalah WC. Oleh sebab itu hendaknya kita berdoa waktu masuk WC yang artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (gangguan) setan (jin) laki-laki dan setan (jin) perempuan.” (HR At-Turmudzi).

    Syetan suka berdiam di kubur dan di tempat sampah. Apa sebabnya, Al-Qur’an tidak menjelaskan secara rinci. Kuburan dijadikan sebagai tempat bermeditasi oleh tukang sihir (Paranormal).

    Nabi Muhammad SAW melarang kita tidur menyerupai syetan. Syetan tidur di atas perutnya (tengkurap) dan bertelanjang. Manusia yang tidur dalam keadaan bertelanjang menarik perhatian syetan untuk mempermainkan auratnya dan menyebabkan timbulnya penyakit. Na’uzu billah min zaalik!

    Qarin

    Yang dimaksud dengan qarin dalam surat Qaaf 50:27 ialah yang menyertai. Setiap manusia disertai syetan yang selalu memperdayakannya. Allah berfirman, artinya: “Yang menyertai dia (qarin) berkata pula: ‘Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkan tetapi dialah (manusia) yang berada dalam kesesatan yang jauh’…” (QS Qaaf 50:27).

    Manusia dan syetan qarinnya itu akan bersama-sama pada hari berhisab nanti. Dalam sebuah hadits (HR Ahmad) Aisyah ra mengatakan: Rasulullah SAW keluar dari rumah pada malam hari, aku cemburu karenanya. Tak lama ia kembali dan menyaksikan tingkahku, lalu ia berkata: “Apakah kamu telah didatangi syetanmu?”

    “Apakah syetan bersamaku?” Jawabku.

    “Ya, bahkan setiap manusia.” Kata Nabi Muhammad SAW.

    “Termasuk engkau juga?” Tanyaku lagi.

    “Betul, tetapi Allah menolongku hingga aku selamat dari godaannya.” Jawab Nabi (HR Ahmad).

    Berdasarkan hadits ini, Nabi Muhammad juga ternyata didampingi syetan. Hanya syetan itu tidak berkutik terhadapnya. Lalu bagaimana mendeteksi keberadaan jin (misalnya di rumah kita), apa tanda-tanda seseorang kemasukan jin? Tidak ada cara atau alat yang bisa mendeteksi keberadaan jin. Sebab jin dalam wujud aslinya merupakan makhluk ghaib yang tidak mungkin dilihat manusia (QS Al-A’raf 7:27).

    Tidak ada manusia yang bisa melihat jin, dan jika ada manusia yang mengklaim mampu melihat jin, maka orang tersebut sedang bermasalah. Bisa jadi dia mempunyai jin warisan atau pun jin hasil dia belajar. Kemampuan ini sebetulnya dalam Islam dilarang untuk dimiliki, dan termasuk dalam kategori bekerja sama dengan jin yang menyesatkan (QS Al-Jin 72:6).

    Sesungguhnya, tidak ada cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan jin. Jangan meminta bantuan orang yang mempunyai ilmu terawang. Sebab kalau kita meminta bantuannya, kita berarti telah meminta bantuan dukun musyrik yang dalam Islam merupakan dosa besar, bahkan bisa mengeluarkan seseorang dari Islam.

    Keberadaan Jin

    Yang bisa diketahui dalam hal ini adalah tanda-tanda keberadaan jin. Umpamanya, jin yang menampakkan diri pada seseorang di rumah atau ditempat-tempat tertentu. Atau anggota rumah/kantor yang sering kehilangan uang sementara menurut perkiraan sangat tidak mungkin ada orang yang mencuri. Atau orang sering kesurupan kalau memasuki tempat tersebut. Itu adalah bagian dari indikasi gangguan jin di tempat tersebut.

    Jika sudah ada gangguan, maka Ruqyah Syar’iyyah adalah solusi islaminya. Ada pun jika tidak ada gangguan di rumah atau di tempat kita, maka pendeteksian keberadaan jin-jin jahat tak perlu dilakukan.

    Demikian juga masalah deteksi jin pada diri seseorang. Tidak ada orang yang dapat melihat keberadaan jin secara pasti dalam tubuh seseorang. Kalau ada yang mengaku mampu mendeteksinya secara pasti, maka orang tersebut juga mempunyai jin yang tidak boleh dimintai bantuan.

    Untuk memastikan keberadaan jin yang memasuki tubuh seseorang adalah juga dengan Ruqyah Syar’iyyah. Yaitu, terapi nabawi berupa membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan do’a-do’a yang ma’surat. Itulah satu-satunya cara islami yang diajarkan Islam untuk menangani segala kasus yang berhubungan dengan jin.

  7. Ari, Sby on 23 November 2010 at 9:53 pm

    Indikasi orang yang dimasuki jin sebagai berikut:

    1. Gejala waktu terjaga, di antaranya:

    1. Badan terasa lemah, loyo, dan tidak ada gairah hidup.

    2. Berat dan malas untuk beraktifitas, terutama untuk beribadah kepada Allah.

    3. Banyak mengkhayal dan melamun, senyum dan bicara sendiri.

    4. Tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab.
    5. Sering merasa ada getaran, hawa dingin, atau panas, kesemutan, berdebar, dan sesak nafas saat membaca Al-Qur’an.

    2. Gejala waktu tidur, di antaranya adalah:

    1. Banyak tidur dan mengantuk berat, atau sulit tidur tanpa sebab.

    2. Sering mengigau dengan kata-kata kotor.

    3. Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti mengunyah dengan keras sampai beradu gigi.

    4. Sering bermimpi buruk dan seram atau seakan-akan jatuh dari tempat yang tinggi.

    5. Bermimpi melihat binatang-binatang seperti ular, kucing, anjing, singa, serigala yang seakan-akan menyerangnya.

    6. Bermimpi ditemui jin yang mengaku arwah nenek moyang atau tokoh tertentu.

    7. Saat tidur merasa seperti ada yang mencekik lehernya atau menggelitikinya dan menendangnya.

  8. Ari, Sby on 23 November 2010 at 9:55 pm

    dalil tentang jin

    PERTAMA
    Jin dikenakan taklif (kewajiban) seperti halnya manusia. Dalilnya ayat Al Qur’an (yang artinya) :

    “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku (Adz Dzaariyaat : 56)

    KEDUA
    Jin ada yang mukmin dan ada juga yang kafir. Dalilnya ayat Al Qur’an (yang artinya) :

    “Dan sesungguhnya di antara kami ada orang orang yang shalih dan diantara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda beda.” (Al Jin : 11)

    Berkata Ust. Abdul Hakim :
    “Ada yang mukmin pengikut tariqah ahlus sunnah wal jama’ah menurut pemahaman salafush shalih, ada yang mukmin pengikut mu’tazilah dan ada yang mukmin pengikut ahlul bid’ah lainnya. (hal 19)

    KETIGA
    Jin itu diciptakan lebih dahulu daripada manusia. Dalilnya Al Qur’an (yang artinya) :

    “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. (Al Hijr : 26-27)

    KEEMPAT
    Jin adalah satu bangsa yang besar dan terbagi bagi, sehingga Iblis termasuk salah satu bangsa jin. Dalilnya Al Qur’an (yang artinya) :

    “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan keturunan keturunannya sebagai pemimpin selain daripada Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah Iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang orang yang zalim.” (Al Kahfi : 50)

    KELIMA
    Manusia lebih mulia daripada jin. Dalilnya adalah Al Qur’an (yang artinya) :
    “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang orang yang kafir.” (Al Baqarah : 34)

    Berkata Ust. Abdul Hakim,”Oleh karena itu apabila ada manusia yang memohon pertolongan kepada jin, maka ia membuat jin semakin sombong, takabur, dan besar kepala.” (hal. 24)

    KEENAM
    Jin, termasuk Iblis beserta kaumnya tidak bisa dilihat oleh mata kepala kita, manusia tidak bisa melihat jin (dalam rupa aslinya). Dalilnya Al Qur’an (yang artinya) :
    “Hai anak Adam, janganlah sekali kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan setan itu pemimpin pemimpin bagi orang orang yang tidak beriman.” (Al A’raaf : 27)

    KETUJUH
    Manusia itu dapat dirasuki oleh jin, dengan kata lain “kesurupan”. Dalilnya adalah Al Qur’an Surat Al Baqarah : 275 (yang artinya) :

    “Orang orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.” (Al Baqarah : 275)

    KEDELAPAN
    Bahwa jin atau setan itu ada yang laki dan ada yang perempuan dan mereka sama dengan kita, kawin dan bercampur antara laki laki dan perempuan. Dalilnya Al Qur’an (yang artinya) :

    “Dan bahwasannya ada beberapa orang laki laki diantara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki laki diantara jin, maka jin jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (Al Jin : 6)

    Juga hadits yang merupakan do’a yang kita baca ketika masuk WC (yang artinya) :

    “Ya Allah aku berlindung kepada Mu dari jin yang laki laki dan yang perempuan”.

    KESEMBILAN
    Bangsa jin itu juga makan seperti kita, hanya saja makanannya tidak sama dengan makanan kita dan adakalanya dia mencuri makanan kita sebagaimana setan mencuri makanan zakat dari Abu Hurairah yang diperintah oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaganya.
    Pada footnote nya disebutkan makanan jin diantaranya adalah tulang dan kotoran, makanan manusia yang tidak menyebut nama Allah, dan minuman yang terlarang.

    KESEPULUH
    Setan juga bermalam dan bertempat tinggal, ada kalanya mereka tinggal di rumah rumah kita. Untuk itulah perlu membaca do’a ketika masuk rumah agar setan tidak bermalam di rumah kita. Dalilnya adalah hadits dalam Shahih Muslim no. 2018 (yang artinya) :

    “Bila seseorang masuk rumahnya, lalu menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka setan berkata (kepada kelompoknya) : Tidak ada penginapan bagi kamu dan tidak ada makanan malam bagi kamu. Jika seseorang itu masuk rumahnya dan tidak menyebut nama Allah, maka setan berkata (kepada kelompoknya) : Kamu mendapatkan penginapan. Dan jika seseorang tidak menyebut nama Allah ketika makan, maka setan berkata (kepada kelompoknya) : Kamu akan mendapatkan penginapan dan makanan untuk malam.”

    sudah ya para sesepuh jangan berdebat lagi karena dalil alqurannya sudah jelas,.. Assalamualaikum

  9. salikin on 13 December 2010 at 2:20 pm

    wat Ari.Sby
    oke punya tuh kyknya antum ksh coment. syukron, smg aja sih yang pada kedanan sm roro kidul pd nyadar gitu kali….

  10. musa,bekasi on 4 March 2011 at 9:58 am

    pak ustad apakah benar nyi blorong itu anaknya nyi roro kidul.

  11. mukry MAmuju on 14 April 2011 at 8:10 pm

    sykron mas ary sby infonya,ana jarang cari-cari dalil seprti ini, kayaknya masa ari rajn buka kitab ya.

  12. gentho on 18 April 2011 at 9:26 pm

    yang merasa dirinya pakar jin, tolong malam ini saya kirimi 10 jin yang cantik2 biar aku kawini semua.kalau ngaji yang tersurat itu gampang mas, anak kecil bisa, cobalah ngaji yang tersirat. ngak segampang itu mengatas namakan pakar jin.

    • Ary, Sby on 14 May 2011 at 9:50 pm

      pahami dulu yang tersurat karena itu adalah firman Allah,. jangan mempelajari yang tersirat sebelum tahu apa yang tersurat, karena nanti bisa jadi salah paham,.

      syariatnya dulu dibenarkan baru mempelajari hakikat,. karena hakikat tanpa syariat adalah sesat,. begitu pula syariat tanpa hakikat adalah terlalu kaku,.

  13. Harry Yanto on 1 June 2011 at 11:08 am

    semuanya atas kehendak Sang Pencipta Alam, seperti Allah mencptakan Siang dan Malam, begiu juga dgn alam ini.Alam Nyata dan Alam Gaib.selalu berkesinambungan, tidak boleh saling menggangu.Hukum SEBAB AKIBAT terus berlaku di Dunia ini.Kembali pada diri kita sendiri bagaimana menyikapi sesuatu……Terima kasih.

  14. Kerto Legowo on 15 June 2011 at 4:29 am

    GOIB ITU URUSAN ALLAH, KNP KITA HRS BERPOLEMIK…?? BAGI SAYA URUSAN DAN TATANAN KEHIDUPAN DAH DIATUR DLM AL QURAN DAN HADIST.. YANG PENTING KITA PIKIRKAN ADALAH……TTG TGG JWB KITA DLM JALANI KEHIDUPAN YG TERBAIK MENURUT AGAMA ISLAM ITU BGMANA…???

  15. Jae Zybbuddyz on 17 June 2011 at 10:45 am

    makin penasaran aja….saya suka banget cerita2 yang berbau misteri, karena bisa menambah wawasan saya dalam ilmu gaib.kalau alam gaib itu benar adanya

  16. Simura Abidin on 27 June 2011 at 9:33 am

    syirik musyrik =menyekutukan ALLAH SWT. adlh dosa BESAR!

  17. Abdul Qodir Jaelani on 28 June 2011 at 8:55 am

    ta kirain bokap nyokap gw aja yg bisa marah.emang da hukum alam siapa yang bisa nahan kuasa allah

  18. Benjhoz BuRonan Mertua on 28 June 2011 at 9:40 am

    huwaallahhua'lam.,.,.,.hanya allah lah yang tau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Ads